
Bella hanya menahan sakit sambil mengeluarkan air matanya dan berkata dalam hatinya " Ibu ! Tolong aku sakit,
Melihat Bella mengeluarkan air matanya Andika memeluk Bella dengan erat maafkan aku sayang, aku khilaf,
"Kenapa sih mas kamu selalu menyiksa aku dengan cara ini, bisa - bisa tubuhku memar semua, aku mintak kalau kamu menyesal jangan siksa aku seperti ini mas! Pulangkan aku ke rumah nenek, aku sudah tidak kuat sakit mas! "ucap Bella dambil menangis,
Langsung saja Andika memintak maaf sambil memeluk Bella, mendengar tangisan Bella sangat kencang Andika merasa bersalah,
Bella merebahkan badanya di atas sofa sambil menangis, dan tidak terasa waktu menunjukkan pukul sebelas Bella sudah tertidur di atas sofa,
Andika mengangkat tubuh Bella ke atas kasur di samping Adit,
Dan tidak terasa waktu menunjukkan pukul tujuh seperti biasa Andika membuka jendela kamar dan bersiap - siap untuk berangkat kerja,
di sisi lain
Adit menangis saat melihat televisi ada anak yang memainkan lato - lato dan memintaknya
"Mama belikan mainan itu cepat belikan ma, mama "ucap Adit sambil menangis,
"Iya sayang nunggu papa pulang dulu, mama tidak tau beli di mana, sebentar lagi papa pulang "ucap Bella sambil memeluk Adit,
__ADS_1
Tiga puluh menit sudah , Adit mendengar suara mobil Andika yang terparkir langsung saja berlari sambil menangis mintak di belikan mainan lato - lato sekarang juga,
Andika mengendong Adit untuk di bawah masuk ke kamar,
"Sebentar papa ganti pakian dulu, diam jangan nangis " teriak Andika sambil melepas bajunya,
Dengan seketika Adit langsung terdiam, dan lari ke pelukan mamanya,
Melihat Adit lari dan ke takutan Andika mengendong Adit dan mengajak Bella untuk keluar beli mainan lato - lato,
Bella tidak mau ikut dengan alasan kakinya sakit dengan spontan Andika mengendong Bella di bawah masuk ke dalam mobil, melihat kelakuan Andika Bella berteriak mintak tolong ke pada Adit,
"Asik aku beli mainan lato - lato, beli yang banyak ya pa ? "Ucap Adit sambil melompat,
"Iya, sana tuh beli sama mama, sekalian mama juga di belikan." ucap Andika dengan nada senyum sambil melihat wajah Bella,
Mendengar ucapan Andika Bella hanya diam saja sambil melirik ke arah Andika dengan muka yang sedikit manyun,
Adit mengambil permainan lato - lato sebanyak sepuluh,
"Belinya kok banyak buat siapa saja nak ! Satu saja gitulo ?"ucap Andika,
__ADS_1
"Pa ! Aku mau belikan semua mama, papa, bik Ijah, pak Mamat, omah, sama nenek dan tidak lupa teman Adit, boleh ya pa! "ucap Adit sambil tanganya memohon,
Andika hanya mengangukkan kepalanya sambil tersenyum,
Melihat angukan kepala Andika langsung saja Adit melompat sambil teriak " Asik aku beli mainan lato - lato,
Dan sampai di rumah Adit memberikan mainan lato - lato kepada pak Mamat sama buk Ijah,
Langsung saja Andika dan Adit memainkan lato - lato nya,
"Den ! pak Mamat juga bisa, itu mainan pas pak Mamat masih kecil "ucap pak Mamat sambil memainkan lato - latonya,
Melihat pak Mamat memainkan lato - latonya
Adit dan Andika sampai terbengong,
Adit dan Andika dengan serius memainkan lato - latonya,
Dan tidak terasa jam dinding menunjukkan pukul tujuh Andika masuk kamar untuk berbaring di tempat tidur sambil melentangkan kaki dan tanganya sambil memejamkan matanya,
Adit masuk kamar sambil memainkan lato latonya, membuat Andika sedikit tergangu,
__ADS_1