
Dalam sejarah hidupnya Bella selama dirinya menjalani rumah tangga dengan Kevin memang tidak bisa dibilang selalu harmonis, ada kalanya pria itu bersikap baik kepada dirinya dan anak-anaknya selebihnya terkesan cuek dan sibuk dengan pekerjaannya.
Percekcokan antara mereka memang seringkali terjadi, jika bukan karena masalah hubungan mereka pribadi percekcokan terjadi akibat tingkah laku Mulan dan Billy itupun menurut Bella masih bisa ditolerir.
Tetapi semenjak setahun kepindahan mereka ke negara X dikarenakan tugas yang diberikan oleh perusahaan nya kepada Kevin, semenjak dirinya diangkat menjadi general manager disebuah perusahaan yang cukup ternama, sikap pria itu semakin tidak biasa.
Emosi Kevin kerap kali terpicu meski karena hal kecil dan dia semakin menyibukkan dirinya dengan banyak pekerjaan, hal tersebut membuat Bella semakin lelah.
Bella harus mengurus segala sesuatunya sendiri di rumah, terutama anak-anaknya yang semakin hari semakin tidak bisa dikendalikan terutama Mulan anak sulung mereka.
Hari ini Bella dipanggil untuk kesekian kalinya oleh pihak sekolah karena kenakalan anaknya itu, Mulan ternyata sudah sering bolos sekolah dan tidak mengikuti ulangan harian.
Belum selesai dengan urusan Mulan, tiba-tiba Kevin pulang ke rumah dengan sikap yang menurut Bella sudah sangat keterlaluan.
Kevin menampar wajah anak gadisnya itu hingga sudut bibirnya robek, dan pada saat Bella mencoba untuk melindunginya Kevin menarik istrinya itu lalu menghempaskan tubuhnya hingga membentur kaki meja.
Mulan berteriak ketakutan melihat dahi sang mommy yang berdarah, secepat kilat gadis belia itu menghampiri Bella dan memeluknya.
"Kau jahat sekali dad, aku pikir aku salah selama ini... ternyata perkiraan ku benar " Isak Mulan.
Kevin pun tak kalah terkejutnya, dia tidak mengira jika sikapnya saat ini membuat keduanya terluka. Bukan hanya fisiknya saja tetapi hatinya.
"Maafkan daddy nak..." Pinta Kevin sambil berusaha untuk mendekati keduanya. Tetapi Bella melarang dirinya untuk mendekat dan mengajak Mulan untuk pergi ke kamar anak gadisnya itu.
Kevin melihat kepergian mereka dengan penuh penyesalan, dia tahu saat ini sangatlah percuma untuk meyakinkan keduanya.
"Sialan Kevin!" Kevin mengutuk dirinya sendiri.
"Mommy... Maafkan aku" Isak Mulan, setelah mereka tiba dikamar nya.
"Kamu tidak perlu meminta maaf sama mommy sayang " Jawab Bella, lalu mendudukkan anaknya itu di ranjang dan membersihkan darah disudut bibirnya dengan sehelai tisu.
__ADS_1
"Aku berjanji tidak akan nakal lagi mom" Ucap Mulan, lalu memeluk tubuh sang mommy sambil menangis.
Kini gadis belia itu benar-benar menyesali perbuatannya, selama ini dia hanya berpikir kalau daddy-nya itu hanya akan mengomelinya seperti yang biasa dia lakukan dan mommy nya hanya akan diam mendengarkan perkataan daddy-nya itu. Tetapi apa yang dia lihat sekarang membuatnya begitu terkejut, sang mommy terluka karena telah melindungi nya.
Kevin sangat menyesal dengan sikapnya kepada Bella dan Mulan, kali ini dia akui sikapnya sudah benar-benar keterlaluan. Dia berencana untuk meminta maaf kepada keduanya dengan mengajak mereka menghabiskan akhir pekan bersama.
"Sadarlah Kevin, dia sudah tidak bisa lagi kau raih...Apa matamu itu buta??" Batin Kevin
Akhir pekan yang dinantikan pun tiba, dan ini bertepatan dengan kepulangan Billy dari Sanremo. Kevin memutuskan untuk menjemput anak itu dari bandara dengan sang istri dan anak sulungnya Mulan, tujuannya adalah agar dia bisa langsung mengajak serta anak itu untuk menghabiskan waktu bersama di wahana permainan.
