Jodohku Sahabatku

Jodohku Sahabatku
Lele Dumbo


__ADS_3

"Siang mah." ucap Putri lalu mencium telapak tangan Ayu.


"Sudah pulang nak? Dira mana?" tanya Ayu sambil melihat ke arah pintu.


"Masih di luar mah." jawab Putri lalu duduk disamping mertua nya.


"Sama siapa kalian pulang?" tanya Ayu.


"Sama kak Nathan mah." jawab Putri.


"Kenapa ngga di suruh masuk aja sekalian Nathan nya?" tanya Ayu.


"Ya sudah kalau gitu Putri ajak masuk dulu." ucap Putri lalu pergi kembali menuju mobil Nathan.


"Kalian kenapa ngga keluar-keluar dari mobil sih?" gumam Putri sambil terus berjalan menghampiri mobil Nathan.


Putri pun ngintip di kaca mobil, dan betapa kaget nya Putri karena melihat Dira lagi bercumbu dengan Nathan.


"Oh kalian ngga turun dari mobil, ternyata lagi bermesraan, emang kalau udah cinta pasti akan lupa segala nya." gumam bathin Putri.


"Aku gangguin ah."


Putri pun mengetuk kaca mobil sambil memanggil Dira.


"Kak Dira, buruan keluar mamah nanyain tuh." teriak Dira.


Dira pun spontan menjauhkan wajah nya dan melepaskan ciuman nya.


"Putri." gumam Dira sambil merapihkan pakaian nya yang sedikit kusut.


"Maaf ya Dir, aku terbawa suasana." ucap Nathan.


"Ngga apa-apa kak, sudah terjadi juga, ya sudah ayo kita keluar." ajak Putri.


Putri pun langsung membuka pintu mobil nya dengan wajah yang sudah merah.


"Lagi ngapain di dalam? Memang nya ngga ada tempat lain" tanya Putri


"Apa sih kakak ipar ini, kita ngga lagi ngapa-ngapa in kok." jawab Dira sambil menghindar tatapan dari Putri.


"Sudah lah, kakak sudah melihat nya tadi, ayo sekarang masuk, mamah sudah nunggu dari tadi." ucap Putri.


"What! Jadi tadi kakak ipar?" tanya Dira sambil menatap Putri.

__ADS_1


"Iya, ya sudah lah ayo, kak Nathan ayo masuk." ucap Putri.


Mereka pun akhir nya masuk ke dalam rumah, Dira sungguh merasa malu dirinya ketahuan lagi bercumbu dengan Nathan di dalam mobil oleh Putri.


*


*


Malam hari Putri sudah merebahkan tubuh nya di samping Byan.


"Capek ya sayang nya aku?" tanya Putri sambil menatap wajah lelah nya Byan.


Putri sudah memutuskan untuk selalu menyenangkan suami nya, walau hanya dengan sebuah panggilan.


"Tadi sih capek, tapi setelah melihat wajah kamu yang cantik dan sudah berpakaian seperti ini, terus manggil aku yang mesra capek aku jadi hilang seketika." jawab Byan sambil tersenyum.


"Modus mu kak." ucap Putri.


"Kenapa jadi kakak lagi?" tanya Byan.


"Ya kan belum terbiasa sayang." jawab Putri dengan wajah yang ngegemesin.


"Makanya biasakan." ucap Byan.


"Ternyata kamu melakukan apa yang aku inginkan." ucap Byan.


"Ya kan kakak ini sebagai imam nya aku, jadi aku akan menuruti semua kemauan kakak, selama kakak tidak menyuruh aku yang ngga-ngga." ucap Putri, Byan pun tersenyum sambil mengelus pipi lembut Putri.


"Gimana di kampus tadi? Caca in the gang gangguin kamu ngga? Pas ngga ada aku di samping kamu?" tanya Byan.


"Ngga kok Yang, tapi ada mahasiswa baru yang buat aku ngga nyaman." jawab Putri.


"Siapa? Cowok?" tanya Byan.


"Iya, dan tadi aja maksa aku untuk pulang bareng dengan nya, untung ada kak Nathan, udah aja aku bilang kalau kak Nathan itu pacar aku." jawab Putri.


