
Wanita yang memainkan seruling berdiri di batu tinggi yang berada di tengah tengah jurang.
"jadi kau penyebab tewasnya warga di desa dekat hutan ini?"ucap Song Quon.
Wanita itu tersenyum,"itu memang aku"
"kenapa kau melakukan ini?"ucap Liu Chen dengan kesal.
"aku hanya ingin bermain main.Lagi pula,mereka sama sekali tak berguna.Jadi lebih baik aku lenyapkan saja mereka.Tidak akan ada yang mempersalahkan kematian mereka"ucap wanita itu dengan tak peduli.
Liu Chen menjadi kesal ketika mendengar ucapan wanita itu.
"siapa kau sebenarnya?"ucap Song Quon sambil mengerutkan keningnya.
Wanita itu tersenyum,"aku?perkenalkan namaku adalah Xin Qian.Sepertinya kalian cukup kuat"
"cih,memangnya kau mau apa?ingin bertarung melawan kami?akan kulakukan"ucap Liu Chen.
"tidak,aku ingin menawarkan sesuatu pada kalian"
"sesuatu?"
"aku ingin mengajak kalian untuk masuk ke dalam kelompok kami.Jika kalian menerimanya,maka kalian takkan menyesal.Karna kalian akan diberikan kekuatan oleh tuan ku",Xin Qian tersenyum.
"apa maksud-",ucapan Liu Chen terhenti ketika tiba tiba Song Quon langsung melompat tinggi dan kini berada di atas batu tinggi yang berada di tengah jurang.
Song Quon langsung menyerang Xin Qian.Namun Xin Qian terus menghindari pukulan maupun tendangan yang Song Quon arahkan.
"sebaiknya langsung saja bertarung.Tak perlu banyak berbasa basi lagi.Aku akan mengalahkanmu"ucap Song Quon.
"heh,kau hanya berada di tingkat Qi foundation ingin mengalahkanku?mimpi saja"ucap Xin Qian.
"Quon,apa yang kau lakukan?!Kau akan kalah bila melawannya sendiri",Liu Chen kini melompat dan berada di atas batu tinggi,tengah tengah jurang.
"Chen,ayo kalahkan dia bersama"ucap Song Quon yang berdiri di samping Liu Chen.
"baiklah"
"padahal aku belum selesai menjelaskan"ucap Xian Qian.
"cukup,jangan membuang buang waktu"ucap Song Quon.
Song Quon dan Liu Chen mengambil pedang milik masing masing dan melesat menuju Xin Qian.
"heh,dua lawan satu?baiklah.Walaupun aku wanita,tapi jangan meremehkanku",Xian Qian langsung menempelkan serulingnya pada bibir.Seketika musik yang indah keluar dari setiap nadanya.
Pandangan Liu Chen maupun Song Quon pun berubah.Awalnya mereka berada di tengah tengah jurang.Namun kini,hamparan padang pasir yang luas dengan tanah tanah yang retak karna kekurangan air.Mereka pun langsung melompat mundur untuk menjauh dari Xin Qian.
"apa ini ilusi?"gumam Liu Chen sambil melihat sekitar.Ia masih bisa mendengar suara seruling.Begitupun Song Quon.Di depan mereka juga masih ada Xin Qian.
Liu Chen maupun Song Quon kembali menutup telinga mereka.Namun pandangan mereka tidak berubah.Mereka masih tetap ada di hamparan padang pasir dengan tanah yang tandus.
"apa ini bukan ilusi?"gumam keduanya.Mereka kembali membuka telinga yang mereka tutupi menggunakan tangan.
Pandangan mereka kini berubah kembali.Kini di sekitar mereka adalah hutan dengan pohon pohon yang besar dan tinggi.
Xin Qian tersenyum dan semakin memperkeras suara serulingnya.Tak lama setelah itu,ada puluhan demonic beast dengan wujud harimau berwarna hitam datang dan langsung menyerang Liu Chen maupun Song Quon.
Awalnya mereka membiarkan para demonic beast berukuran 2 meter ini menyerang mereka,sebab mereka mengira ini hanyalah ilusi.
Namun ketika mereka mendapatkan serangan,mereka benar benar merasakan rasanya sakit.Ketika mengetahui bahwa ini bukanlah ilusi,mereka langsung menyerang demonic beast yang mendekat.
Ketika pedang mereka mengenai salah satu demonic beast,tiba tiba saja demonic beast itu lenyap menjadi asap,seperti demonic beast itu tak pernah ada.
"cih,sebenarnya ini ilusi atau bukan?!",kesal Liu Chen.
