Jodohku anak SMA

Jodohku anak SMA
Sabar dengan semua ini


__ADS_3

Seperti biasa Andika selalu bangun lebih awal dari Bella,


Adit pratama putra nama anak dari Andika dan Bella, Adit tumbuh menjadi anak yang sehat dan tidak terasa sudah umur tiga bulan,


"Sayang Adit mintak mimik ni "ucap Andika sambil mengendong Adit,


"Iya sini anak mama, yang pintar dan ganteng, kayak papanya " ucap Bella sambil senyum,


"Mas nanti kalau pulang kerja mampir beli sabun bayi " ucap Bella sambil gendong Adit,


"ya nanti aja kita beli habis mas pulang kerja, mas cuma sebentar "ucap Andika sambil berpakian,


Sesudah pulang kerja Andika langsung saja pergi belanja bersama Bella dan Adit, dan tidak sengaja Bella melihat Ayu mantan Andika yang sering ketemu dan sok akrab, langsung saja Bella mengajak makan dulu sebelum Ayu tau,


"Mas aku laparni ayo kita makan dulu "ucap Bella sambil mengandeng tangan Andika,


"Lo tanggung ni! "ucap Andika sambil meletakkan troli belanjaanya,


Langsung saja Bella dan Andika pergi untuk mencari makanan,


"Lo sayang katanya kamu lapar kok ngak di makan, kebiasaan "ucap Andika dengan nada sewot,

__ADS_1


"Ngak mas! Udah ngak nafsu "ucap Bella sambil menyodorkan makananya ke Andika dengan nada manyung,


"Ya Aalloh berikanlah kesabaran buat kami, Aamiin " ucap Andika sambil melihat wajah Bella yang sedikit manyung,


Sudah satu jam Andika dan Bella di tempat makan, Andika hanya diam saja sambil melihat wajah Bella, dan Bella menjadi salah tingkah karena Andika melihatnya sambil menahan senyum,


Langsung saja Bella mengajak Andika pergi dari sini dan untuk melanjutkan belanjanya,


Andika hanya diam saja sambil tersenyum dan mengikuti langka Bella,


Mas kamu kenapa kok diam saja dari tadi, rupanya kamu marah "ucap Bella sambil merangkul Andika,


Lagi - lagi Andika hanya daim saja, dan Andika melihat wajah Bella dengan senyum, dan mencium kening Bella,Bella menjadi salah tingka,


Uah _ Uah


"kecupan Andika ke kening Bella,


"Mas kamu ada apa, apa aku salah "ucap Bella dengan nada manja,


"Ngak sayang! Sifat kamu itu yang membuat aku tidak bisa marah "ucap Andika sambil memeluk Bella,

__ADS_1


"Mas aku capek! "ucap Bella dengan nada manja sambil memeluk Andika,


"Sini aku pijitin, tapi ada syaratnya! Aku pingin itu, tu mumpung Adit masih tidur " ucap Andika sambil memainkan matanya,


Langsung saja Bella menyandarkan badanya ke pangkuanya Andika, sebelum Andika memijitin Bella, Adit terbangun dari tidurnya, langsung saja Andika membopong Adit ke pangkuanya dan mengajak main bersamanya,


"Adit kamu mau papa buatkan adik "ucap Andika sambil melihat Bella,


"Mas apa kamu ingin sekarang "ucap Bella sambil tidur di pangkuan Andika dan memainkan mulut dan hidung,


"Maunya, tapi Adit udah bangun sayang "ucap Andika sambil mencium keningnya Bella,


Adit menangis mintak di gendong, langsung saja Andika mengendong Adit, tapi Adit masi nangis lalu Andika memberikan Adit ke Bella untuk du susuin, dan akhirnya Adit diam,


Adit sudah bisa di ajak bermain dan Bella tidak kesepian lagi bila Andika kerja,


"Adit anak mama "ucap Bella sambil menggendong Adit,


"Anak mama, juga anak papa, sayang! Adit kalau sudah besar mungkin ganteng kayak papanya kali "ucap Andika sambil memainkan tangan Adit,


"Ngak pa! Adik kalau besar kayak Adit sendiri, kata siapa papa ganteng "ucap Bella denhan senyum,

__ADS_1


"Kata mama kamu sayang, buktinya mama kamu mau sama papa, iya kan sayang, aku ganteng "ucap Andika sambil melihat Bella,


"Di lihat dari sedotan "ucap Bella sambil ketawa,


__ADS_2