Jodohku anak SMA

Jodohku anak SMA
Kritis


__ADS_3

Tidak terasa waktu cepat berganti, Bella bersiap - siap untuk pergi ke kota untuk menghadiri persidangan percerainnua yang terakhir,


Dan Andika akan menghadiri persidanganya,


"Kamu pasti ingin pisah dari saya, ingat Adit selamanya milikku, "ucap Andika dengan nada marah,


Mas! Kamu pengecut, kamu telah menodai cintaku, kamu membuat aku kecewa, aku benci kamu, aku ngak mau sama kamu lagi hati ku sa __ ucap Bella sambil tidak sadarkan diri, dan terjatuh di pelukan Andika,


Langsung Bella di angkat dan di bawah ke ruangan mediasi, dan satu jam sudah Bella sudah sadar dari siumannya, dan berteriak memanggil Adit,


Bella duduk di samping Andika dan Bella menatap Andika dengan tatapan yang kosong


Bella tidak mau kehilangan dan jauh dari Adit, dan Bella menangis sambil berkata dalam hati " Ya Aalloh kuatkan hatiku ini untuk mejalankan cobaan ini,


Andika dan Bella sedang duduk berdampingan, saat hakim menyatakan kalau Andika dan Bella resmi bercerai,

__ADS_1


Mendengar ucapan hakim dengan spontan Andika terjatuh tidak sadarkan diri, langsung saja Andika di bawah ke rumah sakit untuk di priksa jantungnya,


Bella setia menemani Andika saat di bawah ke rumah sakit,


Dan dokter yang menangani Andika berkata kepada Bella kalau jantung Andika melemah sekali dan di nyatakan kritis,


Semoga Aalloh memberika mukzizat ke pada Andika agar bisa sembuh, ini sudah beberapa kalinya jantung Andika melemah, " ucap Dokter yang menangani Andika,


Bella hanya menangis, dan mama Lia datang menemui Bella dan ber tanyak tentang ke adaan andika Bella hanya menangis sambil memintak maaf ke pada mama Lia,


Mendengar ucapan Bella langsung saja mama Lia menjauh dari Bella dan menangis, sambil berkata ," sampai anakku Andika ada apa - apanya aku akan membawah Adit jauh dari kamu, kamu puas melihat papanya Adit begini, apa kamu menginginkan Adit menjadi anak yatim,


Mendengar ucapan mama Lia langsung saja Bella lari menggejar mamanya untuk memintak maaf, sambil berkata " I ___ iya ma! Aku janji, aku akan kembali kepada mas Andika itu demi Adit,


Mendengar ucapan Bella langsung saja mama Lia memeluk erat Bella sambil menangis dan berbicara " Maafkan Andika kembalilah padanya ,Andika sangat mencintaimu, dia khilaf nak, dia tercebak,

__ADS_1


Bella menangis tiada hentinya melihat Andika yang sedang berbaring dalam ruangan dan keadaan kritis,


Sudah satu hari Andika di dalam ruangan seorang diri, Bella memintak dokter untuk mengijinkan Bella untuk memberi semangat,


Dok ! Aku mohon tolong ijinkan saya masuk ke ruangan mas Andika, aku akan memberikan semangat, " ucap Bella sambil memohon dan menangis,


"Ma __ maaf nona, dokter Andika tidak boleh di jenguk siapa pun, agar Jantungnya bisa pulih dan bisa melewati masa kritis " ucap perawat yang menjaga ruangan Andika,


Langsung saja Bella menemui dokternya untuk memintak ijin agar Bella di perbolehkan masuk ruangan Andika, sambil menangis dan berkata " Dok ! Tolong mas Andika, ijinkan saya masuk ke ruangan mas Andika untuk memberi semangat,


"Ma __ maaf ngak bisa mbak, jantung dokter Andika terlalu para, tidak seperti yang kemarin, ini terlalu parah,


Tetap saja Bella akan masuk ke ruangan Andika untuk memberi semangat, Bella duduk di depan Andika sambil mencium tanganya,


Dokter yang melihat Bella yang bersi keras masuk ke dalam. Dokter memggelengkan kepalanya sambil berkata, " Semoga Aalloh memberikan pertolongan kepadanya,

__ADS_1


__ADS_2