"gabungan ilusi dengan demonic beast yang asli ya?kau memang pintar.Tapi kau takkan bisa lagi membodohiku lagi.Karna aku tau yang mana saja demonic beast asli",Song Quon langsung menebas beberapa demonic beast.
__ADS_1
Ketika ada salah satu demonic beast yang menyerangnya,ia hanya menyerang yanglain dan tak menyerang demonic beast itu.Tak lama setelah demonic beast menyerang Song Quon,demonic beast itu langsung menghilang karna ia hanyalah ilusi.
"aku akan menyerang semuanya,tidak peduli itu asli maupun hanyalah ilusi",Liu Chen langsung menancapkan pedangnya di tanah.Namun masih memegang pedangnya.
"elemen api:lautan api"
Seketika api menjalar dari pedang Liu Chen yang tertancap menuju ke depan hingga membuat beberapa demonic beast mati terbakar.Sementara yang lainnya tiba tiba menghilang.
Awalnya demonic beast yang menyerang hanyalah puluhan,namun lama kelamaan jumlahnya semakin bertambah.Bahkan bukan hanya ada satu jenis,namun berbagai jenis dengan ukuran tubuh yang lebih besar lagi.
Liu Chen berlari dengan menggunakan jurus langkah bayangan hingga membuat dirinya menjadi sangat cepat.Ia membunuh satu persatu demonic beast.Namun terkadang yang dibunuhnya hanyalah ilusi,sehingga langsung menghilang.
Disisi lain,Song Quon nampak kewalahan dengan jumlah mereka.Walaupun ia tau mana yang asli dan yang ilusi,namun jumlah demonic beast yang asli tidak hanya ada sedikit.Namun ada banyak.
Song Quon melompat tinggi hingga dirinya berada di atas demonic beast berwujud ular besar.Iapun langsung menusukkan pedang miliknya ke kepala ular.Seketika,ular itu langsung bergerak kesana kemari tanpa arah.Ular itu juga mendesis kesakitan.Ekornya terus bergerak gerak begitupun kepalanya.
Ekornya yang terus bergerak gerak langsung mengenai demonic beast yang ada disekitar membuat mereka mati maupun terlempar.
Walaupun kepala ular terus bergerak gerak,nyatanya Song Quon tidak terjatuh karna memegang pedang yang ditancapkannya dengan erat.
Liu Chen menghindari semua demonic beast yang tiba tiba saja terus terpental.Beberapa terkadang menuju ke arahnya membuat Liu Chen harus waspada untuk menghindar.
Liu Chen mengayunkan pedang yang dialirkan Qi sambil berlari terus ke depan.Ia berusaha menuju Xin Qian untuk menghentikan permainan seruling wanita itu.
Lama kelamaan ular yang dinaiki Song Quon semakin lemah.Hingga akhirnya terjatuh ketanah tanpa nyawa dan menimbulkan getaran.Song Quon lompat dari kepala ular itu sebelum demonic beast berwujud ular tersebut jatuh.
Kini dirinya dikepung oleh ratusan demonic beast.Namun ia bisa tau,hanya ada puluhan saja yang merupakan demonic beast asli.Song Quon berlari ke arah demobic beast yang asli dan tak mempedulikan demonic beast ilusi yang terus menyerang.Sebab,ketika terkena serangan demonic beast palsu,dia tidak merasakan sakit.
Ketika Liu Chen sudah hampir sampai di tempat wanita pemain seruling itu,dirinya tiba tiba langsung diseruduk oleh kerbau besar yang berada di depannya hingga membuat Liu Chen terlempar.
Sebelum dirinya menghantam demonic beast yang lain,Liu Chen langsung terbang di langit dan melemparkan bola api ke arah kerbau besar itu.
Kepulan asap menutupi pandangan setelah ledakan terjadi namun ketika asap menghilang,terlihatlah demonic beast kerbau yang nampak baik baik saja tanpa terluka sedikitpun.
"demonic beast itu memiliki kulit yang sangat keras"gumam Liu Chen.
Liu Chen langsung menghindar kala serangan datang padanya.Serangan itu adalah beberapa bulu yang sangat tajam.Liu Chen menatap ke arah sumber dari bulu bulu itu.Iapun melihat,bahwa di depannya ada seekor burung garuda yang besar.Setiap bulu yang ada di tubuhnya sangat tajam hampir setajam pedang tingkat tinggi.
Burung garuda itu langsung melemparkan bulu bulu tajamnya lagi kepada Liu Chen.Namun dihindari oleh pemuda itu dengan cukup mudah.
