
Andika dan Bella hanya diam saja saat mendengar teriakan mama Lia sambil menangis,
Langsung saja mama Lia terjatuh di depan Bella dan tidak sadarkan diri, dengan spontan Andika mengangkat mamanya di bawah masuk ke kamar,
Bella menangis dan merangkul mama Lia dan Bella merasa bersalah dengan kejadian ini gara - gara Bella mama Lia jadi begini,
Andika melihat kedekatan Bella dan mama Lia seperti anak kandungnya sendiri, lebih dari itu,
Mama Lia dan Bella seperti ada ikatan batin yang tidak bisa di pisahkan,
Dan lima menit mama Lia sudah sadarkan diri langsung saja mencari Bella, karena Bella tidak ada di sampingnya,
Bella kamu kemana nak, " ucap mama Lia sambil melihat kanan dan kiri,
Langsung saja Bella duduk di samping mama Lia sambil memeluknya, dan Andika juga duduk di samping mama Lia,
"Ma ! Maafkan Bella, karena Bella mama jadi begini "ucap Bella sambil memeluk mama Lia dan menangis,
"Nak ! Kalian berdua kenapa, ada masalah apa sampai kalian bertengkar, kamu itu sudah menjadi orang tua, kamu harus bisa memberi contoh baik kepada anak kamu, jangan dikit - dikit berantem, "ucap Mama Lia sambil merangkul Andika dan Bella,
Dan tidak terasa waktu menunjukkan pukul sepuluh malam Adit tertidur di samping opanya dan Bella berpamitan untuk beristirahat,
__ADS_1
"Biarin Adit tidur sama saya di sini nak ! Dia sangat nyenyak " ucap mama Lia,
Bella merebahkan badanya di atas kasur sambil membelakangi Andika yang sedang duduk di sampingnya,
Ponsel Andika berdering dan Andika mengangkat ponselnya dan menjawabnya,
"Waduh ! Operasi dua orang, itukan bukan pasien saya om ! Ucap Andika sambil melihat Bella,
Dan tidak terasa jam dinding sudah menunjukkan pukul dua belas, langsung saja Andika tidur di samping Bella, Andika memeluk Bella denga erat, sampai Bella susah nafas,
"Mas ih kamu "ucap Bella sambil melepas pelukan Andika,
Dan tidak terasa jam dinding menunjukkan pukul tiga pagi seperti biasa Andika ter bangun dari tidurnya, dan mengerjakan sholat dan memintak ampun
Pintu kamar Andika dan Bella di ketuk dari luar langsung saja Adit dan mama Lia membukak pintu dan masuk,
Mama Lia tersentu saat melihat Andika yang sedang sholat di sepertiga malam,
Adit berjalan menuju Andika yang sedang sholat, Adit tertidur di samping Andika yang lagi sholat,
Andika mengendong Adit untuk di pindahkan di di samping Bella,
__ADS_1
Matahari telah bersinar di pagi hari seperti biasa Andika membukak jendela kamarnya agar sinar matahari bisa masuk ke kamarnya, dan Bella menjatuhkan pantatnya di atas sofa kamarnya sambil mencari udara segar sambil membukak jendela kamarnya dan memainkan ponselnya,
"Sayang ayo sarapan dulu, tu mama dan papa nunggu kamu dari tadi "ucap Andika sambil mengandeng tangan Bella,
Tanpa berucap Bella lansung berjalan menuju meja makan untuk bersarapan bersama,
Sepeluh menit Andika berpamitan untuk berangkat kerja,
Seperti biasa Bella membawahkan tas kerjanya Andika untuk di bawah masuk ke mobil,
Melihat Bella tidak seperti biasanya mama Lia mengajak Bella untuk keluar rumah untuk mencari hiburan sambil makan dan minum di caffe,
Mama Lia mengajak Bella untuk bernyanyi, mama Lia merekam Bella yang sedang bernyanyi dan mengirimnya ke ponsel Andika,
Dan langsung saja Andika pergi untuk menemani mama Lia dan Bella,
"Ma ! Ngapain Istriku mama ajak ke sini, mama ni gimana " ucap.Andia dengan nada marah,
"Istri kamu perlu hiburan nak! Mama tidak tega melihat nya terdiam seperti mempunyai beban " jawab mama Lia,
Melihat Andika yang sedang duduk di samping mama Lia, langsung saja Bella berjalan menuju Andika dan memintak maaf
__ADS_1
"Mas kamu kok ada di sini dengan siapa ? Bukanya ini jam kerja kamu! " ucap Bella dengan nada gugup sambil menoleh ke kanan dan ke kiri,
Andika tidak menjawab pertanyaan Bella, Andika hanya diam saja sambil tersenyum,