KENAPA HARUS AKU

KENAPA HARUS AKU
episode 05


__ADS_3

Radit dan Amira sudah mendapatkan gaun pengantin mereka pun pergi keruang ganti untuk mencoba gaun pengantin Nya


" sekarang cobalah gaun pengantin Nya " pinta Radit


Amira hanya mengangguk tanda mengiyakan


ia pun masuk kedalam ruangan ganti dan tak berapa lama Amira keluar dengan gaun berwarna putih melekat ditubuh indahnya ia terlihat sangat cantik Aldo dan Radit seperti terhipnotis dengan kecantikan Amira.


" w a o o o... k a k a u s a n g a t c a n t i dengan gaun pengantin ini " ucap Nya


" k a l o s a j a a k u b u k a n a d i k m u


aku pasti akan menjadikan mu kekasih ku sambungnya menggoda Amira


" k a u i n i. . . w a l a u k i t a b u k a n


s a u d a r a a k u j u g a g a m a u sama anak ingusan kaya kmu yang masih ngandelin uang orang tua " ucap Amira mengejek Aldo


Aldo dan Amira tengah asik bercanda sedangkan Radit hanya memperhatikan mereka ia juga sudah selesai mencoba jas pengantin berwarna putih yang ia pilih tak lama Aldo pun meninggalkan mereka berdua


" aku tinggal ke toilet dulu " ucap Aldo


" y a " Jawab nya singkat


saat cuma berdua Amira memberanikan diri bicara dengan Radit tentang pernikahan dan tentang ia sudah mempunyai kekasih


" k a a k u n g o m o n g " ucapnya sambil melihat Radit


" e m m. . . n g o m o n g a j a " jawabnya Tampa ekspresi


" k a a k u t a u k a R a d i t c i n t a n n y a s a m a k a A n g g u n d a n aku juga mempunyai orang yang aku cintai kita berdua menikah karena terpaksa jadi..." ia ingin bertanya tapi dia ragu


" ternyata dia sudah punya pacar, kenapa aku merasa kecewa dan marah mendengar dia punya pacar apa aku suka padanya ?" ucapnya dalam hati


" j a d i a p a " tanya nya pura-pura tak tau padahal ia tau betul arah pertanyaan Amira


" apa setelah menikah kita masih bisa berhubungan dengan orang yang kita cintai " tanya nya Amira terus melihat ke arah Radit menunggu jawaban


" bisa saja asal jangan sampai ketahuan oleh keluarga kita " jawab nya dengan wajah datar


" i y a m a k a s i h k a " ucap Amira ia sama bahagia mendengar jawaban Radit


kebahagiaan Amira terlihat jelas oleh Radit


" apa dia sangat mencintai kekasihnya itu sampai dia harus sebahagia ini.. " ucap Radit dalam hati


sudah seharian mereka keluar dan Meraka juga sudah mendapatkan semua yang mereka cari dari gaun pengantin, cincin kawin dan buku buat Aldo mereka pun kembali Radit mengantarkan Amira dan Aldo ke rumah Hendra dan ia pun langsung kembali kerumahnya


Radit merasa sangat lelah tapi ia juga merasa senang ia tersenyum-senyum sendiri entah apa yang ada didalam pikirannya itu cuma dia yang tau, ia tak sadar dari tadi saat ia masuk ke dalam rumah ada dua orang yang terus memperhatikan sikap anehnya itu.