Burung garuda tidak berhenti disitu saja,namun ia kembali mengepakkan sayap dengan cepat membuat bulu bulunya terlempat menuju Liu Chen.Tapi Liu Chen terus menghindari setiap bulu yang mengarah padanya.
Ketika Liu Chen sudah dekat,ia berniat mengayunkan pedangnya ke arah burung garuda.Namun burung garuda langsung mengeluarkan suara yang sangat keras hingga membuat Liu Chen menutup telinga dan membuatnya termundur.
Kepala Liu Chen terasa sakit mendengar suara burung garuda tersebut.Mengetahui bahwa burung garuda memiliki suara keras seperti itu,membuat Liu Chen menjauh dari burung garuda dan berniat menyerang demonic beast itu dari jauh.
Namun sebuah suara debaman yang sangat keras membuat Liu Chen menoleh ke asal suara.Liu Chen mengerutkan keningnya.Iapun menyadari bahwa suara debaman itu berasal dari pertarungan Song Quon dengan para demonic beast.
Mengetahui temannya berada dalam bahaya,Liu Chen tak mempedulikan burung garuda yang ada di hadapannya.Ia langsung terbang menuju pertarungan Song Quon.Tentunya burung garuda tak membiarkan itu,ia langsung mengepakkan sayapnya hingga membuat bulu bulunya yang setajam pedang melesat ke arah Liu Chen.
Menyadari adanya bahaya,Liu Chen menghindari serangan serangan itu.Namun ia masih tetap terbang menuju Song Quon.
Setelah berada cukup dekat dari temannya,ia langsung turun dan melompat tinggi.Ia langsung berlari di atas demonic beast yang mengepung temannya.Namun terkadang Liu Chen hampir terjatuh,sebab demonic beast yang dinaikinya tiba tiba menghilang.Tapi Liu Chen tidak berhenti melompat lompat ke satu demonic beast menuju demonic beast lain.
"Quon,apa kau baik baik saja?!"teriak Liu Chen.
Tidak ada jawaban apapun dari Song Quon membuat Liu Chen mempercepat gerakan.Ketika ia melihat Song Quon,ia dapat melihat keadan pemuda itu yang terluka cukup serius.
Melihat temannya terluka,tentu membuat Liu Chen marah.Ia langsung mengumpulkan Qi di kepalan tangannya.Seketika,ia langsung menghantamkan pukulan itu kepada demonic beast yang dinaikinya saat ini.Demonic beast itu seketika terjatuh dengan lubang di bagian tubunya.
Sebelum demonic beast terjatuh,Liu Chen langsung melompat ke arah Song Quon dan langsung membawa pemuda itu terbang di langit."apa kau baik baik saja?"ucap Liu Chen dengan cemas.
"uhuk..aku..baik baik saja"
"aku akan membawamu agak jauh dari sini"
Liu Chen mempercepat terbangnya.Setelah berada cukup jauh dari kumpulan demonic beast,ia langsung menyandarkan Song Quon di sebuah pohon.Iapun langsung meminumkan pil miliknya ke dalam mulut Song Quon sambil membantu temannya menyerap khasiat dari pilnya.
__ADS_1
Hanya dalam beberapa detik,luka luka yang ada di tubuh Song Quon menghilang.Bahkan Qi nya yang sudah terkuras kembali lagi.
Song Quon terkejut ketika merasakan tubuhnya kembali sehat,ia menatap ke arah Liu Chen yang ada disampingnya.Seakan meminta jawaban.
"itu adalah pil buatanku.Aku menamainya pil kehidupan.Kau sekarang diam saja disini.Jangan membantuku,atau kau nanti akan terluka lagi"
"tapi.."
"sudahlah,lagi pula aku pasti bisa mengatasinya",Liu Chen tersenyum.Iapun langsung berlari dengan cepat menggunakan jurus langkah bayangannya.
Setelah sampai di tempat para demonic beast,Liu Chen disambut dengan semakin banyaknya para demonic beast.
Liu Chen langsung menghindar kala ada sebuah cakar besar yang mengarah padanya.Cakar itupun mengenai tanah dan membuat cekungan yang besar.
"kau demonic beast yang asli"
Liu Chen langsung menyimpan pedang tingkat tingginya dan langsung mengeluarkan pedang tingkat langit yang saat itu ia beli.
Ketika dirinya mengalirkan Qi pada pedang phoenix api,seketika pandangannya berubah.Di hadapannya tidak ada lagi demonic beast.Namun dihadapannya kini hanyalah ruangan kosong berwarna putih tanpa adanya apapun.
