
Tidak terasa sudah dua bulan Adit tinggal di luar negri sama mama Lia, dan di awal bulan ini Andika akan di tugaskan di luar kota dan di ketakkan di perdesaan yang sangat terpencil, dan tidak mungkin Bella ikut dengan Andika dalam ke adaan hamil,
Andika mau tidak mau harus berangkat dan sementara meninggalkan Bella tinggal di rumah sendiri dengan bik Inem,
Sebenarnya Andika sangat berat meninggalkan Bella seorang diri dan tidak mungkin mama Lia pulang ke indonesia, sedangkan Adit di sana sudah masuk sekolah dan tidak bisa di tinggalkan,
"Udah mas aku ngak papa di sini, di sini kan ada bik Inem dan pak Mamat, " ucap Bella,
"Ma ___ maaf ya sayang aku ngak bisa ngajak kamu ! Jaga calon anak kita, dan insyaAalloh minggu depan aku berangkat, "jawab Andika sambil mencium kelapak tanggan Bella,
"Iya mas ! Lagian kan cuma beberapa minggu, ngak beberapa bulan," jawab Bella dengan nada senyum,
"Apa kamu nyusul ke mama saja biar besok lusa saya antar, " ucap Andika,
"Ngak usah mas ! Biar aku di sini sama bik Inem dan pak Mamat, jangan bilang mama nanti kepikiran, " jawab Bella,
Dan tidak terasa jam dinding menunjukkan pukul tuju malam, Bella berjalan keluar kamar untuk mengambil makanan yang ada di ruang keluarga, Bella menjatuhkan pantatnya di atas sofa sambil mematikan TV, dan memakan makanan ringan,
__ADS_1
Lima menit sudah Bella kembali ke kamar,
Melihat Andika yang sedang tidur dan Bella duduk di sofa sambil melanjutkan makananya,
Sudah sepuluh menit Andika terbangun dari tidurnya dan mencari keberadaan Bella,
Hati Andika merasa lega saat melihat Bella yang sedang ada di kamar, Andika berjalan mendekati Bella sambil berkata, " Sayang kenapa kamu tidak tu lihat sekarang jam berapa ! Udah malam ngak baik bagi ibu hamil,
"Ngak bisa tidur mas! Lagian belum ngantuk, kamu tidur aja besok kamu kan kerja, " ucap Bella dengan nada senyum,
Andika mengangkat Bella untuk di pindahkan di atas kasur, sambil berkata, "Kebiasaan kamu, gimana kalau ngak ada aku di rumah,
"Ih kamu apaan sih, ngangu orang lagi mimpi ni, ngak jadi nih makan enak, "ucap Bella dengan nada sewot sambil terbangun dari tidurnya,
"Lagian mimpi makan apa ! " Ucap Andika,
"Mimpi makan bakso pentolnya super - super jumbo beranak lagi dan pas aku potong keluar sambal pedasnya, dan aku mau makan mas Andika bangunin, "jawab Bella sambil bibirnya manyun,
__ADS_1
"Ya jangan mimpi besok aku belikan, sekarang kamu tidur "ucap Andika sambil merebahkan bada Bella di atas kasur,
"Janji mas ! Sebelum kamu berangkat besok, seperti dalam mimpi ya mas! Pe ___ pedassss boleh ya, "ucap Bella,
"Tidak, ingat kamu lagi hamil ! " jawab Andika,
Sebenarnya Andika tidak tega meninggalkan Bella di rumah sendiri, melihat kelakuan Bella yang sangat manja denganya,
ndika menyiapkan keperluanya untuk pergi besok,
Sebelum berangkat Bella mengeluh perutnya sakit, Andika akan memeriksakan ke dokter, agar hati Andika bisa tenang,
Bella menolak sambil berkata, " Ngak usah mas, mungkin perutku cuma kram biasa saja seperti biasanya,
Tetap saja Andika mengajak Bella untuk periksa kandunganya, agar hati Andika di sana bisa tenang melaksanak tugas dengan baik,
"Ta ____; pi mas, " ucap Bella dengan nada manyung,
__ADS_1