
Langsung saja Bella masuk rumah tanpa memperdulikan Andika,
Bella memeluk Adit dengan erat dan Adit berkata "Mama! Adit kangen mama, ayo mama pulang aku di rumah sendirian, kalau papa kerja aku di rumah sama bik Inem, ayo pulang ma! "ucap Adit sambil menangis dan memeluk Bella,
"Sayang mama ngak bisa pulang sekarang, mama di sini banyak pekerjaan, kalau mama udah gajian mama pulang, apa Adit tinggal di sini sama mama dan siembah " ucap Bella sambil nangis,
Langsung saja mama Lia menghampiri Bella dan Adit sambil memeluk dan menangis dan mama Lia berbicara " kamu lihat nak! Apa kamu tidak kasihan melihat Adit kurang kasih sayang kepada orang tuanya, jika kamu mau berpisah coba kamu pikir nasib Adit,
Tapi ma! Aku tidak mau hidup bersama orang penghianat seperti mas Andika, maafkan saya Ma! Aku tetap akan berpisah sama mas Andika secepatnya "ucap Bella,
"Tidak! Sampai kapanpun aku tidak mau berpisah sama kamu, aku melakukan itu udah dua bulan yang lalu, dan Wawa telah mencebak aku sayang kamu harus percaya, aku tidak berbohong sama kamu , "teriak Andika,
Dan tidak terasa waktu sudah terlalu malam Andika dan mama Lia menginap di rumah Bella, Bella tidur bersama dengan Adit, dan waktu mulai pagi Bella bersiap - siap untuk bekerja,
__ADS_1
Bella berpamitan kepada mama Lia dan Adit untuk pergi bekerja,dan Adit setia menunggu mamanya pulang kerja,
Di malam hariny Andika berpamitan untuk mengantar mama Lia pulang, dan mama Lia bertanyak kepada Bella mengenai percerainnya
Bella bersih keras mintak cerai ,
Kalau kamu tetap mintak cerai pikirkan nasib Adit, dari pada Adit hidup di sini lontang lantung aku akan membawah Adit ke luar negri dan jangan gangu aku sama Adit, biar Adit hidup sama mama, dan aku akan menjaukan Adit dari kalian berdua "ucap mama Lia dengan nada marah,
Di sisi lain
Di pagi hari ada tukang pos mengirimkan surat untuk Andika, bik Inem sambil masuk dan membaca " Surat pengadilan,
Bik Inem memberikan suratnya kepada Andika, belum sempat di baca langsung saja Andika tidak sadarkan diri, dengan spontan bik Inem berteriak mintak tolong kepada dokter Hasan, dan dokter Hasan kebetulan kerja praktek di rumah Andika,
__ADS_1
Dokter Hasan membawah Andika ke rumah sakit, Andika kena serangan jantung,
Bik Inem menghubungi bu Lia untuk memberitau kalau Andika masuk rumah sakit,
Dengan spontan mama Lia dan papanya ke rumah sakit,
"Om, tante maaf Andika jangan di jenguk dulu, jantung Andika masih lemah, Andika kena serangan jantung, kata bik Inem habis membaca surat dari pengadilan, "ucap dokter Hasan,
Langsung saja mama Lia pergi ke kampung untuk menjemput Bella,
Dokter hasan memberika rekaman tentang Andika yang ada di rumah sakit untuk di lihat kan Bella,
Mungkin dengan vidio ini istri dokter Andika mau di ajak dan membatalkan percerainnya, demi Adit " ucap dokter Hasan
__ADS_1