
Tiga puluh menit nenek Ijah memasak di dapur, nenek Ijah menyuruh Andika dan Bella untuk memakan,
Lima belas menit makanan yang di masak nenek Ijah sudah habis,
Nek! Sayur asam yang di masak nenek sangat mantap dan segar, benar kata cucu nenek, segar "ucap Andika sambil melihat Bella,
"Mas ! Benarkan! nenek siapa dulu "ucap Bella Sambil memegang dahi Andika,
"Sayang! Neneknya pintar masak tapi cucunya, taunya cuma ca _ cabai saja he - he - he " ucap Andika dengan ketawa sambil memegang jidatnya,
Lagi - lagi mencengar ucapan Andika membuat muka Bella menjadi sewot dan memalingkan mukanya,
Andika langsung saja memeluk Bella dari belakang sambil berbisik " Sayang tapi aku makin cinta sama kamu, dan rupanya aku sudah mewujudkan impian dan cita - cita kamu sayang, sebelum aku menikah aku ingin mencari seorang istri yang gak bisa masak dan ingin seorang istri yang kemanja - manjaan seperti kamu.
"Mas ! Kamu bohongkan, supaya aku tidak marah, aku tetep benci kamu mas! Apa kamu kalau bicara sama wanita di luar sana suka gombal seperti ini Mas " Ucap Bella dengan nada manja,
"Ngak lah "ucap Andika, sambil melihat Bella dengan senyum,
Tidak terasa sudah satu hari Andika dan Bella bermalam di rumah nenek, dan pas pukul delapan pagi Andika dan Bella berpamitan untuk pulang,
__ADS_1
Di dalam perjalanan Bella merasa perutnya lapar,
"Mas cacing di perutku mulai unjuk rasa mintak jatah makan, "ucap Bella dengan nada manja,
"Hemm, makan apa? Sayur asam lagi " ucap Andika sambil menyetir dan melirik Bella dengan senyum,
"Mas ! Aku pinggin nasi padang " ucap Bella.demgan nada manja,
Langsung saja Andika memutar mobilnya di depan warung nasi padang,
Bella memesan nasi padang dua porsi, lagi lagi Adit di suapin Andika, melihat Bella yang memakan dengan lahap sampai Andika menggelengkan kepalanya,
Bella hanya tersenyum saat melihat Andika yang sedang mengelengkan kepalanya, langsung saja Andika menambahkan makanan untuk Bella,
"Rakus, memalukan "ucap Bella,
"Ngak jadi, udah kenyang aku, kamu makan aja sayang "ucap Andika sambil menyodorkan makanannya ke depan Bella,
"Mas! Kamu itu sudah terbiasa suka buang makanan "ucap Bella sambil mengambil makanan yang ada di depannya,
__ADS_1
Satu jam sudah, sambil berjalan keluar Andika mengendong Adit dan mengandeng Bella,
Andika mengajak Bella untuk pergi ke mall mendengar ucapan mall Bella tersenyum,
Andika memarkir mobilnya di depan mall,
Sayang kamu sama Adit pilih sesukamu apa saja "ucap Andika sambil tersenyum,
"Asikkkk " teriak Adit sambil melompat,
Mendengar teriakan Adit Andika dan Bella saling menatap,
Andika menemani Bella dan Adit sambil membawah troli, dan tidak terasa sudah tiga jam dan membawah dua troli,
Tidak terasa jam tangan menunjukkan pukul enam Andika memarkirkan mobilnya di depan rumah,
Andika mengangkat Adit untuk di bawah ke kamar, sedangkan Bella merebahkan badannya di atas kasur sambil melentangkan kaki dan tanganya,
Andika juga merebahkan badannya di samping Bella sambil memeluk Bella dan berbisik " Sayang hari ini aku sudah melaksanakan keinginan dan cita - cita kamu yang aneh itu,
__ADS_1
"Mas ! Apa kamu menyesal kawin sama aku, aku gak bisa masak, selalu menyusahkan kamu dan satu lagi aku suka menghabiskan uang kamu, maaf ya mas! Pulangkan aku ke rumah nenek, aku siap menerima apapun keputusanmu " ucap Bella sambil duduk menghadap Andika yang sedang merebahkan badanya.
"Sayang cukup ! Jangan kamu mengulangi ucapan mu itu aku ngak suka, sayang ! Aku sangat mencintai kamu, lebih baik aku mati dari pada aku pisah sama kamu sayang, aku kerja cari uang untuk kamu, aku ikhlas uangku kamu habiskan asal jangan tinggalkan aku, satu lagi kalau kamu mengulangi ucapamu itu lagi aku akan menghukum kamu " ucap Andika sambil mengigit paha Bella,