
Bik Inem selesai membuatkan makanan langsung Andika membawahnya ke kamar untuk di berikan kepada Bella, dan Bella tidak mau makan akhirnya Andika menyuapin Bella sampai habis,
Andika menyuapin Bella dengan senyum, karena Bella sudah tidak ngambek lagi, dan Bella rupanya nahan senyum dan sedikit malu karena di lihattin Andika terus,
"Mas udah mas, sepertinya kamu tidak ikhlas menyuapin aku " ucap Bella dengan menahan senyum,
"Kamu bilang apa sayang, kurang jelas lebih keras lagi "ucap Andika sambil mengigit bibir Bella yang sedang mengunyah nasi goreng,
"Dasar ,,,, ?,,,, "ucap Bella sambil tidur tengkurep di pangkuanya Andika,
"Aku pingin sekarang sayang "ucap Andika sambil memeluk Bella dari belakang,
"Pingin apa mas? "ucap Bella dengan serius,
"Pingin buatkan adik buat Adit sekarang "ucap Andika sambil mencium bibir Bella,
Akhirnya Bella dan Andika mempermainkan sangat gairah, karena mereka berdua habis makan bersama dan mempunyai kekuatan yang kuat,
Andika mulai membukak kancing baju Bella satu persatu dan aksinya di mulai
__ADS_1
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Sudah setengah jam permainanya selesai,
dan Andika dan Bella sedang membersikan badanya, dan Adit langsung menangis
"Apa sayang cari papa sama mama, papa habis buatkan kamu dedek sayang, biar kamu punya teman bermain " ucap Andika sambil gendong Adit dan melihat Bella sambil senyum,
"Mas apaan si kamu, ngak malu sama Adit, dasar om mesum "ucap Bella dengan nada manja,
Andika pingin nambah momongan biar di rumah ramai dan Adit punya teman bermain
Mulai sekarang Bella tidak di perbolekan memakai alat kontrasepsi,
"Apanya yang kasian, kita kan masih menyayangi bukan membenci, mumpung umurku masih mudah, aku pingin nambah momongan titik "ucap Andika sambil keluar kamar,
"Dasar om mesum "teriak Bella,
Sudah satu bulan Bella tidak hamil juga, dan Bella sudah tidak meminum pil kb api kok belum hamil,
__ADS_1
Dan Andika marah - marah sudah satu bulakok belum hamil, Andika mengirah Bella masi meminum pik kb itu, lagsung di mintak dan membungnya di sampah,
"Mas apakah kamu sudah tua, mangkanya udah ngak bisa punya anak lagi "ucap Bella dengan nada tawa,
"Ngak gitu, apa harus setiap hari buatnya agar usaha kita berhasil "ucap Andika dengan nada senyum,
"Tapi mas "ucap Bella sambil memegang bibirnya,
"Ngak ada tapi - tapian, kita harus melakukanya setiap hari sayang, sambil kita minum obat, agar cepat berbuah "ucap Andika dengan senyum,
Sudah tiga bulan Andika dan Bella berusaha untuk mendapatkan nya, dan di bulan ke empat Bella sudah mempunyai tanda - tanda hamil, Andika akan memeriksakanya ke dokter kandungan,
Walau dokter Andika sebagai dokter, tapi sayang Andika bukan dokter kandungan,
Langsung Andika membuat janji pada dokter Nia nanti siang,
Tapi Bella menolak ajakan Andika,
"Mas apa tidak seharusnya kita beli alat sendiri di apotik mas, jangan buru - buru di priksakan, aku malu sama teman kamu , masih punya anak kecil kok hamil lagi, apa kamu tidak malu "ucap Bella dengan nada manyun,
__ADS_1
"Masa bodoh, ngapain aku malu, wong kamu punya suami, dan suami kamu menginginkan ya sudah, ayo nanti kamu siap - siap " ucap Andika,
"Malah aku di ejek, kalau aku ngak bisa punya anak lagi sama temanku, samua teman sefah punya dua ayau tiga anak, cuma aku yang punya anak satu dan aku akan melihatkan sama semua orang kalau aku bisa punya anak lagi "ucap Andika dengan nada senyum,