Jodohku anak SMA

Jodohku anak SMA
Mengantar Andika


__ADS_3

Tidak terasa waktu cepat berganti, dan jam dinding menunjukkan pukul lima pagi, Andika ber gegas bangun untuk menyiapkan keperluanya yang akan di bawah untuk pergi tugas, Bella memasukkan semua baju yang akan di bawah Andika,


Bella bersiap - siap untuk mengantar Andika ke bandara,


Pak Mamat dan bik Inem membantu membawahkan barang Andika untuk di masukkan ke dalam mobil,


"Pak, bik tolong jaga non Bella di rumah ya ! Kalau ada apa - apa cepat hubungin saya, ingat bik kalau masak jangan pakai cabe biar perut non ngak sakit, " ucap Andika ,


"Siap tuan, " jawab bik Inem,


Dan tidak terasa mobil Andika sudah masuk bandara, semua teman Andika beserta istrinya menunggu di ruang tunggu,


"E mbak Bella, gimana keadaan kamu, katanya lagi menggandung ya, " ucap isrti teman Bima,


"Iya mbak, " jawab Bella,


Bella dan Santi duduk di ruang tunggu sambil menunggu keberangkatan suaminya Santi dan Bella bercerita sambil tersenyum,

__ADS_1


Dan tidak terasa jam dindung menunjukkan pukul sembilan Andika dan temanya berpamitan,


Andika memeluk Bella dengan erat sambil berkata, " Jaga kesehatan kamu sayang, makan yang teratur, kalau ada apa - apa langsung hubungin aku,


"Mas ! Aku mau ikut, aku takut di rumah sendiri, " ucap Bella sambil memeluk Andika dengan erat dan menangis,


"Kamu jangan gitu sayang! Kan ada pak Mamat dan bik Inem, atau aku suruh jemput mama saja ya, " ucap Andika sambil mengusap air matanya,


"Ngak mas, aku ngak mau ngerepotin mama, biar aku sama bik Inem dan pak Mamat di rumah, jangan lama - lama ya mas, " jawab Bella dengan nada manja,


"Iya, doakan tidak lama, biar aku cepat pulang, udah aku berangkat dulu, jaga mama ya nak ! Jangan nakal, " ucap Andika sambil membelai perut Bella dan menciumnya,


Bella berjalan menuju kantin bandara sambil membersikan air matanya,


Santi dan Bella bercerita tentang kehidupanya dan tidak terasa jam dinding menunjukkan pukul satu siang Bella mengajak Santi pulang,


Pak Mamat dan buk Inem setia menunggu Bella,

__ADS_1


Di perjalanan Bella melihat penjual bubur ayam dan Bella memintak di belikan buk Inem bubur ayam, dan semua apa yang di lihat Bella di belinya,


"Non makananya udah banyak gimana non makannya, " ucap bik Inem dengan nada senyum,


"Ya gampang bik! Kita kan bertiga samai di rumah nanti kita makan sama - sama ya pak Mamat! " jawab Bella dengan nada senyum,


"I __ iya, non! Ide yang baik hhhh, " jawab pak Mamat sambil tertawa,


Sampailah mobil Bella sudah memasuki rumahnya yang megah bah istana, pak Mamat dan bik Inem membawah makanannya untuk di bawah ke dalam rumah, dan di makan bersama - sama,


Bella menghubungi Andika dan pas kebetulan Andika turun dari pesawat,


Andika menerima pangilan Bella, dan Bella mengajak vidio Coll,


"Mas kamu sudah sampai? " Tanyak Bella sambil makan manisan,


"Iya sayang, kamu makan apa itu manisan, jangan di makan semua sisa in buat aku, aku juga mau, ingat jangan makan sembarangan, ingat kamu lagi hamil, makanan sebanyak itu apa higienis dan bersih semua, aku ngak mau kamu kenapa - kenapa karena makan sebanyak itu dan tidak jelas, buang semua, mana bibik, bik tolong buang semua makanan itu, pasti non Bella belinya di pingir jalan, buang jangan semua, " ucap Andika dengan nada marah saat melihat semua makanan,

__ADS_1


Tampa menjawab ucapan Andika langsung saja Bella mematikan ponselnya sambil berjalan menuju kamar dan berbicara dengan bik Inem, " Buang aja bik ini semua, biar mas Andika kalau menghubungi bibik tidak marah ,


__ADS_2