"Lo, kok kamu ngaku pacar nya Nathan? Kenapa ngga bilang kalau kamu sudah punya suami?" tanya Byan.


"Cowok seperti dia itu ngga bakalan mudah percaya sayang, apalagi kamu ngga ada di situ, tadi aja pas aku bilang kalau kak Nathan adalah pacar aku, dia tetap ngeyel dan maksa aku." jawab Putri.


"Ya sudah besok aku nganterin kamu sekalian ada urusan sebentar sama dosen." ucap Byan dengan wajah kesal nya.


"Kamu mau ke kantor lagi yang?" tanya Putri.

__ADS_1


"Iya, awas kamu jangan main mata dengan anak baru itu." ucap Byan.


"Ketus amat jawab nya, kalau mau marah sama dia aja jangan sama aku, aku kan ngga salah." ucap Putri.


"Ngga, ngga marah cuma kesel aja, kenapa sih ada orang yang naksir kamu?" tanya Byan.


"Ya wajar saja lah sayang, kita nikah kan belum pada banyak yang tahu." jawab Putri.


"Kalau begitu kita secepat nya mengadakan pesta pernikahan gimana?" tanya Byan.


"Kan nunggu kamu di wisuda dulu sayang? Sabar saja dulu, kan bulan depan udah wisuda." jawab Putri.


"Ya sudah kalau gitu sekarang kita ulangi yang semalam lagi ya." bisik Byan sambil memeluk erat Putri.


"Yang semalam aja masih terasa udah minta di ulang." ucap Putri.


"Ayolah Yang, coba kamu rasakan ini." ucap Byan sambil membimbing tangan Putri ke lele dumbo nya.


"Sayang? Kok keras sekali? Ngga ah, aku takut nanti berdarah lagi seperti semalam." ucap Putri.


"Ngga bakalan sayang, semalam kan itu pertama kamu melakukan nya, buktinya yang ke dua sama yang di kamar mandi tadi pagi ngga kan? Ayo lah sayang aku sudah ngga kuat lagi ini." ucap Byan sambil terus mencium leher Putri.


"Sayang please, jangan di sini, bekas yang semalam saja masih ada." ucap Putri sambil menjauhkan kepala Byan dari leher nya.


"Kalau begitu aku pindah daerah sini aja ya." ucap Byan sambil menyentuh dua bukit kembar milik Putri.


"Kamu kan lagi capek Yang, masa mau mengulang lagi yang semalam?" tanya Ayu sambil menatap wajah tampan suami nya.


"Kan aku sudah bilang tadi, capek ku hilang setelah melihat kamu yang seperti ini, capek hilang semangat datang." jawab Byan sambil membuka lingeria yang di pakai Putri.


"Kalau aku hamil gimana?" pertanyaan Putri sungguh membuat Byan ingin tertawa kencang.


"Kenapa mesti bingung? kan ada aku ayah nya? Kamu ini ada-ada saja sih Yang." ucap Byan.


"Maksud aku, kan aku masih ingin kuliah sayang?" tanya Putri.


"Itu urusan nanti, yang terpenting sekarang kamu melaksanakan tugas kamu sebagai istri." ucap Byan yang sudah berhasil membuat tubuh Putri tanpa sehelai benang pun.


Akhir nya Putri pun pasrah dengan keinginan suami nya, sebenar nya sih Putri juga ingin kembali mengulang yang semalam, tapi dia masih malu untuk meminta nya duluan.


Byan langsung melahap dua bukit kembar milik Putri yang kini menjadi kesukaan nya dan meninggalkan beberapa jejak berwarna merah di atas nya.


Putri hanya menikmati dengan apa yang Byan lakukan kepada dirinya, hingga membuat tubuh Putri seketika di buat melayang oleh lele dumbo milik Byan.

__ADS_1


Lele dumbo Byan seperti orang yang lagi dance, dengan lincah nya terus bergerak hingga membuat mereka berdua melayang-layang dan mengeluarkan keringat di tubuh nya sampai mereka lelah dan terkapar.


__ADS_2