Jodohku Babang Preman

Jodohku Babang Preman
68. Penghianat Dalam Kelompok.


__ADS_3

"Siapa dia?!Siapa orangku yang sudah melakukan hal itu Wan!!",bentak Iman dengan mencengkram semakin kuat baju Ridwan hingga membuat tubuh Ridwan yang lebih pendek darinya sedikit terangkat dan meringis kesakitan karena apa yang dilakukan Iman padanya.


"Siapa?!Lo tanya ke gue siapa!!Kalau gue tau buat apa gue sampai ngelakuin ini dasar brengsek Lo!Sok suci tapi ternyata Lo embat juga milik gue yang lo bilang haram itu!!!".


Bruk!!!


Iman mendorong Ridwan sampai jatuh ke lantai semen diMarkas nya itu.


"Gue akan cari tau siapa pelakunya!!! Sekarang sebaiknya Lo balik karena ini masalah intern kami!!!".


"Lo pikir gue masih percaya sama ucapan Lo!!Nggak!!! Cari tau sekarang juga gue tunggu disini!!!".


Setelah mengatakan itu Ridwan menyuruh anak buahnya mundur tapi tidak pergi dari tempat itu dan berniat menyaksikan sendiri bagaimana Iman akan mencari tau tentang siapa dari puluhan anak buahnya itu yang sudah menipunya.


"Brengsek!!!".


Maki Iman kesal dengan menendang kursi besi yang ada dihadapannya sampai terguling dan menatap semua orang yang menjadi anak buahnya itu dengan tatapan tajam penuh kemarahan.


"Kalian mau ngaku sendiri atau perlu pakai cara gue?!!!",bentaknya yang membuat mereka semua terdiam dengan wajah tertunduk ketakutan.


"Jawab!!!!",teriak Iman berjalan mendekat kegerombolan anak buahnya itu dengan tatapan menyelidik membuat mereka menjadi gelisah karena mereka tau Iman orang yang sangat jeli selama ini dan kalau diantara mereka ketahuan berbohong maka hukum rimba tetap diperlakukan untuk membuat mereka jera.


"Bos sebelum bos datang aku sudah mengintrogasi mereka dan mereka nggak ada yang tau tentang barang milik Ridwan Bos, jadi aku rasa itu hanya rencana Ridwan untuk menyerang kita".


Imron mendekat dan membisikkan itu kearah Iman yang tidak bereaksi mendengar apa yang dikatakan Imron yang merupakan tangan kanannya diMarkas selama ini.


"Aku rasa dia masih sakit hati karena 2 bulan lalu gagal mendapatkan sebagian wilayah disekitar Mall Senopati yang ditangani Sukron".


Iman masih diam saja tapi tatapannya semakin tajam menatap kearah para anak buahnya itu yang semakin ketakutan mendapatkan tatapan penuh selidik Iman dan berpikir siapakah diantara mereka yang sudah berkhianat sebenarnya.


Dan tiba tiba....


Buk!!!!


Akh!!!

__ADS_1


Seorang anak buah Iman terpelanting kebelakang karena pukulan yang dilakukan Iman pada orang tersebut dengan sangat keras membuat semua yang ada disana terkejut termasuk Ridwan.


"Bo..Bos...ke..kenapa tiba tiba mukul aku?",tanya pria yang baru saja menerima pukulan Iman itu.


Iman mendekat kearah orang itu lalu menarik kuat kerah baju yang dipakainya sampai tubuh orang tersebut ikut terangkat.


"Lo...kurirnya kan?!",ucap Iman yang membuat semua orang yang ada disana terkejut mendengar hal itu.


"Bu..bukan Bos a..aku nggak pernah berurusan dengan....".


Buk!!!! Buk!!!


Tanpa menunggu orang itu menyelesaikan ucapannya Iman kembali menghajar anak buahnya itu tanpa ampun membuat semua yang melihat terdiam dengan pikiran masing masing.


"B..Bos..ampun..Bos...A..aku ngelakuin karena...Bayarannya lumayan ...",ucap Pria yang wajahnya sudah babak belur dan dia merasa tulang hidungnya patah karena pukulan Iman barusan.


