Jodohku anak SMA

Jodohku anak SMA
Super manja


__ADS_3

Malam semakin dingin kaki Bella akan menginjakkan kelantai dan berjalan menuju ke pintu, sebelum tangan Bella memegang pintu, Bella di kagetkan dengan suara Andika,


"E sayang kamu mau ke mana? Ucap Andika dengan nada sedikit keras sampai Bella terkejut,


Itu mas Bella mau buat teh hangat "ucap Bella dengan ada manja,


"Kamu duduk saja sayang! Bias mas aja yang buattin apa kamu lupa yang di bilang dokter Nia, dasar anak kecil menyusakan "ucap Andika sambil keluar kamar menuju dapur,


Mendengar ucapan Andika, Bella langsung terdiam dan menangis dan menyadari selama ini Bella hanya menyusakan yang ada di rumah ini,


"Ayo di minum sayang ! Kenapa kamu menanggis, perut kamu sakit, sayang "ucap Andika sambil memeluk Bella dan membersikan air matanya Bella,


"Maafkan Bella mas! Karna Bella selalu menyusakan kamu dan bik Inem "ucap Bella dengan nada menangis,

__ADS_1


"Engak sayang mas ngak merasa kamu susahkan, malah mas senang dengan semua ini, asal satu jangan tingalkan saya, saya tak bisa hidup tampa kamu sayang "ucap Andika sambil memeluk Bella sambil membersikan air matanya Bella,


"Kamu tadi bilang dasar anak kecil selalu menyusahkan, Bella tidak tuli mas, mas bilang gitu, iya deh mulai sekarang Bella tidak akan mintak bantuan mas lagi, insyaallah Bella bisa sendiri "ucap Bella dengan manyung,


"O gitu! Iya ngak apa - apa, dan mulai sekarang kalau kamu tidak tidak menyusakan saya, kamu saya gendong keluar, entah itu ke mana pokonya kelur dari pintu kamar ingat itu, dasar anak kecil yang menyusahkan "ucap Andika dengan nada sedikit marah,


"Mas! Mas kamu kok gitu, emang benar kan kamu tadi bilang gitu, dan aka tidak mau lagi menyusakan mu mas "ucap Bella dengan nada manja sambil menangis,


"Awas aku tidak mau main - main dengan anak kecil seperti kamu sekarang, kalau kamu tidak mau menyusakan aku, kamu siap - siap aku gendong kenana saja biar bik Inem sama pak Mamat tau "ucap Andika sambil melihat waja Bella yang manyung,


"Ayo di minum tehnya, apa kamu besok pagi - pagi mintak di gendong biar bik Inem sama pak mamat tau "ucap Andika sambil memberikan segelas teh hangat,


"Iya, iya sini Bella minum, habis minum Bella gendong, Bella pingin pipis "ucap Bella dengan nada manja dan merajuk di bangkuan Andika,

__ADS_1


"Ya AALLOH kau telah menjawab doa - doaku dan terimakasih engkau telah memberikan aku istri yang manja seper manja yang aku inginkan "ucap Andika sambil merentangkan ke dua tanganya, lalu mengendong Bella ke kamar mandi,


"Kenapa mas kok pingin istri yang manja, bukanya istri yang manja itu istri yang malas dan menyusakan suaminya "ucap Bella dengan nada manja sambil tidur di pangkuan Andika,


"Ngak tau, aku suka aja melihat wanita manja dan cita - cita mas ingin punya istri yang manja dan alhamdulilah tuhan telah menurima doakuku aku di berikan istri yang super manja "ucap Andika sambil mengelus rambut Belka dan mencium keningdan tidak lupa mengigit hidungnya Bella,


"Mas kalau adik mas itu juga manja ya, mama Lia aja juga manja "ucap Bella,


"Iya keluarga mas semua manja - manja, mankanya aku pingin punya istri yang super manja seperti kamu, anak kecil yang selalu menyusakan aku " ucap Andika sambil mencium dan mengigit bibir Bella,


"Mas sakit ni "ucap Bella sambil memeluk badan Andika,


Dan tidak terasa jam sudah menunjukkan pukul tiga, dan akhirnya Andika dan Bella tertidur sambil berpelukan,

__ADS_1


__ADS_2