Karma Is A Bich

Karma Is A Bich
Undangan


__ADS_3

"Sayang, Bella mengundang kita untuk menghadiri acara makan siang bersama dirumahnya.." Ucap Jenna saat wanita itu tengah membantu sang suami mengenakan setelan jas nya.


"Kapan?" Aiden tersenyum, dalam hatinya dia tengah menduga-duga apa maksud dari undangan teman dekat sang istri tercintanya.


"Hari Minggu ini, Bella bilang dia ingin berterima kasih karena telah mengajak Billy berlibur waktu itu" Jawab Jenna.


Wanita cantik kesayangan Aiden ini terlihat agak sungkan ketika mengutarakan maksudnya pagi ini, dia tidak mau jika sang suami sampai berpikiran buruk bahkan cemburu kepadanya.


"Bilang sama temanmu itu kita akan datang, dan bilang juga kepada nya bahwa kakak ku Philip akan datang bersama dengan istri kecilnya juga anaknya agar dia menyiapkan ekstra makanan untuk mereka" Kekeh Aiden, dirinya juga tidak mau mengecewakan Jenna jika dirinya menolak undangan temannya itu, apalagi jika sang istri berpikiran buruk tentang nya.


Aiden memberi tahu Philip apa yang dikatakan oleh Jenna kepadanya pagi ini, sang kakak sempat menolak undangan yang menurutnya sangat aneh itu.


"Mereka pasti sedang merencanakan sesuatu Aiden, aku tidak suka ini" Ucap Philip, diapun memarkirkan mobilnya ditempat khususnya.


"Untuk itulah aku mengajakmu serta kak, bahkan Rubby dan Ariel" Kekeh Aiden, lalu keluar dari mobilnya setelah dia melepaskan sabuk pengaman nya.


" Ini pasti ada hubungannya dengan proposal kerjasama tempo hari" Philip sudah bisa menduga jika Kevin akan menggunakan pertemanan sang istri untuk melancarkan aksinya.


Dia masih hafal dengan kepiawaian laki-laki itu untuk menaklukkan para calon kliennya, bertahun-tahun Kevin menjadi bagian dari Teuscherro Corp cukup untuk Philip mengetahui jurus-jurus jitu mantan pegawai terbaiknya itu.


"Kita penuhi undangan nya saja dulu kak, lagipula kita harus menghargai maksud baik mereka bukan?" Aiden menggelengkan kepalanya, dia sudah bisa menduga jika sang kakak akan mencurigai maksud dibalik undangan Bella ini.


Seperti yang sudah disanggupi oleh Jenna kepada Bella, pada Minggu siang hari itu mereka memenuhi undangan keluarga mantan suaminya tersebut.


Bella menyambut hangat kedatangan mereka dirumahnya, begitu pula dengan Billy dan Mulan. Berbeda dengan Kevin yang masih terlihat canggung apalagi saat melihat ke posesifan Aiden terhadap mantan istrinya itu.


Aiden benar-benar tidak melepaskan perhatian nya dari Jenna, Kevin juga melihat tingkah anak sulung mereka itu yang terlihat begitu mirip dengan sang ayah yang posesif terhadap ibunya dan kedua adiknya.


"Terimakasih kalian mau datang memenuhi undangan makan siang kami" Ucap Bella, lalu mempersilahkan Jenna dan keluarga besarnya menuju halaman belakang rumah dimana dirinya sudah menyiapkan acara barbeque disana.

__ADS_1


Sengaja Bella mengadakan acara nya di sana agar anak-anak mereka bisa tetap bermain sementara mereka menyantap makanan yang tersedia di sana, juga suasana menjadi lebih santai.


Selama acara Kevin membiarkan sang istri untuk mendekati Jenna juga Aiden dan Rubby, dia juga berusaha untuk mengajak bicara Philip. Tetapi pria dingin itu hanya menjawab seperlunya saja dan terlihat sedikit malas melayani Bella, sesekali dia menatap Kevin dan membuat pria itu semakin terlihat canggung.


Sudah bisa Philip duga dipertengahan acara tiba-tiba saja Madeline hadir di sana meramaikan acara, wanita itu datang dan langsung menghampiri Aiden tanpa ragu.


Untungnya Aiden sedang memeluk Jenna, adiknya itu tidak menyadari kehadiran Madeline karena memang posisi mereka lebih dekat dengan anak-anak ketimbang dengan para orang tua.


" Lama tidak berjumpa Aiden" Ucap Madeline yang sedikit membuat Aiden terkejut, tetapi respon dari pria itu lebih mengejutkan dirinya.


"Sayang ... perkenalkan ini Madeline, wanita yang pernah aku ceritakan kepadamu beberapa waktu yang lalu" Ucap Aiden kepada Jenna.


Jenna tersenyum lalu mengulurkan tangannya kepada Madeline.


"Selamat siang nona Madeline, senang akhirnya bisa berjumpa denganmu"


"Si... siang" Jawab Madeline sambil menyambut uluran tangan Jenna.


"Aku permisi nona Madeline, silahkan berbincang dengan suamiku" Ucap Jenna, tetapi Aiden seperti enggan untuk melepaskan pelukannya.


"Aku harus membuat mereka makan Aiden, kalau tidak mereka akan terus bermain" Lanjut Jenna kepada Aiden.


Pria tampan itu pun dengan berat hati melepaskan pelukannya dan membiarkan Jenna nya untuk bergabung dengan anak-anak mereka.


"Kau sangat mencintainya" Madeline menatap wajah Aiden yang tidak juga melepas pandangan nya dari sang istri.


"Ya...Dia adalah dunia ku, aku tak akan membiarkan siapapun membuatnya menangis" Jawab Aiden, lalu menoleh ke arah Madeline.


"Apa kabar Maddy?"

__ADS_1


"Aku baik" Seketika senyuman manis mengembang diwajahnya saat Aiden memanggil nama kecilnya. Ternyata Aiden masih mengingat nama itu pikir Madeline.


"Bagaimana? Apa kakak ku sudah memutuskan bentuk kerjasama dengan kalian?" Aiden terlihat serius menanyakan hal ini kepada Madeline.


"Kenapa kamu harus membahas itu sekarang Aiden?" Madeline membuang pandangan nya, dia merasa malu ternyata Aiden telah mengetahui niatannya


"Bukankah itu maksud dari acara ini?" Kekeh Aiden.


"Aku...." Rasanya berat bagi Madeline untuk mengakui hal tersebut kepada Aiden, terlebih saat itu Philip mendekati mereka.


"Aahh ..Ini dia, panjang umur kamu kak, nona Madeline ingin mengetahui keputusan mu tentang proposal yang diajukan oleh Kevin tiga hari yang lalu" Ucap Aiden, lalu meninggalkan keduanya untuk bergabung bersama dengan Jenna dan anak-anaknya.


Kevin yang memerhatikan interaksi antara Aiden dan Madeline hanya bisa pasrah, terakhir kali dia berbincang dengan bos nya itu Madeline menampar nya karena dirinya menolak perintah wanita itu untuk melayani nya.


Kali ini dia tidak mau melakukan kesalahan yang sama dengan kesalahan yang dulu dia lakukan kepada Jenna, selama ini dia tidak sadar dengan berlian yang ada dihadapannya dan selalu mengharapkan berlian milik orang lain.


Kevin pasrah jika pada akhirnya nanti Madeline akan memecat nya.


.


.


.


To be continued


Hai kakak-kakak terimakasih telah meninggalkan jejak kalian disini yah...


Happy reading πŸ˜˜πŸ€—

__ADS_1


Satu episode saat istirahat 😁😁😁


__ADS_2