
Sekolah memang sering dianggap sebagai salah satu tempat paling seram alias berhantu. Apalagi kalau sekolahnya merupakan bangunan tua yang sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda atau Jepang.
Belum lagi kalau bangunannya, katanya bekas penjara, rumah sakit atau bahkan kuburan. Berbagai cerita horor atau hantunya pun pasti banyak bermunculan bahkan jadi legenda yang dipercaya nyata.
Mulai dari kisah murid tambahan, hantu penunggu WC, penampakan di kelas, hantu yang meniru jadi murid lain, atau sebagainya.
Cerita-cerita hantu di sekolah kayak gini pun banyak beredar di internet yang ditulis langsung oleh yang mengalami atau orang yang dapat cerita langsung dari si korban.
👻👻👻
"Vir, lu dah tau belum ada murid baru." Kata Sasa.
"Udah, tadi putra kasih tau.Tapi belum tau kelas berapa pindahan dari kota mana. " Jawab Davira.
"Iya sih, dah pah yok masuk dah mau mulai itu."
"Iya."
Davira dan Sasa memasuki kelas. Mereka memulai pelajaran seperti biasa. Bel istirahat pertama pun telah berbunyi. Semua siswa berhambur keluar menuju kantin terdekat di kelas mereka.
"Panggilan untuk pengurus OSIS untuk segera menuju ruang OSIS. Dikarenakan ada rapat dadakan dari Bapak kepala sekolah." Suara dari spiker sekolah.
"Ada apa sih kok tumben sekali dadakan seperti ini.Apa ada acara yang kunjung stady tour keluar kota itu? " Tanya Davira.
"Entah lah vir, yok ah kesana entar yang ada kita kena semprot pak ketua OSIS resek itu. " Jawab Sasa.
Davira dan Sasa sebelumnya memberi pesan kepada Putra dan Heri untuk menyusul ke ruang OSIS serta membeli cemilan.
"Assalamualaikum kak, Selamat pagi menjelang siang. Maaf sedikit terlambat." Ucap Davira.
"Waalaikumsalam
__ADS_1
Jawab serempak yang ada disana.
" Gak telat kok dek, sini langsung bergabung saja."Jawab Devan ketua OSIS.
"Ada apa sih kak, tumben sekali rapat dadakan. Biasanya chat duluan. " Tanya Sasa.
"Ini tentang study tour itu dek. " Jawab Amran.
"Ohh, memang kenapa bang? " Tanya Putra tiba-tiba datang kayak jalangkung tanpa diundang.
"Ehh, bikin kaget aja. Nongol kayak jalangkung aja lu tong. " Kata Amran.
"Yak elah bang,gua manusia kalik bang. Noh nona cenayang lagi duduk. " Sambil nunjuk ke arah Davira dan Sasa.
Suasana jadi riuh dengan adanya Putra dan Heri.
Mereka membahas stady tour itu. Sesekali mereka bercanda untuk ngilangin kepenatan diruang OSIS. Sampai mereka tiadak sadar sudah mulai Sore dan mereka baru sadar karena pak Satpam menghampiri mereka. Menawari mau makan dipesankan atau makan dari kantin saja.
"Pesan ke ibu kantin aja Van. " Kata Amran.
"Gimana setuju tidak kalian semua. " Tanya Devan.
"Kak, kita pamit pulang saja ya. Udah kan ini rapatnya? " Tanya Luna dan yang lain.
"Udah, kalian tidak mau makan dulu? " Tanya Amran.
"Tidak udah kak, terimakasih banyak. " Jawab semuanya.
"Yaudah hati-hati ya kalian. " Jawab Amran.
"Iya kak Assalamu'alaikum. "
__ADS_1
"Waalaikumsalam" Jawab serempak.
"kak kita sholat dulu ya." Kata Davira.
"Ayo bareng saja." Kata Amran.
"Siap kak. Kakak ya yang jadi Imam, sekalian Imam keluarga kita kelak. " Canda Davira.
Semua yang ada disana tertawa terbahak-bahak akan kata-kata absrud Davira.
Setelah mereka sholat mereka melanjutkan makan siang yang tertunda. Tidak terasa sudah pukul 5 sore. Mereka berpamitan. Tidak dengan Davira and the gank, mereka masih harus singgah terlebih dahulu ke ruko. Ketika itu suasana sudah sangat sepi, sehingga suara ketukan langkah kaki di Koridor sekolah jelas terdengar oleh Davira and the gank. Dan disana hanya ada mereka dan 2 satpam. Penjaga sekolah akan datang selepas magrib. Namun samar-samar terdengar ada langkah kaki dan percakapan layaknya siswa. Lama Davira dan Sasa menunggu siapa yang masih di belakang. Namun saat ditengok ke belakang suara langkah itu tidak terdengar lagi. Bulu kudu Putra semakin berdiri tegak seakan menantang siapa yang akan datang.
"Put, siapa sih kenapa mereka lama sekali? " Tanya Sasa.
"Entahlah Sa, gua juga gak tau. Yang jelas gua merinding. " Jawab Putra.
"Udah aya, kita pulang saja takut ini tidak seperti biasanya. " Kata Davira.
"Tumben sih Vir lu takut? " Tanya Heri.
👻👻👻👻
"Ayo pulang, Hihihihihihi tunggu aku, aku ikut kalian. " Terdengar jelas ada yang berbicara dari belakang mereka. Namun pada saat mereka menoleh kebelakang tidak ada siapa-siapa disana.
"Aaa... kabur, Ada setan. " Teriak Davira and the gank.
Mereka bergegas ke parkiran. Mereka terkejut sampai Davira dan Sasa tidak berani pulang memakai motor sendiri. Mereka bareng Putra dan Heri. Motor mereka tinggal di sekolah. Tidak lupa memberi tahu satpam agar di pindah ke dekat pos jaga.
👻👻👻👻👻
Maaf ya jarang up.
__ADS_1
Jangan lupa dukung, mampir,like, koment, gife, dan vote. Selamat malam. Selamat tahun baru 1 Muharam.