
Pengacara menghubungi Sastra bahwa polisi ingin bertemu langsung dengannya karena ada hal yang ingin ditanyakan tentang Bunga. Sastra menyetujuinya dan mereka janji bertemu di ruang tunggu khusus di dekat lobi, ia memilih bertemu masih dalam ruang lingkup rumah sakit karena tidak ingin meninggalkan Bunga terlalu lama.
"Bunga, aku ada perlu sebentar, kamu tidak apa-apa kan kutinggal sendiri?"
"Memangnya ada perlu apa?" Bunga sedikit merajuk.
"Hanya bertemu teman, ada masalah pekerjaan yang harus kubicarakan."
"Dimana?" Bunga mulai merengek.
"Di lobi rumah sakit, aku janji tidak akan lama." Sastra mengelus kepala Bunga.
"Janji?" Bunga mengangkat kelingkingnya.
"Aku janji." Sastra menautkan jari kelingkingnya dengan Bunga. Dia mengecup puncak kepala Bunga dan berlalu keluar dari ruangan itu.
*****
Nadine datang ke dalam ruangan dan melihat Bunga sedang sendirian menonton televisi.
__ADS_1
"Bagaimana kabarmu Lia? mana Sastra?" tanya Nadine lalu duduk di tepian tempat tidur.
"Dia sedang bertemu temannya. Kabarku sudah lebih baik, sepertinya aku sudah sembuh. Kapan aku boleh pulang?"
"Kalau sudah waktunya kamu akan diizinkan pulang, tapi belum untuk saat ini," jawab Nadine dengan senyum manisnya, "Begini Lia, aku ingin berbicara sesuatu, bolehkah?"
"Tentang apa Dok?" Bunga penasaran.
"Tentang Sastra, waktu itu aku pernah mengatakannya padamu bahwa ada hal tentangnya yang ingin kubicarakan denganmu secara pribadi."
Bunga mengangguk, ia juga ingin tahu sebenarnya apa yang ingin disampaikan Nadine.
Tiga bulan pertama Bunga pergi, Sastra seperti orang gila dan mencari Bunga kesana kemari tanpa mengenal waktu. Di saat rindunya tak tertahankan lagi, Sastra akan menghabiskan waktunya menyendiri di apartemen yang dulu ditempati Bunga, dia memilih alkohol untuk menemaninya, menenggaknya hingga mabuk dan berharap bisa mengobati kesepian dan penyesalan di hatinya.
Bahkan barang-barang milik Bunga yang ditinggalkannya masih tertata dengan rapi, dari mulai baju sepatu dan yang lainnya. Bahkan semua peralatan membuat kue favorit Bunga masih setia berada di tempatnya, Sastra akan menyuruh para pelayan membersihkannya secara berkala agar semuanya tetap terawat, karena dengan menyimpan semua benda itu Sastra merasa bahwa Bunga berada didekatnya.
Beruntung Papanya selalu mensupportnya dan meyakinkannya bahwa setelah semua usahanya dia pasti bisa menemukan kekasih hatinya lagi, sehingga Sastra kembali bersemangat dan memilih untuk menenggelamkan dirinya dengan setumpuk pekerjaan.
*****
__ADS_1
Sepeninggal Nadine Bunga termenung, ia terkejut dengan kenyataan bahwa lelaki itu terluka hati dimasa mudanya dan tidak setangguh kelihatannya. Dan ia juga baru tahu ternyata Sastra juga sama menderitanya ketika mereka terpisah dua tahun ini.
Dadanya mulai terasa sesak, matanya berkaca-kaca, lalu tak sengaja ia melirik ke meja yang ada disampingnya. Kunci mobil Sastra dan dompetnya tergeletak di sana, Bunga memperhatikan sepertinya ada sesuatu yang sedikit menyembul keluar dari dompet itu.
Diambilnya dompet itu lalu dibukanya dan diambilnya benda yang terselip itu, saat diperhatikan ternyata itu foto USG bayinya dua tahun yang lalu. Tangannya mulai gemetar, air matanya berjatuhan, ternyata selama ini Sastra selalu membawanya kemanapun.
Bunga kembali teringat bayinya? Apakah Sastra juga sama seperti dirinya yang selalu merindukan buah hatinya? Ia berderai air mata dan terisak, hatinya berkecamuk dengan rasa yang tidak bisa diartikan.
Sebenarnya hal yang paling membuatnya depresi adalah karena waktu itu dirinya memilih menjadi pecundang dan lari dari kenyataan, mungkin jika dulu ia tidak mencoba bunuh diri maka bayinya akan tetap ada bersamanya sekarang.
*****
Author note
Author ucapkan terimakasih yang sebanyak- banyaknya pada semua readersku tersayang yang telah mendukung cerita ini hingga sekarang, Author terharu banget dengan apresiasi kalian semua, tanpa kalian aku bukan apa-apa 😭😭😭🙏🙏🙏
Tetap setia ikuti cerita ini ya my beloved readers, ditunggu juga like, vote, bintang dan komennya. love you all 💕💕💕
Jangan lupa baca juga ceritaku yang berjudul 'Forgive Me' Tinggal kalian klik profilku 😘, happy reading
__ADS_1