Jodohku anak SMA

Jodohku anak SMA
Sampai di negara china


__ADS_3

Dan tidak terasa sampailah Andika dan kawan - kawanya di negara china,


Semua kawan Andika keluar dari pesawat dan langsung saja di sambut oleh seseorang yang akan menghantarkan ke tempat tinggalnya masing - masing,


Dan sampailah Andika dan kawan - kawan di vila yang akan di tempati kurang lebih satu tahun,


Andika dan Bella masuk di dalam vila, Bella hanya diam saja,


"Sayang kamu kenapa kok diam saja " ucap Andika sambil duduk di samping Bella,


"Mas! Maf, aku dari kemakin sebelum berangkat kepikiran gimana, kalau kita makan sedangkan aku ngak bisa masak, kalau kita beli setiap hari nanti uang kamu habis, bukan satu dua hari kita tinggal di sini, satu tahun mas, gimana mas! Maafkan aku ya mas, aku cuma bisa masa telur ceplok saja ngak bisa masak yang lainnya "ucap Bella dengan nada gugup,


"Ya sudah sayang ngak papa, kita makan beli ikan matang saja, kalau memasak nasi aku bisa kok sayang, jangan kuwatir uangku masih banyak insyaAalloh ngak bisa habis, jangan ambil pusing " ucap Andika sambil memegangi tangan Bella dengan nada


senyum,

__ADS_1


Dan tidak terasa sudah satu minggu Andika dan Bella ada di china,


Pas hari minggu Andika dan kawan - kawan libur, semua sepakat akan keluar untuk berkumpul, semua teman Andika bercerita tentang kehidupan masing - masing,


Gimana dengan istri kecilmu apa dia bisa masak! Kan istrikamu ngak bisa bedain gula sama garam " ucap dokter Jani sambil ketawa,


"Iya ! Istriku cuma bisa masakin aku telur ceplok, itu saja gosong, " ucap Andika sambil melihat Bella,


"Yang enak dokter hasan istrinya bisa masak, sekali - kali istri kita di ajarin masak biar ngak makan telur ceplok aja " ucap Deri,


"Sayang bukan kamu saja yang ngak bisa masak istri dokter Deri dan dokter Jani juga tidak bisa masak " ucap Andika sambil berjalan ke arah Bella dan mencium kening Bella,


"Hemm ____ ! Dok kebiasaan " ucap dokter Hasan dengan nada senyum,


"Dok ! Berselisih berapa tahun umur dokter Andika dan mbak Bella, sepertinya sangat jauh " ucap Istri dokter Deri,

__ADS_1


Itu Ma! Mbak Bella seumuran kayak anak pertama kita si Ajeng iya kan dok " ucap dokter Deri,


"Iya ! Kurang lebih sepuluh tahun, iya kadang kalau aku jalan berdua, aku di kira Omnya, langsung aku pergi "ucap dokter Andika sambil ketawa,


Dan tidak terasa jam dinding menunjukkan pukul sembilan dan semuanya berpamitan untuk ke vila masing - masing,


Dan dokter Deri akan membayar semua makananya tapi di tolak dokter Andika dan berkata "Udah untuk sumua makanan kali ini sudah saya bayar semua kok,


"Sering - sering ya dok " ucap salah satu istri teman Andika,


Andika dan Bella memesan masakan yang baru saja di makan untuk di buat besok, Bella hanya tesenyum saja saat Andika memesan makanan,


"Sayang kamu bawah ini,biar Adit aku gendong, dan rupanya Adit ngantok " ucap Andika sambil mengendong Adit,


Dan sampailah di vila Andika menidurkan Adit dan Bella menjatuhkan pantatnya di atas sofa sambil berkata " Mas ! Seandainya vila ini besar akan aku ajak bik Inem ke sini, biar kamu ada yang memasaknya, kamu sih mas! Dulu kan enak aku belajar masak sama bik Inem aja ngak boleh, ya ini jadinya kalau kita jau dari bik Inem, maaf ya mas ! Aku jadi istri yang bodoh ngak bisa masak.

__ADS_1


"Aku ngak menyesal kamu tidak bisa masak, beli aja setiap hari makanan yang siap di makan, kamu terlalu ___, jangan suka menyalakan diri sendiri apa lagi menyalakan orang lain itu tidak bagus," ucap Andika dengan nada senyum.


__ADS_2