KENAPA HARUS AKU

KENAPA HARUS AKU
Mimpi itu Benar


__ADS_3

Mimpi tentang kematian adalah manifestasi atas permasalahan genting yang dihindari untuk dipikirkan saat kita tersadar. Kematian adalah topik yang biasa dihindari dalam pembicaraan, karena dianggap menyedihkan.


Sama seperti kematian, kadang kita mencoba menghindari pemikiran tentang masalah pelik yang sedang dihadapi, tetapi pada dasarnya kita juga tidak bisa membuat masalah itu berlalu dengan menghindarinya. Karena itulah pemikiran tersebut akhirnya muncul di alam bawah sadar dan membuat kita bermimpi tentang kematian, sebuah kondisi mengerikan yang tak terhindarkan.


Hal ini dialami oleh Davira dan Heri. Mimpi mereka seakan bersamaan dan dalam keadaan mencekam.


🧚‍♂️🧚‍♀️


Dalam alam bawah sadar Davira dan Heri.


Davira berada di sebuah cafe yang mereka ketahui.


Cafe itu berada di persimpangan minimarket di pusat kota.


Davira melihat laki-laki paruh baya sedang duduk berhadapan dengan perempuan yang usianya jauh lebih muda dari dia. Kalau dilihat-lihat usia masih duapuluh tahun.


Di sebelah meja itu juga ada David yang menggunakan jaket dan kaca mata layaknya seorang detektif.


Dalam pikiran Davira dan Heri, David sedang menyelidiki laki-laki paruh baya itu. Dan apakah David anak dari laki-laki paruh baya itu.


Entahlah itu yang dipikirkan Davira dan Heri.


Davira mendekati David dan bertanya.


"Dav sedang apa disini? " Tanya Davira.


Tidak ada sahutan apapun dari David.


Heri melakukan hal yang sama.


"Dav kenapa kau diam?Kita sedang bertanya. " Kata Heri.


Namun saat Heri ingin menyentuh David tidak bisa. Davira pun melakukan hal yang sama.


"Apakah kita sudah mati Heri? Namun David kan Hantu." Kata Davira.


"Setttt jangan bercanda dong Vir." Kata Heri panik.

__ADS_1


Mereka mencoba menabrakkan diri pada pelayanan yang sedang lewat namun mereka tembus begitu saja.


Tiba-tiba David bangkit dan menghampiri laki-laki paruh baya itu dan berkata.


"Jadi seperti ini jika ayah keluar yang katanya lembur kerja?" Tanya David.


"Hahaha bagus jika kau sudah tau anak nakal! " Kata laki-laki itu.


Laki-laki paruh baya itu langsung menyeret tangan David menuju parkiran. Dan menyuruh David masuk dalam mobil. Mobil itu melaju dengan kecepatan tinggi.


Dan tiba-tiba saja Davira dan Heri berada dalam rumah yang baru dibeli oleh orang tua David.


Disana masih sepi belum berpenghuni. Sebuah mobil baru saja masuk ke dalam pekarangan rumah.


Laki-laki paruh baya itu membuka pintu mobil dan langsung berteriak.


"Keluar kau bocah tengik! " Kata laki-laki paruh baya itu dengan nada tinggi.


David keluar dengan mengepalkan kedua tangannya.


"Ohh jadi ini rumah anda dan simpanan anda tuan? " Tanya David dengan sinis.


"Anda keterlaluan, anda menyakiti mama dan anak anda tuan. Kau sangat jahat." Kata David.


Dan terjadilah dimana papa David memukul David bertubi-tubi.


Davira dan Heri berlari dan menolong David, namun lagi-lagi mereka tidak bisa memegang dan menolong David.


"Heri,,, hick hick David bisa mati nanti,kita harus cari cara agar pria jahat itu berhenti memukul David. Lihat muka David sudah berdarah darah. " Kata Davira sambil terisak.


"Kita tidak bisa melakukan apa-apa Vira, berapa kali kita coba bahkan mereka tidak bisa kita jangkau. " Kata Heri.


David sudah tidak berdaya luka lebab di sekujur tubuhnya.


Papa David lalu menggali tanah yang cukup dalam, dan menyeret David yang sudah tidak berdaya.


Dan pada akhirnya David dimasukkan dalam galian tanah, David dikubur hidup-hidup.

__ADS_1


Davira berlari dan masuk kedalam galian tanah. Davira menjerit histeris tanah semakin menutupi seluruh tubuh David.


David tersenyum untuk yang terakhir kslinya.


Davira menangis sejadi-jadinya.


David sudah tidak terlihat lagi dan sudah rata dengan tanah.


Davira berlari mengejar papa David. Davira ingin memukulnya namun tidak bisa.


"Her,,, David, ayo kita tolong dia, nanti dia bisa mati." Pinta Davira kepada Heri.


Heri lalu memeluk Davira yang menjerti histeris di dekat pohon rambutan.


"Vira aku mohon kau jangan begini. David sudah tidak bisa kita tolong, ini takdir Vira. Ayo kita kembali." Kata Heri.


Davira yang engan beranjak dari dekat pohon rambutan itu lalu di gendong oleh Heri.


👻👻👻👻👻👻👻👻


"David,,,! " Teriak Davira dan Heri terbangun dalam mimpinya.


Davira lalu bangkit mencuci muka dan berlari ke rumah Heri.


Heri juga demikian. Berlari ke rumah Davira.


Mereka berpas pasan di pagar samping.


Mereka lalu berpelukan dan menangis.


"Vir gua mimpi David." Kata Heri.


"Sama gua juga, bahkan setiap kejadian itu seakan nyata." Kata Davira.


"Apa besok kita kesana memastikan?" Tanya Heri.


"Iya, kita harus memastikan." Jawab Davira.

__ADS_1


👻👻👻👻👻👻


Bersambung... 👋👋👋👋👋👋👋


__ADS_2