
" Meeting Bos?" Tanya Mas Tommy padaku, dia tersenyum melihat wajahku yang ceria saat aku dan istriku duduk di sofa, mereka masuk ke ruangan kerja ku. Didit ikut menggoda aku " Kalah penganten baru juga!"
Istriku hanya tersenyum dan aku tertawa kecil.
" Anak gw mana Mas Tom?"
" Dibawa Laras Ama Mbak Ayu!"
" Emang ada Mbak Ayu? Kapan datangnya!" Tanya Istriku bingung.
" Loe satu jam lebih di ruangan ini Cha!" Jawab Didit dan aku tertawa, sementara Istri ku mengkerucutkan bibirnya.
" Ama anak anak nya?" Tanya ku
" Lengkap 4 anak di bawa Mbak Ayu, kan dah liburan sekolah, anak anak pengen liburan di rumah Tante Ocha!" kali ini Mas Tommy yang menjawab.
" Ih seru dong!" Jawab Istriku dengan semangat.
Kami melanjutkan obrolan kami, dan tidak lama suara keponakan ku sudah mulai terdengar, mereka langsung mencium pipi istri ku.
" Ga ada yang cium Om Aryo?" Tanya ku
" Ga ada!" Jawab mereka kompak dan aku tertawa, di ikuti tawa Mas Tommy dan Didit.
" Ya udah deh Cha, kita jalan berdua aja, kita beli buku lagi buat Rizki!" Ucap ku dan itu tidak berhasil membuat mereka untuk mencium pipi ku. dan aku pun tertawa sendiri.
" Gak mempan Mas!" Ucap Istri ku. Didit dan Mas Tommy tertawa lagi, Mbak Ayu dan Mbak Laras sudah datang di kawal oleh David dengan banyak paper bag di tangannya
" Nanti sore, aku mau ke hotel temen ku, ada ATV, ada Outbound, siapa Mau ikut?" Tanya Istriku, dan keponakan ku kompak menjawab "Mau!" Istriku sedang berpelukan dengan Mbak Ayu.
" cium dulu Om Aryo nya, soalnya aku nih ga akan jalan, kalo Om Aryo ga kasih aku ijin!" ucap Istriku, dan 4 anak kakak ku langsung berlarian ke arah ku, menciumi wajahku
" Boleh ya Om, aku jalan Ama Tante Ocha!"
" Nanti aku pikir pikir dulu!" Jawab ku jual mahal
Dan tentu saja Mbak Ayu Membulatkan matanya.
" Gimana anak nya ga mau kesel, di godain nya gitu!"
" Yah, aku harus pikir pikir dulu Mbak, mereka aja cium aku nya pikir pikir dulu!" protes ku dan lemas lah semua keponakan ku, istri ku tertawa.
" Mas Ih!" ucap Istriku, dan aku tidak kuat mendengar kata ih manja dari mulut istriku, gemesin Banget. pengen cium.
" Ya yah...boleh pergi Ama Tante Ocha!" Jawab ku dan teriakan Keponakan ku Membuat anak ku menangis.
Mbak Ayu kembali ke Yogya, dia tidak mampir ke rumah ku, benar benar hanya mengantar anak anak saja ke kantor ku, David yang mengantar nya sampai Bandara. dan saat ini kami sudah tiba di hotel nya Boy, Keponakan mengunakan semua fasilitas permainan yang ada, Boy begitu menjamu keponakan ku.
Aku menjaga anak ku dan terus memperhatikan keponakan keponakan ku, sementara Istri ku, dia sedang berbahagia dengan Sahabat Sahabatnya. aku tidak pernah keberatan sedikit pun untuk hal itu, Karna hanya merekalah Sahabat Sahabatnya.
Rossa Stories
" Sandri chat gw, Dia mau ke Singapore!" Ucap ku pada semua Sahabat ku
" Emang Jadi?!" Tanya Angel yang sedikit sibuk memeriksa laporan nya
" Jadi Kayanya, Udah pengen cepet-cepet pengen anak Juga lah Mereka!" jawab ku, dan kami tersenyum
" Gw nih Sugesti kali yah, Masa Iya gw Mual!" Ucap Mitha dan kami tertawa
" Wajar kali Sisssttt!" Ucap Boy dan Angel.
__ADS_1
" Tapi kemaren pas belom periksa itu gw ga mual, sekarang nih gw enekkk bangettt" Protes Mitha.
" Mana Louise ga ada, puyeng pala gw, pen mewek gw!" keluh Mitha lagi dan aku mengusap mengusap punggung nya.
