Kelompok Topeng Bayangan

Kelompok Topeng Bayangan
108 -Kekacauan XI


__ADS_3

Long Shilin langsung menarik tangannya dari tubuh Liu Chen. Hal ini menyebabkan tubuh Liu Chen ambruk ke samping. Bagian perutnya mengeluarkan banyak darah. Dantiannya juga saat ini dipegang oleh Long Shilin.


Long Shilin langsung memasukkan dantian Liu Chen ke dalam dirinya. Ia pun terbatuk darah sekejap. Namun, kembali baik baik saja.


Long Shilin tersenyum menyeringai. Ia mengarahkan tangan kanan pada Liu Chen. Seketika tubuh Liu Chen bersinar dan keluarlah sebuah pedang berwarna emas.


Pedang itu melayang ke arah Long Shilin dan digenggam oleh pria paruh baya tersebut.


Langit yang cerah tiba tiba berubah mendung dan kilatan petir di langit mulai terjadi. Langit seakan memberi peringatan bahwa bencana besar akan terjadi.


Udara yang berhembus terasa mencekam. Keadaan langit seperti ini terjadi di benua timur saja.


"Uhuk..," wajah Liu Chen menjadi pucat. Tubuhnya mulai menjadi dingin. Ketika dirinya ingin berdiri, sebuah serangan langsung terarah padanya.


"Aarrgghh!"


Liu Chen berteriak kesakitan. Namun itu hanya sekejap. Karna, Liu Chen langsung berubah menjadi butiran cahaya dan menghilang begitu saja.


Long Shilin memandang sinis ke arah tempat Liu Chen tadi berada, "Heh, kau kira aku akan membiarkan roh mu utuh?" ucapnya. Ia tadi melakukan serangan yang dapat mengakibatkan roh seseorang hancur.


Long Shilin memandang ke arah pedang kaisar langit yang berada di tangannya, "Akhirnya.. Penantian yang kulakukan membuahkan hasil.. HAHAHA."


Angin kecang berhembus dan membawa angin mencekam ke seluruh benua timur.


Long Shilin awalnya memang tidak tau bila pedang kaisar langit berada di tubuh Liu Chen. Sejak pertama kali bertemu pun, dia tak mengetahuinya. Namun, saat pertemuan kedua ini dia dapat merasakan kehadiran pedang itu pada tubuh Liu Chen.


***


"Berhasil.. Tuan berhasil mengambil pedang kaisar langit!" ucap seorang pemuda. Dia sebenarnya adalah demonic beast.


Semua demonic beast yang melawan Zong Xian, Yang Jia Li dan Chan Juan bersorak bahagia. Yang mereka tau, kelompok yang dibentuk Long Shilin bertujuan untuk memusnahkan semua manusia. Demonic beast seperti mereka yang selalu saja diburu manusia tentu sangat mendukung tujuan Long Shilin.


Namun, mereka tidak tau bila tujuan sebenarnya Long Shilin membentuk kelompok bukan karna hal itu. Melainkan, Long Shilin ingin mengumpulkan kekuatan dengan membentuk kelompok. Ia ingin mengalahkan ras iblis dan ingin mengambil pedang kaisar langit dari mereka. Karna ia tau betul bila ia tak bisa mengalahkan ras iblis sendirian. Apalagi, Kaisar Xiao memiliki kekuatan yang sebanding dengannya yaitu immortal.


Alasan ia ingin mendapatkan pedang kaisar langit adalah untuk membuatnya semakin kuat. Hanya dengan satu goresan kecil dari pedang itu, maka kekuatan orang tersebut akan diambil seluruhnya. Bahkan anergi kehidupan miliknya juga akan diambil.


Sementara, kekuatan yang didapat oleh pedang kaisar langit akan ditransferkan pada orang yang menggunakannya. Maka dari itu, orang yang menggunakan pedang itu akan menjadi sangat kuat. Bahkan bisa tak terkalahkan.

__ADS_1


Tujuan utama dari semua rencana ini adalah membentuk gerbang dunia!


Bila Long Shilin memiliki kekuatan yang besar, maka dia bisa membuat gerbang untuk kembali ke dunia dia berasal. Karna sebenarnya dia berasal dari dunia demon. Di mana penduduk yang berada di sana adalah demonic beast dan penduduk dunia itu memiliki kekuatan sebanding dengan penduduk ras iblis. Bahkan mungkin melebihi sedikit.


Jadi untuk itu, Long Shilin akan menghisap seluruh kekuatan dari orang orang ini agar dia bisa menjadi lebih kuat. Baik manusia maupun demonic beast. Ia tidak peduli.


Zong Xian, Yang Jia Li dan Chan Juan menatap ke arah langit yang gelap. Ketiganya memiliki firasat buruk tentang ini semua.


***


Jenderal Tao Mu yang terbang menuju ke sekte phoenix api turun ke bawah. Ia juga menurunkan seorang anggota kelompok yang ia bawa. Ia langsung berlutut di tanah dan memegangi dadanya yang terasa sesak.


"Tuan Tao, ada apa?" ucap pemuda yang merupakan seorang anggota. Ia nampak kebingungan karna Tao Mu menurunkannya tiba tiba.


Tao Mu seperti tidak menghiraukan ucapan pemuda itu. Ia menatap ke arah langit yang tiba tiba menjadi gelap dan terdapat petir petir saling berbenturan.


