KENAPA HARUS AKU

KENAPA HARUS AKU
Persiapan


__ADS_3

Pagi yang cerah, namun matahari masih malu-malu untuk menampakkan sinarnya.Kokokan ayam bersahut-sahutan.


Davira yang sudah bangun sejak pukul empat.Davira berteriak menggoncang bahu Putra dan Heri bergantian.Sasa yang melihat pusing sendiri.Rencananya Davira dan Sasa ingin joging keliling komplek.Sehabis itu ke supermarket membeli cemilan buat besok.


🌼🌼🌼🌼🌼


"Putra, Heri tolong ada paman jahat, huwa tolong." Teriak Davira menahan tawa.


Sontak mereka terbangun dan berlari berlawanan arah.Mereka saling bertabrakan sampai terjungkal ke belakang. Sasa dan mamanya tertawa terbahak-bahak.


Sedangkan Davira tanpa dosa hanya senyum.


"Viraa,,," Teriak Putra dan Heri.


"Hehehe maaf ya, lagian dibangunin gak bangun bangun. Tidur atau pingsan sih."Tanya Davira.


"Pingsan Vir, pingsan." Ucap Putra frustasi menghadapi kejailan dan keusilan Davira.


"Dah sana cuci muka, kita joging lanjut ke pasar, lanjut masak,mandi setelah itu kita ke supermarket beli cemilan. " Kata Sasa.


"Iya iya. Emang sekarang jam berapa?" Tanya Heri.


"Jam setengah enam." Jawab Davira santai.


"Apa!" Kaget Putra dan Heri.


"Lu kira-kira dong banguninnya.Jam setengah enam matahari belum nongol Vir, belum nampak." Kesal Putra langsung bergegas cuci muka.


Dengan muka manyun Putra dan Heri mengikuti lari kecil Davira dan Sasa.


Ketika sampai di taman matahari sudah bersinar malu-malu.


__ADS_1


Heri dengan isengnya memotret Davira yang sedang kecapekan. Dengan muka bengong.


"Heri, kemarikan ponselmu." Teriak Davira sambil mengejar Heri yang sudah berlari.


"Hahaha tidak akan Vir." Jawab Heri.


"Kau tau Vir, foto ini akan ku tunjukan pada anak ku kelak. Kalau ada perempuan yang mau berteman dengan ku. Perempuan bar bar, hebat, pintar. Kau tidak pernah membedakan apapun. Sapa tau kita berjodoh." Kata Heri.


"Kita sahabat,Jalan takdir kedepannya kita tidak tau. " Kata Davira.


"Kau benar,yuk ke Putra dan Sasa." Ajak Heri.


"Yuk, kita ke pasar ya." Jawab Davira.


"Iya."Jawab Heri.


Mereka pulang dari joging langsung ke pasar tradisional di ujung komplek belakang. Davira dan Sasa dengan gesit memilih sayur, buah dan yang lainnya. Jangan tanya dimana Putra dan Heri, mereka membawa barang belanjaan. Setelah dirasa cukup mereka pulang dan sesampainya dirumah mereka memasak rame-rame. Tidak butuh waktu yang lama, masakan pun terhidang di meja. Mereka bergegas mandi, tentunya berrebut seperti anak kecil.


Setelah selesai makan mereka langsung menuju supermarket terdekat.


Ketika menjelang malam, Putra dan Heri berpamitan pulang. Namun Sasa masih ingin menemani Davira.


"Besok mau pake motor atau ojek online saja?" Tanya Sasa.


"Biar diantar mama, sekalian mama mau arisan katanya." Jawab Putra.


"Siap komandan laksanakan perintah. " Jawab mereka bertiga.


"Sudah ya kita pulang, besok kita kumpul disini."Kata Heri.


"Oke, bye kita bobok cantik dulu."Kata Sasa.


Davira dan Sasa masuk dan mengunci semua pintu. Mereka, langsung menuju kamar dan tanpa menunggu lama mereka tertidur. Begitupun Putra dan Heri.

__ADS_1


Pagi menunjukkan pukul enam pagi. Davira dan Sasa sudah siap, mereka hanya menenteng tas kresek berisi makanan.Tas kecil slempang.


"Tin tin." Suara klakson mobil mama Putra.


"Area you ready anak anak?" Tanya mama Putra.


Hanya anggukan dan senyum yang mengembang yang jadi jawaban.


Setelah sampai di sekolah mereka berpamitan dan berlari menuju ruang OSIS untuk mengambil tas ransel masing-masing.


Mereka masuk kedalam bus dan duduk sesuai dengan no urut diabsen. Sasa dan Putra duduk di kursi sebelah kanan. Dan Davira dan Heri duduk di deretan kursi sebelah kiri.





Guru mulai mengabsen dan semua sudah lengkap. Berlahan bus berangkat dengan kecepatan sedang. Para siswa siswi bersenandung. Ada yang bawa gitar.


Putra dan Sasa memilih duduk sambil makan. Begitupun Davira dan Heri.



Heri yang selalu menempel pada Davira. Sudah tidak heran lagi bagi teman-teman. Karena sejak kecil mereka terus bersama hingga saat ini.


Tak terasa sudah pada terlelap dalam bus.


πŸ•™πŸ•™πŸ•™πŸ•™πŸ•™πŸ•™πŸ•™πŸ•™πŸ•™


Jangan lupa mampir kak, gambar hanya visual. mohon maaf jika tidak berkenan.


Jangan lupa like, komen, gift ya.

__ADS_1


Terimakasih. πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™


__ADS_2