
Setelah melalui perdebatan yang sedikit alot dihadapan sang kepala sekolah, Aiden pun terpaksa harus menerima keputusan pak Hamilton yang memutuskan untuk memberikan hukuman kepada semua anak-anak yang terlibat dalam perkelahian tersebut.
Sesuai dengan peraturan sekolah yang menyatakan apabila ada anak-anak yang terlibat dalam satu perkelahian maka baik korban maupun pelaku akan mendapatkan hukuman yang sama yakni skorsing selama 4 hari dan harus menyelesaikan sebuah essay, dengan cara itu diharapkan anak-anak yang terlibat dalam masalah ini akan mendapatkan efek jera.
“Dad...Aku hanya membela diriku, apakah itu salah?” Noah menatap sang ayah dengan mata yang berkaca-kaca.
“Kamu tidak salah sayang, hanya saja berkelahi itu memang tidak dibenarkan”Jawab Aiden, lalu meraih tubuh mungil anaknya itu dan menggendongnya keluar dari ruangan pak Hamilton.
Sementara Ariel masih menekuk wajahnya, rupanya gadis ini masih begitu kesal terhadap Billy. Apalagi selama di ruangan tadi kedua daddy nya memintanya untuk diam.
“Sepertinya gadis daddy ini masih marah”Goda Philip, aksi cemberut gadis mungil yang ada di pangkuannya ini begitu menggemaskan pikirnya.
“Bagaimana kalau sekarang kita pergi ke…”
“Taman bermain!” Seru Ariel
“Bioskop!” Seru Noah
“Kalian ini pintar sekali yah” Kekeh Aiden, sambil mengacak rambut Noah.
“Dad…Mommy pasti marah kalau tahu kita kena skors..”Ucap Ariel, dia sudah bisa membayangkan omelan kedua mommy nya jika sampai mereka tahu hal ini.
“Iya dad, apalagi kalau mommy liat wajahku” Sambung Noah.
“Itu urusan daddy oke…” Jawab Aiden lalu mencium pipi Putra sulungnya.
Sementara Bella yang sejak tadi mengikuti langkah mereka sambil menuntun anaknya Billy, akhirnya memberanikan diri untuk memanggil Aiden.
“Maaf…Tuan Aiden” Ucap Bella, dia berharap panggilannya itu langsung didengar oleh Aiden.
__ADS_1
Aiden menghentikan langkahnya saat dia mendengar seseorang memanggilnya, begitu pula dengan Philip. Keduanya pun menoleh.
“Tuan Aiden, saya ingin meminta maaf atas kejadian hari ini” Bella menghela nafasnya, tetapi saat dirinya akan meneruskan kata-katanya tiba-tiba Philip memotongnya. Dan perkataan pria yang masih terlihat menyeramkan dimata Bella itu begitu menohok benaknya.
“Maaf nyoya, sebaiknya anda mengajari anak anda untuk bertanggung jawab atas perbuatannya dan ajari anak anda untuk meminta maaf atas kesalahannya, alih-alih anda yang harus meminta maaf atas namanya meski itu adalah anak anda sendiri”
Ini adalah kalimat terpanjang sepanjang sejarah Bella sejak dirinya mengenal pria dingin ini, meski baru hari ini Bella bertemu lagi dengan pria menakutkan ini setelah sekian lama tetapi image dingin dan datar serta irit bicara Philip masih tertanam di ingatannya.
Philip pun melanjutkan kembali langkah kakinya menuju mobil, sementara Aiden hanya tersenyum tipis melihat ibu dan anak yang berdiri mematung ditempatnya.
“Thats nice Philip..” Kekeh Aiden saat dirinya memasuki mobil setelah menaruh Noah di kursi belakang bersama dengan Ariel.
“Mom…Apa mommy mengenal siapa mereka? Sepertinya mereka bukan orang miskin seperti dugaan ku” Ucap Billy dengan polosnya.