" h e i i. . .c o b a k a u l i h a t a n a k m u i n i p a h entah apa yang ia temukan diluar tadi hingga ia kembali sambil senyum-senyum sendiri " ucap Alisa menggoda Radit

__ADS_1


Radit hanya tersenyum mendengar ucapan mamanya ia melanjutkan langkahnya dan menuju kamarnya ia merebahkan tubuhnya ditempat tidur masih dengan senyum dibibir ia sedang mengingat kejadian saat di toko perhiasan dengan Amira


flashback on


Amira sedang fokus memilih cincin ditemani Aldo sedang kan Radit hanya terus memperhatikan Amira tak berapa lama Amira menemukan dua cincin kawin yang menurutnya bagus


" k a a k u s u d a h d a p a t n i h..." ucap Amira


Radit mendekatinya dan melihat cincin pilihan Amira ia memilih salah satu cincin yang ditunjukkan Amira


" p i l i h y a n g i n i s a j a " Radit memilih cincin ada ditangan kanan Amira


" t a p i k a m u c o b a d u l u t a k u t e n g g a p a s" Radit mengambil cincin itu dan memasangkan pada jari manis Amira dia bisa merasakan jantungnya yang berdegup kencang


" i n i s a n g a t c a n t i k " senyum tipis terlihat di wajah cantik Amira


" i y a s a n g a t c a n t i k " mata Radit hanya tertuju pada wajah Amira


" andai saja kita menikah karena cinta pasti senyum di bibirnya lebih lebar dari sekarang " ucap Radit dalam hati


selesai memilih cincin mereka mampir di sebuah restoran mereka merasa sangat lapar kebetulan memang sudah waktunya makan siang


" kamu mau pesan apa " tanya Radit


" samain aja ma pesanan semuanya kami engga milih" makanan ko apalagi kalo udh lapar gini " ucap Amira


Radit melirik kearah Aldo


" baik lah "


" mas saya mau pesan " memanggil pelayan


" iya tuan mau pesan apa " tanya seorang pelayan


" saya mau makanan dan minuman yang paling spesial disini semua "


"baik tuan"


Amira dan Aldo bingung melihat Radit yang memesan semua menu spesial di restoran ini


tak lama pesanan mereka datang jelas saja membuat mata Amira dan Aldo terbelalak melihat betapa banyak makanan dia atas meja mereka


" ya ampun ka ini banyak sekali " ucap Aldo


" iya gimana ngabisin nya " Amira menatap Radit berapa dapat jawaban


" Kataya kalian lapar sekali y a k a n " jawab Radit


setelah lama bergulat dengan makanan diatasi meja akhirnya mereka bisa menghabiskan makanan itu Radit terus tersenyum melihat Amira yang tak bisa bergerak karena kekenyangan


flashback off

__ADS_1


tak lama Radit bangkit dari tidurnya dan mengambil handuk lalu masuk ke kamar mandi


dikamar Amira


ia sedang bermain dengan ponselnya tak lama ponsel tersebut bergetar ia sedang menunggu cheat dari Rizki


" sayang gimana keadaan kamu disana " tanya Rizki


" baik sayang kapan kamu kembali "


" aku belom tau yank "


" tapi Tante sehat aja kan dan kmu juga sehat kan? "


" i y a s y a n g . . . k a m u j a n g a n cemas ya "


" i y a y a n k a k u s a n g a t m e r i n d u k a n m u "


" a k u j u g a "


" s y a n g k a l o n a n t i t a u s e s u a t u tentang aku, percayalah kalo aku sengat mencintai mu dan itu bukan keinginan ku "


" s a y a n k a p a m a k s u d d a r i cheat mu ini? "


" n a n t i k a m u a k a n m e n g e r t i jangan terlalu dipikirkan bukan masalah besar sudah dulu ya sayang aku mau istirahat aku sangat merindukanmu "


" a k u j u g a m e r i n d u k a n m u "


ditempat Rizki


ia heran dengan kata-kata Amira di cheat itu


" apa iya sedang kesulitan atau ada yang memaksanya melakukan sesuatu " ia takut Amira dalam kesulitan


dikamar Amira


Amira terus menangis sambil menatap foto Riski dan dirinya yang sedang berpelukan di ponsel genggam miliknya


" sayang maafkan aku tolong percayalah kalo aku juga sangat mencintai mu" dengan air mata yang terus mengalir di wajah cantik itu


setelah lelah menangis Amira pun tertidur sambil memeluk ponsel genggam miliknya


.


.


.


.


.

__ADS_1


. bersambung


__ADS_2