Karma Is A Bich

Karma Is A Bich
Kepergian Bella.


__ADS_3

Hari ketika Kevin kembali ke negaranya bersama dengan Bella dan bayi kecilnya Mulan, selama perjalanan pria itu tetap bungkam bahkan hingga mereka tiba di bandara dan sampai ke kediamannya.


" Kau baik-baik saja Kev?" Bella yang sedari tadi melihat tingkah sang suami akhirnya memberanikan dirinya untuk bertanya.


" Hmmm..." Kevin menyandarkan tubuhnya di sandaran tempat tidurnya sambil tetap fokus menatap layar ponselnya.


" Dia sudah menjadi milik orang lain Kev " Menyadari sang suami yang tengah melihat foto mantan istrinya melalui akun medsos nya.


Kevin menghela nafasnya kasar, lalu mematikan layar ponselnya dan merebahkan tubuhnya bersiap untuk tidur. Dia malas meladeni omongan Bella saat ini, hatinya masih terasa sakit akibat melihat adegan yang tadi dilihatnya sebelum mereka terbang kembali ke negaranya.


" Kev...Aku sedang berbicara kepadamu!"


" Aku lelah Bella, aku sedang tidak ingin membahas apapun saat ini " Kevin memunggungi istrinya.


" Oke Kev, sepertinya memang sudah tidak ada lagi yang bisa kita bicarakan " Bella menghela nafasnya, wanita ini berusaha untuk tetap tenang meski saat ini air matanya sudah tidak bisa dibendung lagi.


" Kau menang Kev, aku akan mengabulkan keinginan mu selama ini " Bella beranjak dari duduknya.


" Besok aku akan mengajukan gugatan cerai " Lanjutnya, lalu meninggalkan Kevin dikamar tidur mereka. Bella memutuskan untuk tidur dengan gadis kecilnya Mulan malam ini, dia sudah tidak tahan lagi dengan perlakuan Kevin terhadap dirinya.


Bella menyadari perilaku buruknya dulu bersama Kevin adalah salah, selama ini dia hanya ingin membayarnya dengan merubah perilakunya menjadi lebih baik demi masa depan Mulan gadis kecil nya.


Sayangnya dari semenjak mereka menikah, justru perilaku Kevin yang asalnya begitu hangat dan memperlakukan Bella dengan sangat baik malah berubah total. Bahkan ketika Bella memberitahu Kevin tentang kehamilan dirinya, pria itu seakan tidak perduli. Parahnya lagi pria itu hanya menyentuh tubuh istrinya saat dirinya sedang dalam pengaruh alkohol.


" Maafkan mami sayang... Mami sudah berusaha..." Isak Bella disamping Mulan yang sudah tertidur lelap.


Sementara didalam kamar utama.


" Maafkan aku Bella...Aku berjanji akan tetap memenuhi kewajiban ku sebagai seorang ayah"


" Aku harus memenuhi janjiku untuk menceraikan mu agar Jenna bisa kembali..."


Kevin berbicara dengan dirinya sendiri, dia sadar bahwa selama ini dirinya tidak bisa bahagia hidup dengan Bella. Penyesalan mendalamnya kepada Jenna begitu sangat besar, dia ingin membayar semua itu dengan menjadikannya kembali sebagai istri dan membuktikan kepada wanita itu bahwa dirinya akan mencintai Jenna seperti saat sebelum Bella hadir didalam kehidupannya.


Pagi hari Kevin sudah bersiap-siap untuk berangkat ke bandara karena dirinya harus memenuhi kewajiban tugas kantornya di luar negeri.


" Bella kemana bik?" Tanya Kevin kepada pembantunya, pria itu tidak menemukan keberadaan istri dan anaknya dimeja makan ataupun dikamarnya. Biasanya pagi-pagi dia akan membangunkan Kevin dengan menaruh Mulan disampingnya.


" Maaf tuan, nyonya Bella dan nona Mulan sudah pergi satu jam yang lalu " Jawab wanita itu ragu.

__ADS_1


" Pergi?" Kevin menautkan kedua alisnya


" Pergi kemana mereka?" Lanjutnya.


" Nyonya tidak bilang apa-apa saat pergi tuan, tetapi nyonya Bella membawa semua pakaiannya dan nona Mulan " Wanita itu tertunduk.


Kevin menghela nafasnya kasar, selera makannya hilang seketika. Ingin rasanya dia mencari keberadaan istrinya itu, tetapi dia tidak mungkin melakukannya saat ini. Pesawat yang akan membawanya ke luar negeri akan lepas landas tepat pada pukul 10 pagi, dan saat itu waktu telah menunjukkan pukul 8 pagi.


