
Ketika pulang larut malam Davira and the gank mampir dulu beli nasi goreng.Jam menunjukkan pukul sepuluh malam. Namun masih banyak yang membeli nasi goreng itu. Terbukti mereka harus mengantri dan memilih duduk di bawah pohon cemara tepi jalan.
Sumilir angin membuat Davira and the gank merasakan kantuk.Namun saat ingin memejamkan mata aroma nasi goreng membuta mata mereka melek lagi.
"Kang nasi goreng cumi pedas empat, nasi goreng danging spesial satu pedasnya sedeng saja. Dan teh tawar panas lima." Kata Sasa.
"Siap atuh neng,bungkus atau dimana disini neng? " Tanya penjual nasi goreng.
"Makan sini saja kang. " Jawab Sasa.
"Yuk tunggu disana saja. " Ajak Putra.
"Ayok." Jawab Davira, Heri, Sasa dan ayah Heri.
Mereka duduk di karper bawah pohon cemara tidak jauh dari grobak penjual nasi goreng itu.
Lama mereka menunggu akhirnya pesanan mereka datang juga. Mata mereka berbinar melihat nasi goreng yang mereka pesan. Tak lupa ada krupuk.
"Selamat makan! " Kata mereka serempak.
Ayah Heri yang paling apes malam ini. Diajak bertemu hantu dan Aciel selalu menempel sang engkong da. kali ini dipalak malam-malam beli nasi goreng. Kalau urusan makan sasa paling jago, tak tanggung tanggung memesan porsi jumbo. Entah kantong makanan yang ada didalam perut itu elastis atau ada cadangannya.
Setelah beberapa menit mereka selesai makan. Ayah Heri langsung membayar jumlah tagihan nasi goreng .
"Berpa kang? Tadi tambah krupuk satu toples isi sepuluh itu krupuk. " Tanya ayah Heri.
"Seratus tiga puluh pak. " Jawab kang nasi goreng.
"Murah sekali. " Gimana ayah Heri dan masih bisa terdengar oleh Davira and the gank.
Davira and the gank memang anak dari orang yang berada, namun mereka tidak pernah memilih milih makanan dan dimanan mereka akan makan. Yang penting halal dan bersih. Tentunya rasanya tidak kalah dari tempat yang bagus dan berbintang.
"Ini kang. " Ayah Heri menyerahkan uang dia lembar seratusan.
Ketika kang nasi goreng ingin mengambil kembalian ayah Heri mencegahnya
"Untuk Akang saja kembaliannya. Toh grobak pinjam kan. Supaya besok besok bisa beli grobak sendiri ya kang." Kata ayah Heri.
__ADS_1
"Makasih pak makasih semoga berkah dan rizky bapak dilancarkan dan berlimpah. " Kata kang nasi goreng.
"Aammin." Jawab serempak.
Mereka meninggalkan tempat itu dan melaju dengan kecepatan sedang. Merka menikmati indahnya malam penuh ketlap kerlip lampu, dan tentunya ada bintang.
Setelah sampai di pertigaan jalan Davira and the gank melihat mobil putih dengan plat no luar daerah. Mobil itu berhenti di dekat trotoar disana terdapat tong sampah. Seorang keluar dari mobil dan menenteng tas kresek hitam, kemungkinan itu samapah. Dan bagi orang biasa mereka tidak melihat yang dibawa lagi di tangan kirinya. Orang tersebut seperti menyeret angin. Numu tidak bagi Davira and the gank. Mereka melihat orang itu menyeret sosok seperti guling putih lusuh.Ya dia adalah
Sempat terdengar umpatan dari orang tersebut.
"Dasar tidak berguna, kau ini aku ambil dari gedung itu supaya membantu ku agar dagangan ku laris manis." Kata seseorang itu.
Davira and the gank menyuruh ayah Heri berhenti sejenak pura-pura membuka kap mobil depan.
