Jodohku anak SMA

Jodohku anak SMA
Saling cemburu


__ADS_3

Tidak terasa waktu begitu cepat berganti, Andika dan Bella merasa terhibur dengan ke dua anak kembarnya, si kembar Dana dan Dini kini tumbuh besar dan sehat, bik Inem dan mbak Rina tetap setia menemani keluarga Andika dan Bella,


Mbak Rina selalu menyiapkan keperluanya si kembar Dana dan Dini,


Andika tetap membukak praktet di rumahnya dan Bella menjadi asistennya, dan Bella akan meneruskan usaha butiknya mama Lia,


"Mas! Aku besok mau lihat butik mama, boleh ya mas " ucap Bella dengan nada manja,


"Iya, aku ikut sayang, aku takut kamu kenapa napa, " jawab Andika,


"Idih mas, kita ini udah tua bukan mudah lagi, kok pakai cemburuan segala malu tu di dender, " jawab Bella dengan nada senyum,


"Siapa yang cemburu, aku cuma mau ikut kamu, bukanya kamu yang selalu cemburu, ngak bileh dekat ini itu lah,, " jawab Andika,


Andika duduk di samping Bella, dan Bella bertanyak, " Mas, kamu kemarin sama mbak Rina lagi bicara apa kok serius banget, kamu lagi ____ ,


"Cemburu ya, " ledek Andika dengan nada senyum,

__ADS_1


"Awas kamu kalau macam - macam di belakangku sama mbak Rina, aku akan pergi sama anak - anak, "ucap Bella dengan nada sewot,


"Apa mau mak Rina sama aku, ya ini lah resiko punya istri _____ sabar - sabar, " jawab Andika,


Trit


Trit


Trit


Ponsel Andika berbunyi, dan Andika mengambilnya di atas meja kamar,


Andika bercerita kepada Bella kalau besok Adit pulang, karena kulianya libur,


Saat Andika bercerita Bella tidak menghiraukan ucapan Andika , Bella tetap fokus sama ponselnya, dan Andika berteriak memanggilnya hanya saja tidak menghiraukanya, dengan spontan Andika mengambil ponsel yang di pegang Bella dan Andika melihat dengan siap Bella mengirim dan menerima pesan sampai tidak menghiraukan Andika


Andika sangat terkejut saat Andika membaca pesan terkirim dengan kata - kata mami dan papi,

__ADS_1


Dengan spontan Andika memintak ponselnya dengan paksa sampai Bella terjatuh dan tangan kanannya kena pecahan kaca,


"Sayang kamu selingku, siapa dia pakai pangil mami, papi, " teriak Andika tampa menghiraukan tanganya yang kena pecahan kaca,


"Ngak mas, kamu salah faham, a __ aku cuma bercanda, " jawab Bella sambil membanting ponselnya ke arah tembok, dan ponselnya rusak,


Dan Bella tidak mau tanganya di pegang oleh Andika, dan tetap saja Andika memegangnya dengan paksa, dan menggobatinya, Bella hanya diam saja,


"Mas ! Maafkan aku, aku cuma bercanda aku tidak selingku, " ucap Bella sambil menangis,


Setelah mengobatin tangan Bella, Andika duduk di atas sofa sambil memegangi peningnya dan berteriak dengan kencang agar semua beban Andika hilang, dan membanting remot AC,


Bella sangat terkejut saat Andika membanting remot AC, Bella merebahkan badanya sambil menangis,


Bik tolong bersikan kamar non Bella, dan tolong bibik bawahkan makan siang untuk non Bella bangunkan suru dia makan ," ucap Andika sambil menuju Dana dan Dini bermain,


"Mama kenapa Pa ! Kok makan mama di taruk di kamar, mama sakit ya Pa, " ucap salah satu anak Andika,

__ADS_1


"Iya tangan mama sakit Nak kena pecahan kaca, papa tadi menjatuhkan kaca sampai pecah dan kena tangan mama, " jawab Andika dengan nada gugup,


__ADS_2