
Tidak terasa sudah dua jam Andika tertidur di samping Bella, Andika terbangun saat mendengan suara azdan asar, dan di lihatnya jam dinding menunjukkan pukul tiga sore,
Andika membangunkan Bella yang sedang tidur dari pagi, Andika memegang badan Bella dan ternyata badan Bella terasa panas,
Andika membangunkan Bella,
"Sayang kamu sakit ya, coba aku periksa dulu, badan kamu sangat panas, "ucap Andika sambil membangunkan Bella,
Bella hanya diam saja sambil mengeluh perut dan kepalanya sakit, dengan spontan Andika mengangkat Bella untuk bi bawah ke rumah sakit, walau Andika seorang dokter Andika tetap membawanya ke rumah sakit, di sana banyak alat untuk mengetaui penyakit apa yang sedang di derita Bella,
Bella hanya diam saja saat andika mengendongnya,
Andika memeriksa Bella, sepertinya lambung Bella kambuh, Andika memeriksa Bella sambil berkata , "Ya Aalloh sembuhkanlah istri kami,
Andika dan dokter Ria sedang memeriksa, dokter Ria selaku dokter kandungan Bella, dan dokter Ria menyarankan Bella untuk istirahat total dan makanan Bella harus di jaga dengan benar, karena kandungan Bella sangat lemah,
__ADS_1
Andika mendekati Bella sambil membelai rambutnya dan berkata, " Ya beginilah dok! Yang aku takutin, aku melarangnya dia makan sembarangan apa lagi makan yang pedas, ngak tau dok! Aku pusing,
Kalau begini apa kamu bisa sendiri sayang,
Bella hanya terdiam sambil meneteskan air matanya, dan tangan Andika di singkirkanya,
Bella sengaja membelakangi Andika dan dokter Ria sambil menangis dan sesekali menyingkirkan tangan Andika saat tangan Andika memegangnya,
Dokter Ria merasa tidak enak, dan dokter Ria berpamitan sambil berkata , " Yang sabar ya dok, aku pamit dulu mbak Bella,
Dan tidak terasajam dinding menunjukkan pukul satu malam, Bella terbangun dari tidurnya ingin buang air kecil,
Bella hanya diam saja sambil menyingkirkan tangan Andika, Bella berjalan sambil sempoyongan dengan sekatan Andika mengendong Bella untuk di bawah ke kamar kecil,
Bella duduk di atas sofa sambil memejamkan matanya dan mengeluarkan air matanya,
__ADS_1
Andika mendekati Bella memeluknya dan berkata, "Sayang maafkan aku ya! Mana kamu yang sakit biar aku obatin, ayo di makan rotinya dari kemarin kamu belum makan apa - apa kasihan calon anak kita,
Bella berjalan dan berbaring di tempat tidur sambil menahan sakit yang luar biasa dan berteriak kesakitan, " Aduh sakit, perutku sakit,
Dengan spontan Andika memeriksanya dan memberikan obat anti nyeri dan penguat kandungan, sepertinya Bella.tidak kuat menahan sakitnya Bella mencengkram tangan Andika sambil berteriak kesakitan yang luar biasa,
"Mas, sakit mas, sakit perutku sakit sekali aku tidak tahan mas, terlalu sakit, " teriak Bella sambil menangis,
Tidurlah sayang, biar rasa sakitnya hilang dan aku akan mengelus - elus perut kamu yang sakit, " ucap Andika sambil meneteskan air matanya,
Andika mengelus - elus perut Bella sambil melantunkan ayat - ayat alquran, lima menit sudah Bella terbawah ke alam mimpinya, dan Andika tidak mau melepaskan tanganya, dan tangan Andika tetap Mengelus - elus walau Bella sudah tertidur nyenyak,
Dan tidak terasa jam dinding menunjukkan pukul tiga dan rupanya Andika juga tertidur di samping Bella sambil memegangi perut Bella,
Seperti biasa Andika mengambil air wudhu,
__ADS_1
Bella terbangun dari tidurnya, dan perut Bella merasa enakan, dan berteriak, " Mas perutku udah ngak sakit,
"Dengan spontan Andika mendekati Bella sambil berkata, " Alhamdulillah udah sembuh,