Jodohku Babang Preman

Jodohku Babang Preman
70. Pertanyaan Widia.


__ADS_3

"Yun!".


Ayunda menoleh ke asal suara yang memanggilnya.


"Widia...",jawabnya dengan berhenti berjalan bermaksud menunggu Widia yang sedang berjalan kearahnya.


"Lo baik baik aja?", tanya Widia dengan nada cemas menatap kearah Ayunda.


"Iya.Memangnya kenapa?",tanyanya bingung.


"Gue denger apa yang terjadi kemarin diRestoran itu antara Lo sama Manajer Lo juga suami Lo Babang Macho".


Mendengar itu Ayunda langsung menarik nafas keras dan meneruskan langkahnya dengan wajah yang berubah muram membuat Widia menjadi khawatir.


"Yun".


"Gue....",Ayunda tidak meneruskan kalimatnya karena tiba tiba melihat Hafiz berdiri beberapa meter darinya dan Widia yang membuat Ayunda langsung menarik tangan Widia untuk pergi sebelum Hafiz yang sedang menelpon itu melihat kearah mereka.


"Kita keluar lewat pintu lain saja Wid gue males ketemu dia",ucap Ayunda menunjuk Hafiz dengan dagunya.


"Oh... iya...".


Widia yang paham maksud Ayunda langsung mengikuti Ayunda berjalan menjauh dari tempat mereka agar tidak berpapasan dengan Hafiz yang sebenarnya saat itu melihat Ayunda dan sengaja tetap berdiri disitu dengan harapan berpapasan dengan Ayunda lalu disapa oleh perempuan itu tapi ternyata sebelum sampai ditempatnya sekarang dia langsung berputar balik membuat wajah Hafiz ekspresi Hafiz langsung berubah muram seketika.


***


"Dia tadi nggak sempat melihat kita kan Wid?"tanya Ayunda dengan menoleh kebelakang tubuh mereka khawatir Hafiz sempat melihatnya lalu mengejarnya.


"Enggak kayanya Yun.Tapi sebenarnya apa sih yang terjadi kemarin?Apa kemarin parah sampai Lo langsung kabur begitu ngeliat Babang Ganteng?".


Ayunda langsung melotot mendengar istilah Widia untuk Hafiz.

__ADS_1


"Babang Ganteng?!!",tanyanya sewot yang dijawab anggukan oleh Widia.


"Yang ada Babang brengsek!!Awas Lo manggil dia kayak gitu lagi didepan gue nggak bakalan gue ceritain apa yang terjadi kemarin!!",hardik Ayunda dengan sewot.


"Ya..Yun jangan..Lo harus cerita soal itu sama gue dan harus gue yang pertama tau supaya julukan si Ratu Gosip tetap jadi milik gue",ucap Ayunda dengan wajah muram yang dibalas Ayunda dengan menoyor kepala gadis itu antara kesal juga lega mendengar kelakar Widia barusan.


"Dasar teman nggak ada akhlak Lo, musibah gue lo jadiin ajang naikin pamor nggak penting Lo ", gerutu Ayunda tidak serius.


"Meski Ratu gosip,gue juga nggak bakal merusak nama baik Lo sebagai teman baik gue, yang ada gue bisa membuat semua orang simpati sama Lo jadi kalau Lo cerita ke gue,gue bisa jamin hidup Lo tetap akan baik baik aja bahkan bertambah baik Yun".


Mendengar semua celoteh Widia Ayunda menghela nafas keras lagi sebelum akhirnya memutuskan untuk mulai menceritakan apa yang sudah terjadi kemarin padanya.


"Parah Wid bahkan gue sampai rasanya mau berhenti kerja aja supaya nggak perlu ketemu dia lagi seterusnya".


"Separah itu?!Cerita sama gue apa yang terjadi?!",ucap Widia semakin penasaran.


"Sambil jalan kearah rumah gue ya.Soalnya hari ini gue harus langsung balik takut Bang Iman udah balik duluan dan ada diRumah nunggu gue".


" Iya...Bang iman marah sama gue dan sampai sekarang belum mau menghubungi gue Wid".


"Kok sampai seperti itu bukannya biasanya Babang Macho selalu lembut ya Yun sama lo",ucap Widia heran.