" Noh, si Vero ga keluar kamar dari siang!" Ucap Angel
" Serius Ngel?" tanya ku
" Iya, gw tadi ke kamar nya, Parah banget mabok nya!" jawab Boy dan aku tersenyum.
Saat ini aku, Mitha dan Vero sedang hamil muda, kami periksa tadi pagi ke dokter Rahma dan Alhamdulillah berita baik yang kami terima. Vero dan Mitha langsung ber sugesti dengan kehamilan nya. kami sangat khawatir karna Louise sedang berada di laut Minggu ini.
" Ih gw balik Ah dah sore, ponakan gw betah Banget disini yah!" Ucap ku ketika melihat jam di tangan sudah jam 4 sore lebih.
" Biasanya juga balik pagi Cha!" Seru Boy, dan kami tertawa
" Rizki belom Mandi Boy!"
" Emang loe udah?" Tanya Mitha senyum nya begitu menggoda aku.
" Udah deenngg...!" Aku tertawa menjawab nya
" Sempet emang Cha? loe kan pada baru balik dari dokter bareng anak anak!" Tanya Angel dan aku tertawa
" Sempet angelll....ga sempet juga di sempet sempatin!" Jawab Boy dan aku terkekeh
" Gw kok ga boleh Ml ya Cha ma Dokternya!" tanya Mitha, dan kami meringis saat ini.
" AW AW AW AW beraaaatttt!" ucap Boy dan kami tertawa.
" Loe kenapa ga tanya tadi Ama Dokternya!" Angel kesal sekali dengan pertanyaan bodoh nya Mitha
" Bini nya marah ga Mith?" Tanya Boy polos sekali
" Kaaaggeeettt doang kali yah, liat gw liar kaya gitu!" Jawab Mitha dan aku tertawa bersama Angel dan Boy.
" Tidur rumah gw yuks Mith!" ajak ku pada Mitha, setelah puas Tertawa dan ku lihat suami ku dan keponakan nya sudah mulai mendekati kami
" Gak deh Cha, Gw juga pen balik ke apart lah, pengen tidur, siapa tau Louise balik malem ini, kan dah gw infoin kalo gw hamil anak nya!" Jawab Mitha dan kami segera merapikan barang barang kami.
Kami berpelukan, kami berpamitan dan Mitha juga memilih pulang, dan tentu saja Mitha di antar oleh Boy dan Angel sampai ke Apartement nya.
Keponakan ku menghabiskan waktu libur 2 Minggu nya di rumah ku, Mas Aryo bilang, aku nih Tante yang baik, karna keponakan nya betah dekat dekat dengan ku, aku juga sempat 3 kali membawa mereka berbelanja, aku mulai memilih kan mereka rok rok jeans panjang, kaos kaos lengan panjang, dan Mas Aryo Tersenyum melihat barang barang belanjaan kami.
" Dara cantik banget kan Mas?" tanya ku ketika Dara menunjukkan baju pilihan ku.
Yah, karna mereka sedang ada di rumah ku, aturan nya adalah aturan ku, aku membebaskan 4 keponakan ku memakai pakaian nya mereka di dalam rumah, tapi pada saat pergi dengan ku, aku meminta nya untuk menggunakan pakaian yang aku beli.
" Tinggal pakein kerudung, ke tutup auratnya!" ucap suami ku sedikit berbisik di telinga ku.
" Pelan pelan, perlu proses lah Mas!"
***********
Minggu berganti Minggu.
Hasil tes UMPTN anak anak santri sudah keluar, Alhamdulillah 14 dari 15 anak ini di terima di Universitas Negeri sesuai arahan suami ku. untuk hal hal seperti itu suami ku JUARA nya, dia pengalaman dengan tempat les bimbingan belajar nya, sedangkan 1 anak santri sedang ikut tes seleksi untuk menjadi anggota Polri..
Malam ini kumpul semua teman temannya Mas Aryo di rumah ku, tentu saja ada Bang Andi dan Mas Didit, aku merasa nyaman, saat mereka main ke rumah, terkesan aku ikut mengawasi pergaulan Suamiku. Kejam juga yah aku?!
Ditengah tengah mereka mengobrol aku dan suamiku mendapatkan kabar, Akmal yang sedang ikut seleksi sudah 90 % lulus seleksi.
__ADS_1
" Loe liat di YouTube deh, yang lain di tes nya push up, si Akmal di suruh baca surat Al Kahfi!" Ucap Bang Andi dengan sangat bangga.
