KENAPA HARUS AKU

KENAPA HARUS AKU
Perumahan sebelah.


__ADS_3

Setelah kejadian itu Davira menjadi paham dan mengerti. Kehidupan Davira berjalan seperti biasanya. Sekolah,belajar dan berjumpa dengan sosok yang tak kasat mata.Seperti saat ini, tugas sekolah yang mengharuskan Davira and the gank pergi ke perumahan sebelah.Disana mereka belajar kelompok membuat suatu karya ilmiah.Dan mengharuskan bermalam disana. Sabtu sore setelah pulang sekolah Davira and the gank berpamitan kepada orang tua mereka.Minggu sore baru pulang.


"Put, lu yakin ke perumahan itu? " Tanya Davira.


"Ya mau gimana lagi Vir? Kan gantian tidak hanya dirumah kita-kita." Jawab Putra.


"Gimana kalau kita ajak Pak Har buat temani kita saat disana. " Tawar Sasa.


"Iya, sial makan kita bisa patungan." Kata Heri.


"Emm gimana ya. Ngikut aja lah gua. Lagian di sana ada paviliun katanya.Nah kita bisa gunakan itu buat yang cowok -cowok dan Pak Har. " Kata Putra.


"Ok setuju. Kita ajak Pak Har. " Kata Davira.


Setelah membereskan perlengkapan yang akan di butuhkan ketika mengerjakan karya ilmiah, mereka minta Pak Har untuk mengntar dan menemani sampai selesai.


Merdeka tiba di perumahan sekitar pukul lima sore. Mereka disambut hangat oleh kedua orang tua Rani.


Mereka berbincang di teras rumah. Tepat pukul emaan Rani membertahukan jika paviliun sudah selesai dibereskan.Tak lupa juga Rani minta maaf jika tepatnya tidak memadi. Hanya beralas kasur busa dan tikar. Di sebelah paviliun terdapat gasebo untuk mengerjakan tugas besok. Paviliun itu menyambung ke ruang tengah dan dapur. Disana terdapat taman ikan kecil yang cukup bagus.


"Anak-anak ayo kita makan malam dulu. Setelah itu bisa dilanjut lagi ngobrolnya dan belajarnya."Kata ibu Rani.


" Baik tante, terimakasih."Kata Putra.

__ADS_1


Mereka menggelar tikar yang ada di dalam paviliun untuk beribadah.Rani bersyukur meski berbeda keyakinan mereka tetap mau berteman dan mau satu kelompok dengan Rani.


Makan malam pun telah usai. Mereka melanjutkan membuat karya ilmiah. Mereka mengerjakan tugas masing-masing.Tidak terasa mereka mengerjakan sampai pukul setengah dua belas malam.


"Sa, Vir sudah malam, ayo istirahat dulu dilanjut besok. " Kata Rani.


"Iya Ran, lu masuk gih,lu alergi dinggin Ran. Kita disini saja."Kata Davira.


" Tapi gua gak enak sama kalian."Jawab Rani.


"Udah gak kayak sama siapa saja.Kita biasa naik gunung tidur di hutan Ran. " Kata Putra.


"Oke lah gua masuk. Kalau mau minum ambil langsung masuk ya. " Tawar Rani.


Setelah Rani masuk. Davira merapatkan duduknya dengan Heri dan Putra. Sasa yang bingung pun melakukan hal yang sama. Putra dan Heri pun bingung dengan tingkah Davira dan Sasa.


Sedangkan pak Har sudah terlelap di dalam mobil dengan kaca dibuka setengahnya.


"Kalian ada apa sih? " Tanya Putra.


"Gua dari tadi merinding dugem Put. " Jawab Davira.


"Emang ada merinding dugem? " Tanya Heri.

__ADS_1


"Ada buktinya gua ngalamin itu. " Jawab Davira.


"Emang rasanya kayak gimana itu? " Tanya Sasa penasaran.


"Gini gua jelasin.Bulu kuduk ku merinding berdiri semua.Sama buku ketek juga. Dan parahnya debaran jantungku berpacu lebih cepat seakan bergugem ngajak joget." Jelas Davira.


Rahang ketiganya menganga sempurna. Secara gamblang menjelaskan tanpa ditutupi tanpa disensor buku keteknya juga kesebut ikut andil merinding. Dan tiba-tiba Heri ikut merinding begitupun Sasa dan Putra.


Tiupan angin semakin menambah suasana mencekam. Lampu pojok paviliun tersebut berkedip ati hidup lagi mati lagi dan seterusnya. Davira and the gank berdoa Soga tidak ada yang aneh disekitar sini.


Namun tiba-tiba Aciel nongol dan berkata.


"Kak, jangan tertidur semua ya di sebrang sana ada tante kunti pake baju merah.Tetapi dia hanya diam saja memperhatikan kakak semua. " Kata Aciel.


Sontak semuanya berpelukan sambil berdoa. Mereka sepakat tidur bergantian. Namun kenyataannya mereka seperti tersihir mata mereka susah untuk terbuka. Sampai-sampai Aciel berteriak berjingkrak -jingkrak agar mereka tidak tertidur.


"Aciel kakak sudah tidak tahan kantuk. " Kata Heri dan Putra bersamaan.


"Kakak, ada tuyul botak nangis,,,! " Teriak Aciel.


🌼🌼🌼🌼🌼🌼


Hayo kenpa ada tuyul disana simak episode selanjutnya.

__ADS_1


Jangan lupa mampir baca dari awal sehingga tau alur ceritanya. Jangan lupa tinggalkan jejak ya. Pap ayoπŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹


__ADS_2