
Malam berganti pagi, matahari sudah menyinari dengan terang,
Bella dan Adit masih terlelap dari tidurnya dan Andika membukak sedikit jendela kamar agar matahari bisa masuk ke kamar,
"Papa aku mau papa "ucap Adit sambil mintak gendong,
Tok,,
Tok*,,
pintu kamar Andika di ketuk sama bik Inem, bik Inem membawahkan sarapan untuk Bella,
Dan Andika melihat keadaan Bella,
"Maafkan aku sayang sebenarnya aku tidak tega melihatmu begini tangan kanan sakit lengan kiri memar, aku janji akan menyuapin kamu dan menyayangimu, aku sadar aku dan kamu punya masa lalu "ucap Andika dalam hati sambil melihat Bella yang sedang tidur,
"Auw sakit " teriak Bella sambil mengeluarkan air matanya,
Dan tidak sengaja Bella melihat Andika yang duduk di depan Bella, langsung Bella mengusap air matanya yang keluar,
__ADS_1
Kamu udah puas menyiksa aku seperti ini mas "ucap Bella sambil menangis,
Apa kamu bilang tadi puas, iya aku belum puas, kalau kamu mengizinkan aku gigit kamu lagi oke aku mau sekarang, dari kemarin macannya belum makan ayo sini kamu jangan brontak "ucap Andika sambil memegang badan Bella,
Bella sangat ketakutan dan mintak tolong dan Andika membukam mulut Bella dengan bibirnya dan memainkanya sambil membukan kancing baju Bella dan menerkam dua gundukan kembarnya,
"Mas geli ah mas "ucap Bella dengan nada manja sambil mencubit pingangnya Andika,
Langsung saja Andika tidur terlentang di samping Bella, dan tangan yang satunya Andika merangkul perut Bella sambil memejamkan mata,
Mas apa kamu sudah memaafkan aku " ucap Bella dengan nada manja sambil memainkan bibirnya Andika dengan jarinya Bella,
Sampai Bella teriak kesakitan dan menangis se kencang - kencangnya,
andika melihat dan mendengar tangisan Bella, Andika hanya memeluk dan mintak maaf, Bella trauma kalau dekat - dekat sama Andika,
"Mas mulai sekarang kamu jangan dekat - dekat sama aku, aku takut sekujur tubuhku memar karena gigitanmu, dan kalau kamu sudah boson denganku kembalikan aku pada nenekku, aku tidak mau kamu siksa seperti ini lagi mas, pulangkan aku, atau kamu tidak berani mulangkan aku, iya aku besok bisa pulang sendiri dan maafkan aku, aku mintak izim besok bawah Adit "ucap Bella sambil menangis dan menjauh dari Andika,
Kamu tidak boleh pulang sayang, kamu tetap di sini, kamu akan jadi santapanku sayang, gimana kalau macannya lapar "ucap Andika sambil mendekat Bella,
__ADS_1
Tapi Bella tetep menjauh dari Andika takut di gigit lagi, dan Bella merasa resah dan takut,
Dan Bella akan merayu Andika supaya bisa memaafkanya,
Mas lengan dan jari ku sakit sekali tolong kasih obat biar ngak sakit "ucap Bella dengan nada manja dan kelayut di pangkuan Andika,
Dan Bella berdoa semoga Andika tidak marah lagi, dan menyayangi seperti dahulu,
Andika hanya menarik napas dan mengeluarkanya dengan keras, muka Bella sangat jelas kalau dia ketakutan,
Andika hanya melihat Bella dan Bella merasa takut melihat wajah Andika yang sangat menyebalkan,
Bella beranjak ke tempat tidur sambil melirik Andika dia hanya menatap Bella dengan sinis,
Mama, papa, nenek aku takut pada suamiku, dia seperti macan kelaparan yang siap menerkap musuhnya "ucap Bella dalam hati sambil tidur dan membelakanggi Andika,
Ngapain kamu tidur membelakanggi aku, apa ingin pungung mu aku gigit juga "ucap Andika sambil nahan senyum,
Maaf mas, aku ngantuk " ucap Bella sambil menhadap ke Andika, matanya terpejam dan mengeluarkan air matanya,
__ADS_1
Bersambung 👇👇