Liu Chen terkejut ketika mengetahui bahwa dirinya tidak lagi berada di hadapan demonic beast.Ia melihat sekitarnya,namun tak menemukan sesuatu.
"aku dimana?"gumam nya.
Ketika Liu Chen tengah kebingungan,ia mendengar sebuah langkah dari belakang yang membuat dirinya menoleh ke arah suara berasal.
Di hadapannya kini ada seorang pemuda yang tampan dengan pakaian berwarna merah.Wajahnya nampak tegas.
Liu Chen melompat ke belakang dengan waspada menatap pemuda di hadapannya.
Pemuda berpakaian merah itu menatap Liu Chen dari atas sampai bawah.Tatapannya seakan bisa melihat ke dalam jiwa Liu Chen.
Liu Chen menatap pemuda itu,"kenapa aku bisa ada disini?apa kau yang melakukannya?"
Pemuda berpakaian merah menatap Liu Chen dengan datar."aku tidak membawamu,jiwa mu sendiri yang masuk kesini"
Liu Chen terkejut,"lalu bagaimana dengan tubuhku?"
Seketika layar muncul di samping Liu Chen.Di layar itu memperlihatkan Liu Chen yang terus terlempar lempar seperti bola.
Mata Liu Chen berkedut,iapun menatap ke arah pemuda berpakaian merah."bagaimana caranya agar aku bisa kembali?aku ingin kembali sekarang juga!"
"sifatmu tidak berubah sama sekali"ucap pemuda itu.
"heh,aku sama sekali tak mengenalmu.Kenapa juga sifatku harus berubah?sebaiknya kau beritau aku,bagaimana cara agar aku bisa keluar dari tempat ini.Jika aku tidak segera keluar,tubuhku akan terus terlempar seperti itu!",kesal Liu Chen yang tidak peduli dengan ucapan pemuda di depannya.
Pemuda itu menjentrikan jarinya dan seketika Liu Chen menghilang dari hadapannya.
Liu Chen kini sudah kembali ke dalam tubuhnya,namun ia tiba tiba saja diseruduk oleh demonic beast berwujud badak hingga membuatnya terlempar dan menghantam pohon dengan keras.
Tubuhnya sudah penuh dengan luka,sudut bibirnya mengeluarkan darah.Kepala,maupun bagian lainnya sudah terluka.Kini Liu Chen dapat merasakan bahwa tulang rusuknya patah.
Liu Chen mengambil pil kehidupan dan menelannya sebelum para demonic beast pergi ke arahnya.Setelah beberapa detik,luka nya telah pulih.Qi nya juga sudah terisi sepenuhnya.
Liu Chen langsung berdiri dan menatap tajam kerumunan demonic beast itu.Ia menggertakkan gigi dengan kesal,"kalian..kalian akan menerima akibatnya!"
Liu Chen menghilang dari tempatnya berdiri.Ia seketika muncul tepat di depan kerumunan demonic beast.Ia seketika mengumpulkan Qi pada kepalan tangannya dan langsung memukul demonic beast berwujud kambing dengan kuat.
Seketika demonic beast berwujud kambing besar itu menghantam puluhan demonic beast di belakangnya.Hingga membuat demonic beast dibelakangnya ikut terlempar.Bahkan ada beberapa di antaranya yang tiba tiba menghilang dan juga mati.
Liu Chen terbang ke langit dan menatap burung garuda dengan bulu setajam pedang."bulunya bisa kujual",senyuman nampak di wajahnya yang menawan.
Liu Chen bergerak sangat cepat menuju burung garuda.Ketika dirinya sudah dekat,burung garuda langsung membuka mulutnya dan mengeluarkan suara keras hingga membuat Liu Chen harus menghindar ke samping.
Melihat targetnya menghindar,burung garuda mengarahkan kepakan sayapnya pada tempat dimana target pindah,hingga membuat bulu bulunya melesat cepat.
Liu Chen kembali menghindari serangan burung garuda.Ia langsung menghilang dari tempatnya berada dan muncul di belakang burung garuda,berniat menyerang dari belakang dengan pedang phoenix api miliknya.
__ADS_1
Ketika pedang phoenix api mengenai bulu burung garuda,seketika tubuh burung garuda terbelah menjadi dua.Mayatnya pun langsung turun ke bawah.
Liu Chen menatap tak percaya pedang di tangannya,"woah!hebat!ku kira aku takkan bisa menebasnya dengan pedang ini"