
Davira and the gank berjalan kearah depan mengikuti tante Mila.
Sesampainya disana tante mila heran. Kenapa mereka membawanya kesana.
Dan ketika Davira mengajak duduk di dekat pohon rambutan itu tante mila merasakan ada David di sisinya. Namun ketika ditengok kanan kiri belakang tidak ada David dan situ.
"Tan mohon maaf jika kami lancang. Jika tante percaya kita gali tanah ini." Kata Davira.
"Iya boleh memang kenapa? " Tanya tante Mila penasaran.
"Heri panggil pak RT dulu tan." kata Heri.
Tante Mila semakin penasaran apa yang akan dilakukan anak-anak ini dan memanggil pak RT.
Kebetulan adik pak RT dari pikah yang berwajib.
Beberapa saat kemudian, Heri beserta pak RT dan yang lainnya memasuki rumah tante Mila.
Heri sudah menceritakan kepada pak RT.
Putra dan Heri mulai menggali hanya dengan satu cangkul dan sekop saja. Heri dan Putra tidak ingin David terkena benda tajam itu.
Selang dua puluh menit Davira dan Sasa ikut menggali hanya dengan tangan. Tangan Davira menyentuh sesuatu benda yang kenyal.
Davira lalu memandang tante Mila sambil terisak.
"Tan David ada disini ayo tan kita gali." Pinta Davira.
"Maksudnya apa nak David ada disini? "tanya tante Mila.
Meski banyak pertanyaan dan rasa penasaran tante Mila ikut menggali tanah itu menggunakan tangan.
__ADS_1
Jantung mereka berdetak lebih cepat.Lama kelamaan tante Mila menyadari bahwa kain atau baju itu milik David.
"Ya Allah ya Tuhan ini baju dan ini jam tangan David. " Kata tante Mila.
Davira sudah terisak begitu pun dengan Heri. Mimpinya benar adanya.
Pak RT dan adik pak RT turut membantu hingga terlihat badan yang meringkuk. Berlahan namun pasti terlihat muka David.
Tante Mila berteriak histeris ketika melihat jasad David disitu. Anak yang awalnya berpamitan ingin ke Kota J. Nyatanya David telah tiada dan dengan kondisi memprihatinkan.
Davira berteriak dan langsung memeluk David.
"David bangun hey, aku mohon bangun. Ini hanya mimpi kan?Tolong jawab aku." Pinta Davira.
"Nak, kita panggil warga yang lain ya, kita makamkan dengan layak. Ini sebuah keajaiban jasad ini tidak berbau busuk padahal dari cerita kalian sudah dua mingguan. " kata pak RT.
Tante Mila sudah pingsan dan dibawa kedalam rumah oleh Heri dan adik pak RT. Sasa dan Putra memanggil warga setempat. Davira menghubungi Bunda dan ayah serta daddy.
Para warga saling bahu membahu mendirikan tenda. Rencana jasad akan dimakamkan esok hari. Karena hari susah menjelang magrib.
Rumah tante Mila sudah ramai para warga.
Dan jasad David sudah dimandikan dan dikafani.
Tante Mila tak henti-hentinya menangis.
Para warga terjaga sampai pagi bergiliran.
👻👻👻👻👻👻👻👻
"Vira, Heri terimakasih ya atas bantuannya. Tanpa kalian semua jasad ku tidak akan ketemu dan mama semakin memikirkan aku. " Kata David.
__ADS_1
Sekarang Davira dan Heri berada di bawah pohon rambutan bersender dengan batangnya.
"Sama-sama Dav,tapi kenapa kau pergi dan kita ditakdirkan bertemu dialam yang berbeda? " tanya Davira.
"Ini skenario dari Tuhan. Kita sebagai manusia biasa hanya menjalani saja. " Kata Heri.
"Kita masih bisa bertemu walau hanya dalam mimpi. " Kata David.
"Semoga kita semua bertemu lagi di surga. " Kata Davira.
"Tolong bantu aku jaga mama dan adik ku." pinta David.
Davira dan Heri hanya mengangguk.
Ada kilatan cahaya putih di pintu gerbang namun masih samar-samar.
"Yah Aciel tidak bisa ikut bang David. " Celetuk Aciel muncul tiba-tiba.
Tante Mila sudah berangsur membaik dan mengikhlaskan kepergian David.
👻👻👻👻👻👻👻👻👻👻
"Aku ikhlas... "
👻👻👻👻👻👻👻
Bersambung...
Jangan lupa mampir, like, komen, gift, vote.
👋👋👋👋👋👋👋👋
__ADS_1
Bye....