Pemuda itu juga melihat ke arah langit ketika mendengar suara petir. "Apa karna itu Tuan Tao turun? Tapi kenapa Tuan Tao terlihat kesakitan?" gumamnya


"Pa- pangeran.. Terjadi sesuatu.. Dengannya" lirih Tao Mu dengan kesulitan.


***


Keduanya tiba tiba merasakan dadanya sesak dan sakit. Jenderal Xi dan Jenderal Lin berlutut di tanah.


"Rasa sakit ini.. Sama seperti ketika.. Ras iblis kehilangan pangeran," kaget Jenderal Xi. Ia sudah hidup ketika pangeran Xiao terbunuh. Jadi ia juga pernah merasakan rasa sakit seperti ini.


Semua ras iblis tentu tau, bila keturunan pertama Kaisar mati, maka dada mereka akan terasa sakit dan sesak. Mungkin rasa sakit ini akan terjadi selama seharian. Kejadian ini memang tidak membuat kekuatan mereka menurun, namun bila keturunan pertama mati, maka takkan ada yang menggantikan posisi Kaisar nantinya.


Sekuat apapun mereka, mereka tetap memiliki kelemahan. Bila Kaisar mati dan tidak ada keturunan pertamanya, maka ras iblis akan kehilangan sebagian kekuatannya. Maka dari itu, ras iblis sangat menjaga keturunan pertama Kaisar dan Kaisar.


"Pangeran.." lirih Jenderal Lin.


***


Di dunia iblis terjadi kekacauan. Karna semua iblis langsung terjatuh dan terlihat kesakitan. Sehingga tidak ada satupun iblis yang bisa melakukan aktivitas sehari hari.


Hanya Kaisar Xiao sendiri yang tak merasa kesakitan. Namun, pikiran dan hatinya sangat gelisah. Ia terus menggelengkan kepala dengan tak percaya, "Tidak mungkin! Gang'er.. Tewas. Tidak! Tidak mungkin!"

__ADS_1


Jenderal Ding Bang dan pasukannya saat ini ada di hadapan Kaisar. Jenderal Ding Bang berlutut di tanah dan memegangi dadanya. Begitupun prajurit lain.


"Yang Mulia.. Yang Mulia pangeran.. Apakah.. Telah tewas?" ucap Jenderal Ding dengan kesulitan. Sebenarnya ia tidak mau mengucapkan hal ini dan tidak mau mempercayainya. Tapi apa boleh buat? Ini memanglah kenyataannya. Mereka takkan bisa mengubah takdir.


Kaisar Xiao tidak menghiraukan ucapan Jenderal Ding. Ia menatap ke arah lain, "Kenapa.. Kenapa kau pergi lagi Gang'er?!"


Sudah lama ia tidak bertemu pangeran Xiao dan ketika sudah bertemu dengannya, dia harus berpisah lagi?! Walaupun ia adalah Kaisar dan memiliki sikap berwibawa, bukan berarti dia tidak bisa untuk merasa sedih.


Dahulu ketika ia kehilangan pangeran Xiao untuk pertama kalinya, itu membuat pukulan terbesar bagi hatinya. Ia sangat menyayangi pangeran Xiao karna pemuda itu adalah anaknya. Namun sekali lagi.. Sekali lagi dia harus kehilangannya.


***


Di tempat Lao Zhu berada. Dia saat ini sudah menghentikan pengendali dari pasukan kekaisaran Phoenix api. Musuhnya sudah mati.


Pasukan kekaisaran Phoenix api juga sudah tidak menyerang pasukan kekaisaran Elang putih. Namun, pasukan itu kini pingsan.


Ketika pasukan kekaisaran Elang putih dan divisi penyerang ingin bersorak senang, tiba tiba langit menjadi gelap. Petir terus menyambar di langit.


Semua orang melihat ke arah langit dan merasakan udara mencekam. Semuanya bertanya tanya akan keadaan langit saat ini. Padahal tadi cerah. Namun tiba tiba menjadi gelap.


"Apa yang terjadi? Aku merasakan firasat buruk" gumam Kaisar kekaisaran Elang putih.


"Firasatku buruk tentang ini" gumam Lao Tzu.


***


"Ketua Xun?! Ketua Xun?! Ketua Xun?!" seorang wanita cantik terus berteriak teriak. Wajahnya nampak khawatir.


Seorang wanita lainnya menghampiri wanita dengan topeng rubah di pinggangnya itu, "Ada apa? Kenapa kau berteriak seperti itu?"


Wanita dengan topeng di pinggang dan berteriak itu adalah Wu Xianlun. "Jiao (Zhi Shu)! Ketua Xun tidak bisa dihubungi. Aku khawatir dengannya. Apa terjadi sesuatu? Ketua Guang (Zhang Jiangwu) dan wakil Qiang juga tak bisa dihubungi. Apa terjadi sesuatu dengan mereka?" ucapnya khawatir.


Ketika Zhi Shu akan berbicara, langit saat ini menjadi gelap dan kilatan kilatan petir menyambar di langit.


"Firasatku mengatakan bahwa kondisi saat ini sangat berbahaya. Entah itu bagi ketua Xun, wakil Qiang, ketua Guang maupun kita semua" ucap Zhi Shu.


Semua divisi pembunuh di sini sekarang melihat ke arah langit. Udara yang berhembus terasa aneh saat ini dan terasa tak nyaman.

__ADS_1


__ADS_2