
Tidak terada waktu sudah berganti pagi, tifak seperti biasa di pagi ini matahari tidak menampakkan sinarnya, dan langit mulai mendung mau turun hujan,
"Mas udah siang, bangun, apa kamu ngak kerja ? Ucap Bella sambil memeluk Andika dan menciumnya,
Andika hanya diam saja, sambil memejamkan matanya sambil memeluk guling dan membelakanggin Bella.
Bella hanya diam saja dan merebahkan badanya di samping Andika sambil memainkan ponselnya, Balla menjatuhkan pantatnya di atas sofa, mendengar Adit menangis langsung Andika bangun dan mengendong Adit untuk di bawah mandi bersama,
Pas jam delapan Andika bersiap - siap untuk berangkat kerja,
Andika berpamitan kepada Adit dan Bella,
"Hati - hati di rumah sayang, "ucap Andika sambil mengelus rambut Bella,
Bella hanya mengangukkan kepalanya sambil bersalaman dengan nada senyum,
Tidak terasa waktu sudah siang hari
__ADS_1
Bella keluar rumah untuk mencari snack, Bella keluar dengan Adit di antar pak Mamat,
Di sisi lain
Andika pulang dan masuk ke rumah melihat rumah terlihat sepi Andika bertanyak kepada bik Inem ternyata Bella keluar tampa pamit,
"Dia mulai berani sama saya keluar rumah tampa mintak pamit dulu, apa udah biasa di keluar pas saya tingal kerja, sabar - sabar Andika kamu pasti bisa "ucap Andika dalam hati,
Andika menunggu Bella di teras rumah sambil memainkan ponselnya, satu jam sudah Andika menunggu Bella pulang, mendengar suara klakson mobil langsung saja Andika menjatuhkan pantatnya di kursi teras depan dan pura - pura Andika tidak melihat Bella datang,
"Mas ka _ kamu sudah datang " ucap Bella dengan nada gugup,
"Mas ! Engak mas, baru kali ini aku pergi tampa pamit kamu, maaf aku ya mas "ucap Bella sambil menahan tangis,
"Terserah kamu "jawab Andika sambil mengibaskan tangan Bella, dan berjalan masuk ke ruang kerjanya,
Tidak terasa waktu menunjukkan pukul tiga, Bella melihat ke samping tidak ada Andika, dan Bella berjalan dan menjatuhkan pantatnya di atas sofa,
__ADS_1
Mas maafkan aku, pasti kamu marah sama aku, " Ucap Bella sambil merebahkan badanya di atas sofa,
Mendengar pintu terbuka dari luar Bella yang tidak tidur, dan Bella pura - pura tidur sambul memejamkan matanya,
Andika mendekati Bella sambil berbicara dengan seditit pelan " Sayang maafkan aku, sebenarnya hatiku sakit, tapi aku tidak mau melukai kamu, kenapa kamu melakukan ini semua, aku sayang dan cinta kamu, apa kamu sudah tidak mencintai aku lagi, jangan tinggalkan aku, aku bisa gila.
Melihat mata Bella yang menggeluarkan airnya langsung saja Andika memeluk Bella dengan erat sambil berkata " jangan tinggalkan aku, aku bisa gila tampa kamu di sisiku,
Mas maafkan aku, " ucap Bella dengan nada senyum sambil melihat dan memegangi muka Andika, " jangan kuatir aku tak akan meninggalkan kamu mas, aku mencintai kamu,
Mulai sekarang kita bukak lembaran baru sayang, lupakan yang sudah terjadi, "ucap Andika sambil mencium tanggan Bella,
Iya mas ! Maafka aku "
Dan tidak terasa waktu menunjukkan pukul tuju pagi Andika dan Bella berjalan menuju meja makan untuk bersarapan,
Seperti biasa Bella mengambilkan makanan di atas piring Andika,
__ADS_1
"Sayang hati - hati di rumah " ucap Andika sambil masuk mobil.