Meski keadaan diantara mereka masih terlihat belum membaik, karena kejadian saat itu masih berbekas di hati Bella dan Mulan tetapi keduanya memutuskan untuk mengikuti rencana Kevin.
"Mommy...!" Pekik Billy ketika anak itu baru saja turun dari pesawat.
"Hallo sayang..." Balas Bella sambil merentangkan kedua tangannya agar anaknya tersebut berhamburan kedalam nya.
Sementara Jenna dan Aiden berjalan mengikutinya untuk membawakan koper milik anak itu.
"Terimakasih atas kebaikan kalian" Ucap Bella saat menerima tas tersebut dari Jenna, lalu mencium pipi kanan dan kiri wanita itu kemudian bersalaman dengan Aiden.
Dari bandara tujuan Kevin selanjutnya adalah taman bermain terbesar di kota X, mereka benar-benar bersenang-senang di sana hingga seorang wanita menyapa Kevin dan Bella. Kevin terlihat canggung saat wanita itu menyapanya.
"Ini istri ku Bella dan ini anak-anak kam Mulan dan Billy" Jawab Kevin saat wanita cantik itu menanyakan mereka.
"Senang berkenalan dengan Anda nyonya Kevin, saya Madeline, rekan kerja Kevin" Ucap wanita tersebut.
"Beliau ini pemilik perusahaan tempat ku bekerja sayang" Kevin menambahkan.
Dan baru pertama kali selama hidup Bella menikah dengan Kevin, laki-laki itu memanggilnya dengan sayang, meski terdengar begitu aneh ditelinga Bella.
"Senang bertemu dengan Anda nyonya Madeline" Bella menyambut uluran tangan wanita cantik itu, dan ternyata panggilan nyonya itu terlihat sedikit mengusirnya.
__ADS_1
"Aku belum menikah, tapi aku anggap itu sebagai ucapan doa untuk ku"
Tak lama seorang pria yang diketahui sebagai asisten Madeline menghampiri nya untuk mengajak nya pergi dari sana, seorang pria yang menurut Bella lebih pantas menjadi suami nya.
Kevin menceritakan siapa Madeline tanpa Bella ingin tahu, tetapi ketika suaminya itu mengatakan bahwa Madeline pernah menjadi kekasih Aiden diapun mulai tertarik. Apalagi setelah tahu bahwa alasan Madeline belum menikah adalah karena Aiden.
Sementara di mansion Teuscherro.
"Benarkah Philip?" Aiden mengerenyitkan dahinya.
"Iya Aiden, dia mengajukan kembali proposal kerjasama nya dengan kita dan kali ini pria itu yang ingin menemui mu secara langsung" Philip menghela nafas berat, dia tidak suka jika seseorang dari masa lalu adiknya ini kembali mengusik ketenangan hidupnya.
"Bisakah kamu yang menemuinya kak? Aku tidak mau menemui mereka" Pinta Aiden yang langsung di setujui oleh Philip.
"Dan jika kamu mencurigai sesuatu dalam bentuk kerjasama yang mereka ajukan, kau boleh langsung menolaknya tanpa meminta persetujuan dariku" Lanjutnya.
Aiden memang pernah menyukai wanita ini dulu semasa SMA, tetapi karena ketika itu perusahaan sang ayah sedang mengalami pergolakan maka ayah dari wanita yang disukai nya itu tidak menyetujui hubungan mereka.
Bahkan Aiden masih ingat ketika Philip menghajar saudara laki-laki wanita itu karena kesal dengan ejekannya, hingga membuat ayah mereka benar-benar marah dan tidak akan pernah menikah kan Aiden dan Madeline sampai kapanpun.
Aiden sempat kecewa dengan wanita hingga dia bertemu dengan mantan istrinya dan wanita itupun membuatnya hancur hingga akhirnya Aiden bertemu dengan Jenna, wanita ini merupakan kebahagiaan sejati nya, cinta dalam hidupnya apalagi setelah dia telah melahirkan dua malaikat kecil mereka Noah dan Zaya. Rasa cinta Aiden untuk Jenna semakin besar.
.
.
.
To be continued
Hai kakak-kakak terimakasih telah meninggalkan jejak kalian disini yah π
__ADS_1
Happy reading
Mohon maaf hingga tanggal 24 ini othor ngajar dulu jadi update cerita nya tipis-tipis dulu yah...π€π€π€