Jodohku anak SMA

Jodohku anak SMA
Martabak


__ADS_3

Tidak terasa waktu malam sudah berganti pagi, seperti biasa Andika terbangun lebih awal dari Bella,


Andika membuatkan minuman buat Bella, dan memasak nasi, Bella membantu Andika untuk menyapu dan mengepel,


Andika melarang Bella untuk mengerjakan agar tidak capai,


Dan Andika menghubungi pak Mamat agar pergi ke rumah nenek Ijah,


Di sisi lain,


Sampailah pak Mamat di rumah nenek Ijah dengan selamat, pak Mamat langsung menghubungi Andika kalau nenek Ijah lagi sakit dan di bawah ke rumah sakit itu kata tetangganya nenek Ijah satu minggu yang lalu,


Dan Andika menyuruh pak Mamat untuk tidak menghubungi Bella dan jangan sampai masalah ini tau ke pada Bella,


Andika menyuru pak Mamat untuk ke rumah sakit untuk menemui orang yang merawat nenek Ijah,

__ADS_1


"Mbak ini aku, suaminya Bella maaf ya mbak,tolong jangan kasih tau Bella kalau nenek Ija ada di rumah sakit, dan saya mintak tolong rawat nenek dengan baik, dan gaji bulan ini akan aku beri bonus, dan mengenai biaya nya nenek biar saya tranfer mbak, karena saya belum bisa pulang, mungkin kurang lebih enam bulan lagi aku dan Bella pulang ke indonesia " ucap Andika lewat ponselnya,


"I _ iya dok! Saya akan merawat nenek seperti ibu saya sendiri, dan saya akan menghubungi Bella kalau nenek sudah sehat, "ucap mbak Rita tetangga nenek Ijah,


Pak Mamat kembali ke kota, perjalanan tiga jam dan akhirnya pak Mama pulang dengan selamat,


Andika menghubungi bik Inem kalau agar bik Inem tidak bercerita tentang nenek Ijah yang sedang sakit,


Langsung saja Andika mentranfer mbak Rita,


Dan tuju hari sudah nenek Ijah di rumah sakit dan hari ini nenek Ijah di perbolehkan pulang, mbak Rita memberi tau kalau nenek di perbolehkan pulang,


Dan tidak terasa waktu cepat berganti, sebelum Andika pulang Andika menghubungi Bella mintak di belikan apa,


"Mas aku pingin beli martabak dan Adit pingin trambulan coklat keju, " ucap Bella,

__ADS_1


Lima belas menit Andika sudah berada di lobby vila dan masuk ke vila, andika memberikan titipannya Bella,


Ni sayang martabak dan trambulan yang engkau pesan, dan kamu tau yang jualan di sini rata - rata orang indonesia, " ucap Andika sambil menaruk martabak dan trambulannya,


Iya mas! Jauh - jauh dari indonesia ke china bekerja jualan martabak, tapi itu sudah nasib mas, kita saja dari indonesia, ternyata banyak ya mas, orang indonesia di sini " ucap Bella sambil mengambil martabaknya dan mengambil nasi,


Aku juga sayang makan ikan martabak, enak kali nasi hangat sama martabak, "ucap Andika sambil duduk di sofa,


Kamu itu ikut - ikut aja, enak mas! Nasinya hangat, kayak aku dulu selalu di kasih nenek ikan martabak, jadi ingat nenek, gimana mas keadaan nenek apa dia sehat - sehat aja, aku kok sering mimpi nenek " ucap Bella,


Alhamduliha, nenek sehat sayang, "ucap Andika sambil berdiri seakan - akan Andika lari menghindari dari pembicaraanya Bella tentang nenek Ijah,


Tapi kenapa mbak Rita ponselnya gak aktif dan kenapa gak pernah menghubungi aku, kok kayaknya ada uang aneh, "ucap Bella dengan nada gugup,


O itu mbak Rita ngak punya pulsa dan ngak punya paketan " ucap Andika dengan nada gugup,

__ADS_1


Ya kamu belikan dong mas biar aku bisa ngomong sama nenek, belikan sekarang atau kasih uang, kamu itu terlalu pelit, " ucap Bella dengan nada manyun,


"Terserah kamu, " ucap Andika.


__ADS_2