
" Apa kita sudah sampai dad?" Tanya Rubby, dia merasakan sesuatu dalam mimpinya yang membuatnya terbangun saat ini.
Gadis itu perlahan mengedarkan pandangannya, tetapi rasa itu tidak juga hilang. Ini bukan mimpi pikirnya.
" Iya baby...Kita sudah sampai " Jawab Philip, lalu kembali pada aktivitas nya.
" Dad...Dimana bajuku?" Tanyanya lalu menggigit bibir bawahnya, menahan sesuatu yang belum pernah dia rasakan seumur hidupnya.
" Aku membuangnya " Jawab Philip, lalu kembali membenamkan wajahnya.
" Dad...!!!" Pekik Rubby saat dirinya merasa sesuatu akan pecah dibagian bawah tubuhnya, sambil meremas rambut pria yang sudah menjadi suaminya itu.
Philip pun mengakhiri sesi pemanasan nya, dia ingin Rubby merasakan pelepasan pertamanya terlebih dulu. Philip ingin tahu reaksi gadis itu, setelah mengalami pelepasan dengan cara yang berbeda.
" Bagaimana rasanya baby?" Tanya Philip, sambil menatap lekat manik mata indah milik gadisnya.
" Berbeda dari waktu di ruko dad " Jawabnya polos.
Philip terkekeh mendengar jawaban Rubby, sudah bisa dia duga jika gadis itu akan merasakan sensasi yang berbeda pikirnya.
" Ayo kita mandi, basah kan disana?" Ajak Philip yang dijawab dengan anggukan kepala Rubby.
Pada saat gadis itu akan menurunkan kakinya dari ranjang, dengan gerakan yang sangat cepat Philip mengangkat tubuh Rubby dan menggendong nya. Tubuh gadis itu sudah tidak tertutupi sehelai benang pun, sementara dirinya masih menggunakan celana boxernya.
" Kamu suka?" Tanya Philip
" Aku suka dad, tapi aku malu " Jawabnya tersipu.
" Masih malu? Bukannya sudah pernah?" Goda Philip.
" Itu beda dad, di mansion kan gak melakukan hal yang tadi.." Jawabnya malu-malu.
Ini kali ketiga Rubby bertelanjang dihadapan Philip, yang pertama ketika dia demam dulu, yang kedua ketika Philip memandikannya di mansion dan yang ketika hari ini.
__ADS_1
Sampai di kolam renang, Philip mendudukkan Rubby diatas kursi berjemur. Dia melakukan sesi pamanasan keduanya disana dan kali ini aksinya semakin panas.
Sengaja dia melakukan hal ini untuk membiasakan Rubby dan membuatnya nyaman dengan situasi seperti ini, bagaimana pun ini pengalaman pertama untuk istri kecilnya itu dan Philip tidak mau membuatnya sakit saat ular combra miliknya nanti memporak-prandakan pertahanan milik gadis itu.
" Dad...." Ucap Rubby manja.
" Yes baby?" Jawab Philip ditengah kesibukan nya menyesap dua ujung bukit kembar milik gadisnya.
" Kenapa rasanya seperti ini?" Tanyanya sedikit mendesis.
" Kamu suka?" Tak lupa Philip meninggalkan tanda kepemilikan nya disana.
" Yeah dad..." Jawab Rubby, kembali gadis itu mendesis.
Sebuah pekikan kecil lolos dari bibir gadis itu ketika tangan Philip mulai bermain diareal sensitif nya, Philip pun membungkam mulut nya dengan bibirnya sebelum dia kembali beraksi dibawah sana.
Rubby tiba-tiba ingat dengan film dewasa yang pernah dia tonton bersama dengan Philip dulu ketika pria itu menculiknya saat ikut bersama dengan Aiden dan Jenna untuk berbulan madu, dimana sang wanita melakukan hal yang sama dengan apa yang dilakukan oleh Philip terhadap dirinya.
" Aahh...Daddy...." Pekik Rubby saat pria itu kembali bermain dibawah sana, semetara satu tangannya memainkan areola miliknya hingga sesuatu dibawah sana pecah untuk kedua kalinya.
Ini diluar ekspektasinya! Darimana gadis ini mengetahui nya pikir Philip.
" Baby..." Desis Philip sambil memegangi rambutnya.
Niatnya Philip akan membobol pertahanan Rubby diatas ranjang, tetapi dengan situasi yang ada sekarang dia memutuskan untuk melakukan nya disana. Dia mengangkat tubuh Rubby dan membaringkannya di kursi panjang tadi dan memulai ritualnya.
Perlahan Philip meraih wajah Rubby agar gadis itu menghentikan aktivitas yang akan dia sukai nantinya, dia lalu menuntunnya untuk duduk kursi panjang itu. Perlahan dia membuka kedua kakinya dan mengarahkan sang ular cobra kesarangnya.
" Tahan oke baby..." Pinta Philip, perlahan mendorong tubuhnya hingga dia terdengar pekikkan keras Rubby bersamaan dengan hancur nya dinding pertahanan gadis itu.
" Daddy....Sakit...." Ucapnya. Philip pun menghentikan gerakkannya sejenak agar dibawah sana terbiasa dengan kehadiran sang raja ular.
" Nanti hilang sakitnya sayang..." Ucap Philip, lalu perlahan mulai menarik ulur si king cobra di sarang nya.
__ADS_1
Benar saja tidak berselang lama gadis itu kembali melontarkan desisan dan lenguhan sambil memanggil nama Philip dan memintanya untuk bergerak semakin cepat, hingga pekikkan keduanya lolos dari mulut mereka masing-masing.
Ajaibnya ketika Philip akan menarik sang ular untuk keluar dari sarangnya, sang pemilik sarang berteriak dan memintanya untuk mengulang ritual tarik ulur tadi.
" No daddy! Lakukan lagi...!" Pintanya, sambil menahan bokong lelaki itu dengan kedua kakinya.
" As you wish baby..." Ucap Philip. Lalu kembali menarik ulur si ular cobra yang kegirangan karena dilarang meninggalkan sarangnya.
Siapa coba yang menolak jika diminta terus seperti itu ya kan??
Sesi pergulatan kedua diakhiri dengan ritual berendam bersama di dalam bak air hangat mewah itu sambil menatap rembulan malam dan taburan bintang diatas langit, Philip melingkarkan tangannya diperut gadis itu sambil sesekali mencium tengkuknya yang indah.
" Kamu bahagia sayang..." Tanya Philip, sambil mengibaskan air ke punggung Rubby.
" Iya dad, aku sangat bahagia..." Jawabnya.
" Bagaimana jika kita melakukannya lagi sebelum tidur...Kamu mau?" Tanya Philip, lalu memutar dan mengangkat tubuh mungil Rubby dan menggendong nya keluar dari sana menuju kamar tidur.
" Daddy tidak cape? " Tanya nya sambil mengerutkan keningnya.
" Untuk ini tidak akan ada kata cape baby...Aku bersedia melakukan nya sesering mungkin..." Kekeh Philip.
Dan merekapun kembali melakukan ritual tarik ulur si raja ular disarangnya.
.
.
.
To be continue
Pertama-tama maafkan othor siang ini bikin tambah hareudang...
__ADS_1
Happy reading ππ€ππ€π