" Masa sih Bang!" Tanya ku
" Iya Cha, gw up load di ig gw juga deh!" Jawab nya dan aku segera melihat handpone ku, aku dan Mas Aryo langsung melihatnya, Suasana di luar ruangan terbuka, beberapa orang sedang berdiri tegak, dan ku lihat Akmal sedang di minta oleh 2 orang penguji nya untuk membaca surat Al Kahfi, bulu bulu ku berdiri, merinding mendengar suara Akmal yang begitu lembut dan jelas dalam membacakan ayat suci Al-Qur'an.
" Luaaarrr biasa kan Cha?" Tanya Bang Andi
" Iya Bang..semoga yang 10 % nya juga berhasil!"
" kaya nya lolos Cha, kita tuh lagi semangat berubah, berubah lebih baik, dan orang orang kaya si Akmal kita butuhin untuk bisa touching langsung ke Masyarakat, bantu ngerubah image kita yang kurang baik karna oknum oknum lah" Jawab Bang Andi.
" Alhamdulillah lah, gw seneng Denger nya And!" Jawab Mas Aryo.
Malam ini Teman temannya suami ku berkumpul sampai pagi hari, mereka berkumpul di belakang rumah, membakar sate dan jagung.
" Mereka betah ga pulang pulang, Maaf ya cha!" ucap Mas Aryo, dia masuk ke kamarku, membawakan aku sate yang sudah di bakar nya.
" ga apa apa Mas, aku seneng malah, rumah jadi rame, kamu juga kan perlu bergaul Mas, ga cuma kerjaan, aku, Rizki dan Sahabatku doang!"
" Tapi aku ngantuk Cha!" keluh nya dengan menciumi leherku
" ihhh...ayo cuci muka sana, minum kopi, besok Mas Aryo libur ini, jadi tuan rumah yang baik!"
" cium dulu deh! biar semangat!" Pinta nya tanpa ingin aku tolak. aku mencium pipi nya, dan memeluk nya.
" Besok kita ganti posisi kamar kita Mas, anak mu tidurnya bikin aku ga tenang, guling ke sana, guling lagi ke sini!"
" Mirip aku Cha!" Ucap nya dan aku tertawa.
" Anak mu Mas, pasti mirip kamu!"
Dan Pagi pun datang, suamiku menjadi tuan rumah yang baik, menemani teman teman nya hingga pagi dan aku saat ini sedang berpikir untuk merubah posisi kamar ku.
Anak ku Rizki sudah bisa tertidur miring, tengkurap dengan mengangkat dadanya, membolak balikan badannya dan itu sangat menggemaskan. usianya sudah 6 bulan saat ini. rambut nya tebal seperti aku, dan saat ini rizki anak ku sedang memiliki kebiasaan baru, sudah satu Minggu ini, anak ku tidur lama dan nyenyak di siang hari, dan sulit tidur di malam hari, seakan hari itu terbalik bagi nya.
" Aku tuh ga suka tempat tidur mepet ke Tembok Mas!"
" So?" Tanya Suamiku
" Tau deh...Rizki sih....ga bisa tidur di box nya, jadi aku bingung nih!" Keluh ku dan mencium pipi gembul anak ku yang sudah berhasil mengacak-acak tempat tidurku.
" Rambut ku juga rontok Mas, Rizki maen ludah mlulu!" keluh ku lagi
" Udah tua kali Cha!" Jawab Mas Aryo dan aku tertawa
" Iam 26 years old, mana ada tua!" keluh ku dan suami ku tertawa
" aku libur hari ini, kamu ke salon yah, perawatan deh, biar tambah cantik!" ucap suami ku dan aku tersenyum.
" Boleh Mas?"
" Boleh Banget, tapi sebelom jalan, boleh ya Cha!" Ucap suami ku dan aku tertawa.
" Anak mu bangun Mas!"
" Titip Bik Sum, Cha!" jawab suami ku, sungguh terlalu pintar untuk memikirkan hal hal seperti itu.
Rizki anak ku sudah mulai dengan susu formula nya begitu masuk usia 5 bulan, sedih sebenarnya aku ini, air susu ku sudah tidak sebanyak kemarin kemarin, anak ku yang selalu ingin menyusu selalu menangis karna tidak puas dengan asi, dan dengan saran dari Puput, akhir nya Susu formula jadi pilihan yang sulit untuk aku dan suami ku.
Jadi bisa di bilang, aku bisa meninggalkan Rizki untuk 2 jam ke depannya, aku menitipkan Rizki pada Bik Sum, dan waktunya melayani suamiku di pagi hari ini. Pagi yang bergairah dan aku sangat menikmati nya.
__ADS_1