Setelah mobil itu pergi baru Davira and the gank mendekat. Disana terdapat pocong yang duduk di tepi tong sampah.
"Hai paman poci, kenapa sedih? Siapa orang tadi? " Tanya Putra.
Sang paman poci pun bercerita. Dirinya dipekerjakan supaya dagangannya laris. Davira and the gank ingin membantu paman poci. Namun sudah terlalu malam. Akhirnya mereka mengajak paman poci pulang.
"Ada apa sih kalian? Bicara sendiri kayak orang gila. " Kata ayah Heri.
"Astaga kenapa dibawa pulang woy?" Tanya ayah Heri frustasi mengusap wajahnya kasar.
"Kasihan masak iya didekat tong sampah. " Jawab Heri asal.
"Paman cepetan dong jalanya."Grutu Davira yang sudah mengantuk.
" Ehh lu kira itu poci bisa lari cepat seperti mu. Yang ada dia kesandung itu Vira. "Dengus Putra yang jengkel dengan celotehan Davira.
" Paman poci yang ganteng, dengar Vira kan? "Tanya Davira kepada paman poci.
Paman poci hanya mengangguk.
" Paman bisa cling menghilang pindah tempat kan?"Tanya Davira lagi.
Lagi-lagi paman poci mengangguk.
__ADS_1
"Nah kalau bisa menghilang seperti teleportasi dan pindah ke kap mobil itu bisa? " Tanya Davira.
Paman poci mengangguk lagi. Dan seketika cling menghilang dan sudah duduk diatap mobil dengan kaki menjuntai ke kaca depan.
"Nah gitu kan enak." Kata Heri.
"Dah yok yah kita pulang dah ngantuk ini." Kata Putra.
"Astaga punya anak kok gitu amat ya sama itu makhluk. Gak takut apa ya. Segala macem diajak pulang Belum ok Wowo, Aciel ehh ini Paman poci. Sejak kapan itu poci menikah dengan bibi mereka. " Grutu ayah Heri nampak frustasi melihat anak-anak nya begitu.
Sesampainya dirumah Davira mereka lalu masuk dan tertidur diruang tamu. Begitu pun Putra dan Heri, mereka tidur di sofa. Ayah Heri memilih untuk pulang karena tidak bisa tidur tanpa istrinya.
Keesokan paginya sebelum ada subuh mereka terbangun dan siap-siap untuk sholat subuh.
Mereka lupa bahwa tadi malam tidak menyuruh paman poci untuk turun. Sehingga paman poci masih berada diatap mobil dan mata menatap pintu rumah. Didepan pintu sudah ada om Wowo dan Aciel yang berdecak pinggang seperti emak-emak tiri.
Mereka tau bahwa teman sebangsanya itu tidak bersalah dan baik. Dia dibawa Davira and the gank tadi malam. Aciel yang awalnya marah sekarang kegirangn. Aciel melompat-lompat di kap mobil itu dan banyak bertanaya dari mana asalnya mana kenapa dibungkus seperti lontong dan kenpa tidak berlari hanya duduk saja satu lagi kenpa mukanya hitam kayak pantat kuali.
Davira and the gank selesai sholat mendengar celoteh demi celoteh dari mulut Aciel. Mereka penasaran dengan siapa Aciel berbicara.
Sesampainya di teras mereka terkejut dan menepuk jidatnya masing-masing.
"Astaga lupa kasih tau paman poci untuk turun. " Kata Sasa.
"Iya gua juga lupa. " Sahur Putra.
"Paman poci tidak bergerak dari semalam? Tanya Heri.
Paman poci hanya bisa mengangguk.
" Maaf paman kita lupa. "Kata Davira.
" Sekarang paman turun dan ikuti Aciel ya. "
Paman poci melompat lompat dan mengikuti Aciel.
👻👻👻👻👻
__ADS_1
Hai,jangan lupa mampir dan tinggalkan jejak
Bye semua👋👋👋👋