KENAPA HARUS AKU

KENAPA HARUS AKU
Kamar kosong di rumah sakit.


__ADS_3

Diceritakan, tiga orang perawat sedang bertugas shift malam di salah satu rumah sakit. Ketiga orang ini secara bergantian mengurus kebutuhan dari satu pasien ke pasien lainnya. Di salah satu lantai rumah sakit, ada sebuah kamar kosong yang menjadi gudang sementara.


Ketiga perawat yang berjaga pun diberi pesan untuk selalu menutup pintu kamar kosong itu jika tidak ada keperluan, terutama saat malam hari.


Saat itu, pasien di salah satu kamar menekan tombol bantuan. Salah satu perawat bergegas menuju kamar tersebut sambil mengecek jam di tangannya. Ketika berjalan menuju kamar pasien yang membutuhkannya, dia melewati kamar kosong itu. Dia melihat pintunya tidak tertutup dan lampunya menyala.


Di dalam ruangan itu, ada sebuah kursi yang menghadap ke jendela di ujung ruangan. Awalnya, dia berpikir kalau cleaning service lupa menutup kamar itu. Dia pun menuju kamar pasien dan ternyata infus pasien sudah hampir habis.


Ia kemudian pergi mengambil infus di ruang obat dekat ruang perawat. Otomatis, dia harus melewati kamar kosong itu. Namun anehnya, posisi kursi yang semula ia lihat tadi sudah berubah. Posisinya kini menghadap ke celah pintu.


Dia pun hanya lewat saja dan mengambil infus di ruangan obat. Setelah itu, dia bergegas kembali ke ruang pasien dan melewati kamar kosong itu. Namun, posisi kursi saat itu sudah di tengah ruangan. Tapi, perawat itu tetap menghiraukannya.


Setelah memasang infus baru si pasien, perawat tersebut pun melewati kamar kosong itu lagi. Sontak dia langsung kaget, lemas, dan menangis. Posisi kursi itu sudah berada di depan celah pintu dan dia melihat ada sesosok makhluk duduk di situ.


"Aaaaaa!"Teriak perawat tersebut.


Dan kebetulan Davira dan Putra sedang menemani Heri yang sedang sakit. Karena tergigit nyamuk demam berdarah .


Sontak mereka keluar mencari sumber suara itu. Bertanya ada apa. Kenapa berteriak.


Perawat itu bergetar dan tangannya menujuk kearah ruang kosong tersebut.


Davira dan Putra hanya ber oh ria saja. Dan menuntun perawat itu kembali ke ruang penjagaan.


Ketika Davira dan Putra akan kembali ke ruang dimana Heri dirawat otomatis melewati ruangan tersebut.


Tepat di depan pintu Davira berhenti karena penasaran kenapa perawat tadi berteriak.


Saat itu lampu masih menyala. Davira pikir disana


masih ada yang terjaga pasien atau penunggunya karena pada saat itu pukul 23:30.


"Lu ngapain sih vir? Bengong aja? " Tanya Putra.


"Itu kenapa tadi perawat berteriak ketika melihat ruangan itu. " Ucap Davira.

__ADS_1


"Ya udah kita lihat saja di sana ada apa. " Ucap Putra.


Saat Putra berjalan dulu disusul Davira di belakang. Disana tidak ada apa-apa. Hanya ada kursi roda di pinggir jendela. Ketika Putra berkata.


"Lho kok kosong, hanya ada kursi roda saja. " Ucap Putra.


"Iya ya. Tapi kenapa lampunya menyala ya. " Ucap Davira.


"Ahh mungkin ada tukang bersih-bersih kali vir. " ucap Putra.


Ketika Davira dan Putra sedang mengobrol di depan pintu ruangan itu. Tiba-tiba posisi kursi roda sudah berada di ambang pintu. Kursi itu bergerak maju mundur.


"Krek krek krek "


Suara korsi roda berkerak maju mindur membentur daun pintu.


Dikursi roda itu ada orang.


Ketika Davira mendekat dan hendak bertanya.


"Maaf kak, ada apa?Kakak minta bantuan apa? " Tanya Davira.


Tiba-tiba pintu itu buka tutup sendiri. Dan sosok itu hanya bisa tertawa.


"Hihihihihihihi ayo ikut aku.Ajak sosok itu.


" Aaaaaaaaa, setannnn!"Teriak Davira dan Putra. "


Ketika Davira dan Putra akan berlari. Ada salah satu pegawai kebersihan berjalan menuju ruangan itu dan langsung mengkuncinya.


Petugas kebersihan itu meminta maaf atas kesalahannya.


"Pak sebenarnya itu ruang bekas apa sih? " Tanya Putra.


"Dulunya ruang rawat inap biasa saja nak. Ketika di dalam ruangan ini terdapat pasien Satu keluarga dan meninggal semua. Ruangan ini di gunakan gudang sementara. Dan ada peringatan bagi petugas kebersihan jika selesai membersihkan langsung kunci pintu dan lampu dimatikan. Dan teman saya tadi mungkin lupa. Tadi sudah ada laporan perawat yang berteriak histeris karena melihat sosok itu. Dan kalian yang membantu perawat itu. "

__ADS_1


"Oh seperti itu. " Ucap Putra.


"Namun sosok itu tidak mau pergi sampai saat ini. Mengganggu ketika lampu lupa dimatikan dan pintu lupa dikunci. " Ucap Petugas itu.


"Mereka hidup berdampingan nyata dengan kita. Boleh percaya atau tidak mereka itu nyata adanya. Bahkan di berbagai tempat. Apa lagi seperti dirumah sakit ini. Banyak kejadian aneh disini. " Kata petugas itu lagi.


"Ya sudah pak terimakasih atas keterangannya. Kita jadi tau. " Ucap Putra.


"Ya udah pak, permisi kita mau ke ruangan sana menunggu teman saya. " Ucap Davira.


"Iya silahkan, saya juga mau berpamitan. " Ucap petugas kebersihan tadi.


Petugas itu berjalan berlawanan arah dengan Davira dan Putra.


Davira tiba-tiba menengok kebelakang dan petugas itu sudah tidak ada. Davira memberi tahu Putra jika petugas itu sudah tidak ada disana.Jika diperkirakan saat berjalan baru 10 langkah seharusnya masih ada. Seketika Putra dan Davira saling tatap. Lalu menengok lagi kebelakang. Dan petugas itu tiba-tiba ada bersama sosok yang berada di kursi roda sambil melambaiian tangan nya. Sontak Davira dan Putra tekejut dan berlari menuju ruang rawat Heri.


"Berarti yang bicara dengan kita tadi setan ya vir.? " Tanya Putra.


"Iya, kaget bangen gua tadi. " Jawab Davira.


"Udah lah kaian tidak usah panik. Tadi pas kalalian tinggal ada yang jagain gua. Entah siapa gua gak tau. Tiba-tiba dia hanya tersenyum dan ketika kalian datang tadi dia tiba-tiba hilang begitu saja. " Ucap Heri.


"Astagfirullah.Yang bener Her? " Tanya Putra.


"Iya, kapan gua berbohong coba. " Ucap Heri.


💐💐💐💐💐💐


Dari situ Davira dan Putra paham. Bahwa makhluk tak kasat mata itu ada dimana-mana.


👻👻👻👻👻


Sekian dulu ya. Jangan lupa like komen favorit giftnya.


Salam sayang dari author.

__ADS_1


__ADS_2