Bella tidak menjawab pertanyaan anak bungsunya itu, dia masih merenungi perkataan yang baru saja dilontarkan oleh Philip. Kata-kata pria itu memang benar adanya, selama ini dia terlalu memanjakan anak-anaknya sementara Kevin sang suami terlalu keras mendidik mereka hingga mereka tumbuh menjadi anak-anak yang nakal.
Dan saat wanita itu melihat perlakuan kedua ayah itu terhadap anak-anaknya, dia baru menyadari kekeliruan yang telah dia perbuat selama ini. Apalagi sekarang Mulan anak sulungnya semakin sulit untuk diatur.
“Apa yang terjadi dengan wajah anak-anak kita dad?” Rubby menyipitkan matanya saat melihat kedua anaknya yang bersembunyi di celuk leher para daddy.
“Sayang…Sebaiknya mereka mandi dulu, baru kita bicara oke?” Ucap Aiden, sambil memanggil para pengasuh agar mengambil anak-anak mereka dari gendongannya dan gendongan Philip.
Aiden dan Philip pun menjelaskan duduk perkara yang terjadi setelah mereka membersihkan diri mereka di kamar nya masing-masing dengan sangat hati-hati. Mereka tidak mau menimbulkan konflik baru di diri para istri, apalagi setelah kedua wanita itu mengetahui siapa ibu dari anak yang telah berkelahi dengan Noah dan Ariel.
“Apa yang dilakukan mereka di kota ini dad?” Tanya Rubby, pasalnya yang dia tahu terakhir kali dia mendengar kabar tentang mereka adalah pada saat sang suami mengirim mereka ke negara yang lain dan jauh dari negara yang mereka tempati saat ini.
“Entahlah baby…Terakhir kali aku mendengar kabar tentang Kevin, dia mengundurkan diri dari anak perusahaan kami tak lama setelah aku mengirimnya jauh saat itu” Philip menghela nafasnya berat sambil mengelus rambut Rubby yang bersandar di dada bidangnya, dia berharap setelah ini tidak akan ada peristiwa yang akan membuat kepalanya pusing seperti waktu dulu.
Sementara dikamar Jenna
__ADS_1
“Itu artinya mereka tinggal di kota ini sekarang?!”
Berbeda dengan Rubby yang sedikit kalem, Jenna menanggapi masalah ini dengan cukup serius. Dia bahkan masih belum percaya dengan perkataan sang suami yang mengatakan bahwa ibu dari anak yang berkelahi dengan Noah adalah Bella.
“Pelan kan suaramu sayang, nanti anak-anak akan mendengarnya” Pinta Aiden, lalu memeluk kembali tubuh istri kesayangannya itu.
“Maafkan aku sayang…Aku hanya…”Jenna tidak bisa melanjutkan kata-katanya, saat ini pikiran buruk kembali menghantuinya.
“Tenangkan dirimu Jenna sayang, apa kamu lupa? Kamu adalah Jenna istriku…Tidak ada seorangpun yang boleh mengusik mu” Ucap Aiden, lalu mencium puncak kepala Jenna nya.
“Karena aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi” Lanjutnya.
“Mommy…” Tiba-tiba saja Noah muncul dari balik pintu kamar, bocah itu menghampiri mommy dan daddy nya dengan menundukkan wajahnya.
“Sayang…Kamu kenapa? Kenapa kamu menunduk seperti itu?”Jenna melepaskan pelukan Aiden, lalu menghampiri anak sulungnya itu. Dia berjongkok di depan Noah, lantas mengangkat wajah imut itu dengan tangannya.
“Katakan pada mommy, apa yang mengganggumu…” Pinta Jenna, sambil menatap wajah sang anak dengan senyuman manis yang mengembang diwajahnya.
“I’m sorry mommy, Noah nakal hari ini…”
.
.
.
To be continue
Hai kakak-kakak terimakasih telah meninggalkan jejak kalian disini…
__ADS_1
Happy Reading