Kevin meraih ponselnya dari saku jasnya, lalu menghubungi Bella. Tetapi rupanya ponsel wanita itu sedang dalam keadaan tidak aktif.


" Saya harus berangkat sekarang bik, kabari saya jika nyonya sudah kembali " Ujarnya, lalu beranjak dari duduknya dan berjalan menuju halaman depan dimana sang sopir sudah menunggunya.


Ini bukan kali pertama Bella kabur dari rumah, hampir setiap mereka bertengkar wanita itu akan pergi dan membawa anaknya. Tetapi biasanya hanya dalam tiga hari Bella akan kembali pulang.


.


.


" Bella? Apa yang kamu lakukan disini?" Seorang pria membukakan pintu apartemennya setelah dirinya beberapa kali mendengar bel pintu berbunyi.


" Sorry Adam, aku butuh tempat tinggal sementara...Apa apartemen yang kamu tawarkan waktu itu masih kosong ?"


Adam membantu Bella membawakan tiga koper besar yang dibawanya, pria itu menggelengkan kepalanya saat dia melihat Bella juga tengah menggendong anaknya.


" Apa kamu membawa semua koper besar ini sendiri?"


" Tidak, tadi sopir taksi yang membantuku "


" Apa keputusanmu sudah bulat Bell ?"


Adam adalah teman Bella ketika dirinya masih bekerja dulu, pria ini sudah seringkali membantu Bella. Adam ada disaat Bella merayakan pernikahan dengan Kevin, Pria ini pun ada ketika Bella melahirkan Mulan, karena saat itu Kevin masih berada diluar negeri. Bisa dibilang Adam tahu benar seluk beluk kehidupan Bella selama ini.


" Iya Dam...Aku sudah cukup berusaha selama ini " Jawabnya singkat.


Ya, atas nasihat Adam pula lah Bella merubah perilakunya. Adam pernah berkata kepada Bella bahwa kita semua pasti pernah melakukan sebuah kesalahan besar didalam hidup kita, tetapi kita punya hak untuk menjadi lebih baik dan menebus kesalahan kita dengan itu.


" Baiklah jika keputusanmu begitu Bell, aku harap ini yang terbaik untuk kalian " Adam membukakan kunci pintu apartemen yang dimaksudkan oleh Bella, letaknya hanya berbeda satu lantai saja dari apartemen milik Adam.


" Tinggallah selama kamu perlukan, kamu tidak usah sungkan " Adam membantu Bella untuk menaruh koper-koper besar itu dikamar wanita itu, lalu pamit untuk memberikan kesempatan kepada Bella dan Mulan untuk beristirahat.

__ADS_1


" Terimakasih Adam, terimakasih atas semuanya "


" Jangan sungkan " Adam melemparkan senyumannya kepada Bella.


" Semoga papi mu tidak pernah menemukan kita disini sayang, mami ingin memulai kehidupan mami disini denganmu " Bella mencium kening bocah kecil yang masih tetap terlelap dalam tidurnya.


Tak berselang lama Adam kembali untuk mengantarkan banyak sekali makanan untuk Bella dan Mulan.


" Ini banyak sekali Adam...Kau tidak perlu melakukannya "


" Santai saja Bell, kau pasti masih lelah kan? " Kekeh Adam.


" Apa kamu memutuskan untuk bekerja kembali?" Adam bertanya sambil menuangkan beberapa jenis makanan kedalam mangkuk.


" Sepertinya aku akan memulai sebuah bisnis, aku gak mau mengambil resiko untuk bekerja dan meninggalkan anak gadisku apalagi sampai Kevin menemukan kami " Bella mulai menyantap makanannya.


Tiba-tiba Bella terinspirasi oleh Jenna, sahabatnya itu sangat sulit untuk Kevin temukan keberadaan nya dan salah satu penyebabnya adalah karena dia tidak bekerja, justru malah memulai sebuah bisnis dikota kecil bernama Sanremo.


" Itu ide yang bagus Bell "


" Sudah tau mau bisnis apa?" Lanjutnya.


" Pakaian anak-anak Dam, aku selalu suka mendandani Mulan dan aku sangat tertarik dengan fashion anak-anak " Jawabnya antusias.


" Sepertinya aku akan mengenalkan mu kepada seseorang Bell, dia salah seorang teman dekatku dan dia kebetulan adalah seorang designer baju anak "


.


.


.


To be continued πŸ˜‰


Hai kakak-kakak terimakasih udah meninggalkan jejak kalian disini yah 😘


Happy reading πŸ€—


Mohon maaf othor baru up malam-malam, othor masih ada urusan keluarga hingga besok. Tapi othor janji akan menyempatkan diri untuk selalu update cerita ini.

__ADS_1


__ADS_2