Jodohku Sahabatku

Jodohku Sahabatku
Mahasiswa Baru


__ADS_3

"Semalam banyak semut ya kak?" tanya Dira sambil tersenyum.



"Ngga kok, kenapa emang?" Putri pun balik bertanya.



"Itu leher nya kok pada merah gitu." ucap Dira sambil nunjuk leher Putri.



Spontan Putri pun menutupi leher dengan telapak tangan nya.



"Ini bukan kena semut tapi kena marmut yang suka ngisap darah." jawab Putri sambil menatap tajam Byan.



Sedangkan yang di tatap pura-pura ngga paham dengan apa yang di ucapkan istri nya itu.



"Wah seram ya kak, kalau tuh marmut tiap malam ngisap nya." ucap Dira sambil tersenyum.



"Kalau seperti ini terus aku akan tidur sama kamu aja deh kak." ucap Putri sambil melirik ke arah Byan.



Byan yang lagi minum pun langsung tersedak begitu mendengar apa yang sudah di ucapkan istri nya.



"Uhuk," Byan pun tersedak.



"Santai dong kak? makanya kalau minum itu baca do\*a dulu biar ngga tersedak." ucap Dira.



"Udah stop, jangan di bahas lagi, mendingan sekarang kita siap-siap berangkat, lihat tuh udah jam delapan." ucap Byan sambil nunjuk ke jam dinding yang ada di ruang makan.



"Ya sudah ayo kak, kita jalan duluan, nanti kakak di hisap lagi darah nya sama marmut." ucap Dira sambil tertawa.



"Awas kamu ya Yang ngatain aku marmut." bisik Byan.



Putri hanya tersenyum mendengar bisikan dari Byan, Putri ngga takut dengan ancaman dari Byan karena dirinya punya senjata untuk meluluhkan suami nya itu.



Mereka pun akhirnya berangkat ke kampus setelah pamit dengan Ayu.


*


*


"Selamat pagi semua." ucap dosen yang baru masuk bersama seorang pria tampan.


"Pagi pak." jawab mereka dengan serempak.



"Wah bapak bawa yang bening, bikin mata kita segar saja." teriak Yuli.



"Hai cowok. Duduk nya di samping aku ya." teriak Suci.



"Kalian ini pada ganjen semua ya." teriak Putri.



"Ye biarin aja, kalau ada yang bening itu jangan sampai terlewatkan." ucap Yuli.



"Ya lah terserah kalian saja." ucap Putri.



"Stop-stop, kalian jangan ribut, kenalkan ini mahasiswa baru pindahan dari kampus xxxx, silahkan memperkenalkan diri." ucap pak dosen.

__ADS_1



"Hai, salam kenal saya Indra, saya pindahan dari kampus xxxx." ucap Indra sambil tersenyum manis, matanya menatap wajah Putri.



"Cantik sekali cewek itu." gumam bathin Indra.



"Ngapain sih tuh cowok lihatin terus." gumam bathin Putri yang menyadari dirinya sedang di perhatikan oleh Indra.



"Salam kenal juga tampan, sini duduk saja di samping aku, kebetulan aku lagi duduk sendirian." ucap Suci.



"Ya sudah duduk di sana kamu." ucap Dosen.



Indra pun duduk di samping Suci yang sebelah tempat duduk Putri.



"Hai cantik, boleh tahu nama kamu?" tanya Indra pada Putri.



"Putri." jawab Putri singkat dan tanpa meliihat ke arah Indra.



"Bikin penasaran juga nih cewek, aku pastikan kamu bakal jadi pacar aku." gumam bathin Indra sambil tersenyum smirk.



Mereka pun melanjutkan pelajaran nya sampai selesai, tapi Putri di buat tidak nyaman oleh Indra, karena dia di lihatin terus oleh Indra.



Saat nya jam makan siang tiba, Putri mendapatkan chat dari Byan suami nya, kalau Byan ngga bisa menemani karena harus pergi ke kantor papah nya.



"Kak Byan ngga ikut makan siang bareng kita?" tanya Dira.