"Berapa Lo dapat?!!!".


"I..itu ..".


"Stop Man!!!Lo jangan ngomong sok suci kaya gitu dihadapan gue karena gue enek dengarnya dan meski Lo udah memutuskan mengorbankan salah satu anak buah Lo dihadapan gue sekarang tapi gue tau bukan dia orangnya!".


"Lalu siapa?!Kalau Lo tau Lo nggak akan datang ketempat gue kaya gini!Jadi nggak usah bohong kalau sebenarnya Lo juga nggak tau bukan!",balas Iman sinis.


"Gue akan segera tau lihat aja nanti",balas Ridwan sinis lalu pergi meninggalkan tempat itu bersama anak buahnya.


Begitu Ridwan pergi sebagian anak buah Iman terdengar menarik nafas lega begitu juga Imron yang berdiri disamping Iman.


Tapi saat semuanya berpikir masalah sudah selesai tiba tiba..


Buk!!


Iman melayang kan pukulannya dengan keras ketubuh Imron membuat Imron langsung terjengkang kelantai, begitu Imron jatuh Iman langsung memburunya dan kembali memukul Imron dengan keras berkali kali tanpa mengatakan apapun.


"B..Bos...A...ada apa ini kenapa bos tiba tiba mukul aku?",tanya Imron dengan menahan sakit akibat pukulan bertubi tubi Iman barusan.

__ADS_1


"Lo...Lo pelakunya bukan?!!!",Iman. mencengkram baju Imron kuat dan menatap pria itu dingin.


"B..Bos Bagaimana bisa Bos menuduh aku yang ..".


"Sejak kapan Lo main belakang?!!".


"Bos A.. aku...".


"Jawab!! Brengsek Lo Mron!!!Gue percaya ama lo tapi ini balesan Lo ama gue Lo mau buat kita semua masuk penjara!!!",bentak Iman dengan penuh emosi.


"Nggak ada yang masuk penjara buktinya selama ini kelompok Ridwan baik baik aja melakukan itu!!Yang ada hidup mereka makmur berbeda dengan kita!!!".


"Brengsek Lo jadi Lo nggak puas sama apa yang udah gue kasih sama Lo selama ini!!!",teriak Iman dengan kembali menghantam tubuh Imron yang berusaha ditepis Imron meski tidak sepenuhnya berhasil tapi dia tidak pasrah seperti sebelumnya.


"Iya!!Gue dan banyak anak disini nggak puas ama Lo Man!!Lo terlalu sok suci seperti apa yang Ridwan bilang tadi!!".


"Mendengar itu Iman tiba tiba melepaskan cekalannya pada Imron.


"Bangun Lo kita bicara sekarang!",perintahnya .


Mendengar perintah Iman Imron lalu bangun dari lantai dan berdiri berhadapan dengan Iman tanpa gentar meski tadi sempat dihajar Iman.


"Siapa disini yang menjadi pengikut Imron!!!",teriak Iman dengan suara menggelegar pada seluruh anak buahnya yang berjumlah sekitar 30 orang saat itu.


"Apa ini!!Kenapa lo bertanya begitu pada semua?!".


"Gue mau tau berapa banyak pendukung Lo.Kenapa?Lo takut kalau ternyata pendukung Lo lebih sedikit dari pendukung gue?",ucap Iman sinis.


Cuih!


"Lo terlalu percaya diri Man meski Lo pemimpin kami tapi apa Lo pikir mereka semua suka sama Lo selama ini!".


"Lo pikir gue perduli mereka semua suka atau nggak sama gue karena dilingkungan kita nggak penting kata itu!".


"Lalu apa yang penting?!".

__ADS_1


"Rasa takut.Karena itu yang buat gue bertahan selama ini di dunia kejam ini dan gue yakin Lo juga merasa kan itu sama gue karena itu Lo mau mengakui gue sebagai Bos Lo dan kalian semua juga benar bukan?!".


__ADS_2