Jodohku anak SMA

Jodohku anak SMA
Mana Lia dan Adit


__ADS_3

Tidak terasa jam dinding menunjukkan pukul satu malam, Andika akhirnya diam saat Bella menjelaskanya dengan nada sedikit teriak, j


"Terserah kamu, aku capek, " teriak Andika dengan nada kesal,


"O ! Ternya kamu capek dengan aku, aku terima keputusan kamu mas, " jawab Bella sambil menangis membelakangi Andika yang sedang duduk di sofa,


Tidak terasa jam dinding sudah di angka tiga seperti biasa Andika bangun dan melaksanakan sholat sunah, dan di lanjutkan membaca ayat suci al quran, untuk menunggu waktu subuh,


Bella terbangun saat mendengar Andika mengaji dan mengeraskan suaranya, tapi Bella hanya pura - pura tidur,


Pas jam enam Bella membersikan badanya dan keluar dari kamar tampa mengajak bicara dengan Andika, Andika hanya melihat Bella saat berjalan,


Bik Inem memanggil Andika untuk makan pagi,


"Tuan di tunggu kakak dan adik di meja makan juga non Bella, " ucap bik Inem,


"Suruh dia makan dulu bik ! Andika males makan, "jawab Andika,


Bik Inem berkata kepada semuanya dan Dini bertaka, " Tumben Ma, Papa ngak mau sarapan bareng kita,

__ADS_1


"Biar Dini yang pangil " ucap Dini sambil jalan ke kamar,


Dini berhasil membawah Andika untuk sarapan , Bella mengambilkan makanan Andika seperti biasanya walau hati Bella _____


sesudah mengambilkan makanan Andika, Bella berpamitan ke belakang, dan sarapan telah selesai,


Andika mengajak Dana dan Dini untuk menjemput Adit dan omahnya di bandara,


"Ma ! Ayo ikut jemput kak Adit sama omah di bandara, " ucap Dana dan Dini sambil mengandeng tangan Bella,


"Ngak Nak ! Mama di rumah aja kepalaa pusing, " jawab Bella sambil melihat ke Andika,


Mendengar ucapan Andika, Bella berjalan menuju kamar dan menangis,


Satu jam sudah Adit dan Omah sudah ada di dalam rumah, Adit langsung mencari Bella dan ternyata Bella tidur sangat nyenyak,


"Pa ! Mama lagi tidur, " ucap Adit,


Bella terbangun saat mendengar Andika masuk ke kamar, dan Bella berkata, " Mas ! Sudah lama ta, kok saya ngak di bangunin,

__ADS_1


Andika hanya diam saja tampa memperdulikan ucapan Bella, Bella merasa kesal dan berkata, " Mas ! Apa kamu masih marah sama aku! Sepertinya aku tidak di butukan lagi di sini, kalau kamu masih marah lebih baik aku pergi,


"Sana pergi, kamu cari selingkuan kamu, aku sudah tidak berarti bagi kamu, " teriak Andika dengan nada marah,


"Mas, aku tidak selingku, aku cuma bercanda tidak ada maksud lain, Iwan itu punya istri, dan istri Iwan itu Ica, " teriak Bella sambil menangis,


"Terserah kamu, aku ngak percaya, " jawab Andika dengan nada marah,


"Terimah kasih mas, atas tidak percayanya kamu pada diriku, maafkan aku, bila aku menyakitin hati kamu, " jawab Bella sambil masuk kamar mandi,


Bella ke luar kamar untuk menemui mama Lia dan Adit, Adit memeluk mama nya dengan erat,


Mama Lia, Adit, Dana, Dini juga Bella sedang bercerita dan bercanda,


"Ma ! Maaf nanti sore Bella pamit untuk pulang kampung, Budhe lagi ada acara, apa anak - anak ikut mama ata di sini saja sama Omah dan Papa, " ucap Bella,


"Kenapa Papa ngak ikut sama Mama, Papa masi marah sama Mama, " ucap Dini sambil meluk mamanya,


"Ngak sayang papa ngak marah, papa besok ada acara, nanti mama di antar pak Mamat, maaf ya Ma, Nak ! Mama ngak bisa nemani kamu, " ucap Bella sambil memeluk Adit dan menahan air matanya,

__ADS_1


"Ngak ! Aku ikut mama saja, kalau mama perginya sama papa Dini ngak ikut, "jawab Dini sambil meluk mamanya dan menangis.


__ADS_2