" Gue rasa gara gara Masalah direstoran kemarin?".


"Separah apa sih sebenarnya kejadian kemarin? Ceritain sama gue semuanya Yun siapa tau aja gue bisa nolongin Lo.Gue kan sahabat Lo".


"Makasih Wid".


Lalu sambil berjalan menuju rumah yang ditempatinya Ayunda mulai menceritakan apa yang sudah terjadi kemarin antara dirinya dengan Hafiz juga Iman termasuk niat gila Hafiz yang ingin menjadikannya sebagai istri kedua pria itu tanpa meminta persetujuannya lebih dulu dengan langsung mengajaknya bertemu keluarga pria itu dengan tipuan supaya dia tidak bisa menolaknya kemarin.


Lalu kedatangan tiba tiba Iman keRestoran itu untuk menyelamatkannya dari Hafiz dan keluarganya.

__ADS_1


Juga tentang pertengkarannya dengan Iman setelah mereka keluar dari Restoran karena salah paham lalu dia disuruh pulang sendiri kerumah lebih dulu oleh Iman dan tentang Iman yang tidak pulang kerumah, tapi Ayunda sengaja menyembunyikan status hubungan antara Hafiz dan Iman yang sebenarnya pada Widia karena dia merasa hal itu tidak perlu diketahui oleh Widia.Dia sendiri sebagai istri pria itu juga belum mendengar penjelasan Iman soal masalah itu yang berniat ditanyakan nya nanti saat bertemu Iman,juga untuk meluruskan masalah masalah lain diantara mereka agar hubungan mereka kembali seperti semula.


Mendengar cerita Ayunda Widia sangat terkejut dan tidak percaya orang sekaya dan setampan Hafiz ternyata punya sikap sangat tak tau diri seperti itu sungguh membuat Widia marah kalau tidak ingat dia adalah manajer Mall tempat mereka bekerja Widia pasti sudah melakukan apa yang pernah dilakukannya pada Wawan dulu karena marah.


"Benar benar pria brengsek!",makinya dengan wajah kesal setelah Ayunda selesai bercerita.


"Gue juga berpikir begitu Wid dan dari itu gue jadi punya pandangan berbeda dengan orang sekelas Hafiz dan keluarganya".


"Gue juga Yun.Gue jadi merasa nggak respek sama dia lagi dan gue mengerti kenapa Lo rasanya pengen berhenti bekerja.Karena Bos Lo benar benar brengsek!"..


"Iya Lo bener tapi kalau gue berhenti,gue kerja apa dong",ucap Ayunda bingung.


"Kan Lo punya suami.Ya dia dong yang nanggung hidup Lo kok Lo malah cemas gitu sih".


"Bukan itu masalahnya Yun tapi Lo taukan Bang Iman cuma kerja dibengkel tambal Ban saja.Kalu gue berhenti sekarang rasanya gue nggak tega buat membebani dia Yun".


Mendengar itu Widia jadi ikut berpikir.


"Lo bener juga Yun,cari kerja disini susah dan kalau cuma ngandelin penghasilan dari gajih Babang Macho gue rasa nggak cukup iya nggak?",celetuk Widia yang dibalas anggukan oleh Ayunda.


"Jadi apa dong rencana Lo selanjutnya supaya bisa terus kerja tapi juga nggak terlibat sama pria brengsek itu".


"Mungkin gue mau minta pindah ketempat kerja yang sebelumnya aja kalau bisa Wid".


"Emang dia bakalan setuju semudah itu Yun?!".


Ayunda menggeleng.


"Tapi sebelum itu gue mau bicara sama Bang Iman soal masalah ini Wid, gimana pun gue udah nikah dan gue nggak mau masalah ini terjadi lagi kedepannya dalam rumah tangga kami Wid".


"Fiuh... gaya Lo mentang mentang udah nikah.Bikin gue iri aja jadi pengen cepet cepet dihalalin juga ama ayang bebeb".

__ADS_1


"Ya udah sono cepetan nyusul, jangan kawin aja terus halalin nya nggak mau",ucap Ayunda yang dibalas tawa oleh Widia yang langsung menoyor jidad sahabatnya itu dengan terus berjalan bersama menuju kontrakan Ayunda.


__ADS_2