"Oh ya sudah kita makan berdua saja, kak ngga ada yang nanya gitu rambut kakak digeray ke depan gitu, biasa nya kan kakak geray ke belakang." tanya Dira pelan.



"Ada sih sebagian yang tanya, tapi kakak jawab saja lagi kepingin." jawab Putri.



"Semalam enak ya kak?" tanya Dira sambil tersenyum.



"Kak Dira, please deh jangan bahas itu di sini, nanti ada yang dengar lo." ucap Putri sambil melirik ke kanan dan ke kiri.



"Berarti kalau di rumah nanti bisa dong di bahas." ucap Dira sambil memainkan kedua alis nya.



"Ngga, ini pembahasan orang dewasa." ucap Putri.



"Lah gaya nya, mentang-mentang sudah." ucap Dira terhenti karena ada suara bariton terdengar menyapa mereka.



"Hai cantik, boleh aku gabung bersama kalian?" tanya Indra sambil tersenyum.



"Oh boleh kok." jawab Dira, sedangkan Putri diam saja.



"Ngapain juga nih cowok gabung di sini, meja di sana juga masih kosong." gumam bathin Putri.



"Ndra, kamu kenapa pindah dari kampus xxxx kesini?" tanya Dira.

__ADS_1



"Iya, karena ayah ku pindah tugas dan otomatis rumah nya juga pindah, kalau kesana terlalu jauh, jadi pindah kesini yang dekat dengan rumah." jawab Indra yang tak henti-henti nya melirik ke arah Putri.



"Oh gitu ya, wah kasihan dong kalau kamu pindah pacar kamu di sana di tinggalin." ucap Dira.



"Aku masih jomblo kok, tapi seperti nya sebentar lagi ada yang menggeser status jomblo ku ini." jawab Indra sambil tersenyum manis dengan mata menatap Putri.



"Kenapa dia lihat Putri melulu, apa dia naksir Putri, wah bahaya ini kalau kak Byan tahu." gumam bathin Dira sambil terus memperhatikan Indra.



"Di lihat dari dekat makin cantik aja Putri ini." gumam bathin Indra.



"Siapa tuh orang yang beruntung menggeser status jomblo nya?" tanya Dira dengan sengaja.



"Wanita cantik yang baru aku temui dan sekarang ada di depan mata ku." jawab Indra yang tanpa sadar.



"Putri yang lagi makan bakso kesukaan nya pun tersedak begitu mendengar ucapan dari Indra.



"Uhuk." Putri pun terbatuk sambil menepuk dada nya.



"Minum, kalau makan itu pelan-pelan." ucap Indra sambil memberikan jus yang ada di meja itu.



Putri tanpa sadar mengambil nya lalu menenggak nya sampai habis.



"Makasih." ucap Putri sambil mengusap bibir nya dengan tisu.



"Ngga perlu berterimakasih, jangan kan hanya untuk mengambil kan air minum yang sudah ada di depan mata, ngambil air lautan dari laut ke sini pun aku rela kalau yang nyuruh nya itu kamu." ucap Indra.



"Gombal." ucap Dira.



"Aku ngga gombal, aku akan melakukan apa pun untuk cewek cantik seperti Putri." ucap Indra.



"Kamu jangan macam-macam, Putri itu sudah." ucap Dira yang langsung menghentikan kalimat nya karena Putri memberi nya kode agar Dira ngga bilang apa-apa.



"Sudah apa?" tanya Indra.



"Ngga apa-apa, sudah lah mending kita masuk kelas habis itu kita pulang." ucap Putri lalu berdiri.



"Pulang nya bareng aku ya?" ajak Indra.



"Ngga ah, aku mau pulang bareng kak Nathan." ucap Putri.



"Siapa Nathan? Cowok kamu ya?" tanya Indra.



"Kalau iya kenapa? Maslaah?" ucap Putri sambil tersenyum smirk.



"Baiklah, tapi aku ngga akan berhenti ngejar kamu, sampai kamu kudap\[atkan." ucap Indra.


__ADS_1


"Ngapain di kejar? Aku ngga lari kok, cuma jalan santai doang." ucap Putri sambil tertawa lalu pergi bersama Dira.


__ADS_2