KENAPA HARUS AKU

KENAPA HARUS AKU
Satu Anak Tangga


__ADS_3

Pagi adalah waktu terpenting. Karena bagaimana cara menghabiskan hari yang ingin kau lakukan, pagi telah memberikan tandanya.


Jika kamu ingin mewujudkan impianmu, hal pertama yang harus dilakukan adalah bangun dari mimpimu.


Tidak ada orang yang berhasil tanpa melewati proses dan bantuan dari orang lain.


Masa depanmu diciptakan oleh apa yang kamu lakukan hari ini, bukan besok.


Pada malam hari, sesuatu mungkin bisa dilakukan. Namun, tunggulah hingga esok tiba. Tunggulah akal sehat di pagi hari.


"Semangat pagi kawan, ayo kita berangkat dan berjuang bersama kertas putih dan tinta hitam. " Kata Davira.


"Ayo kita semangat pantang mundur, jika kendur ikat saja pake kopor celana." celetuk Sasa.


"Nih gua kemarin baca dibuku, bagus banget."kata Heri.


"Kemarin aku pintar, jadi aku ingin mengubah dunia. Hari ini aku bijaksana, jadi aku mengubah diriku." -Jalaluddin Rumi


"Jangan mengeluh tentang kemarin. Buatlah esok yang lebih baik dengan memanfaatkan hari ini."


"Tak ada sebuah malam atau masalah yang bisa mengalahkan cahaya mentari pagi dan sebuah harapan."


"Hidup harusnya dipenuhi oleh rasa syukur, karena masih diberikan matahari pagi."


"Memiliki hidup yang lebih baik itu adalah pilihan antara mau terus mencoba atau terus mengeluh.


"Tanpa adanya suatu kemauan yang keras kalian tidak akan pernah mendapatkan hasil yang maksimal."


"Kamu memiliki dua pilihan setiap harinya. Melanjutkan tidur dan bermimpi, atau bangun untuk mengejarnya."

__ADS_1


"Menetapkan tujuan adalah salah satu cara untuk membuatmu melompat dari tempat tidur di pagi hari. Selamat pagi."


"Teman lama pergi, teman baru datang. Seperti hari, yang lama berlalu dan pagi pun menjelang. Yang paling penting adalah bagaimana membuatnya berarti."


"Bangun dengan tekad dan semangat, tidur dengan kepuasan dan hati yang tenang."


Heri memperlihatkan buku yang dia baca. Senyum mengembang yang terukir dibibir Davira and the gank. Mereka saat ini sedang mengikuti ujian nasional.


Mereka selalu berangkat bersama. Setibanya di sekolah suasana hening.Kelas satu dan dua diliburkan.


Davira and the gank berbeda ruang. Davira dan Heri berada dalam satu ruangan, sedangkan Sasa dan Putra dalam satu ruangan.


Tepat pukul tujuh tiga puluh menit ujian dimulai.Semua siswa dan siswi mengerjakan dengan serius. Tepat pukul sembilan tiga puluh menit ujian pertama telah usai.


Mereka juga menyalin jawaban dikertas lain untuk diteliti bersama setelah ujian selesai.


Davira and the gank berada di kantin sekolah.


"Jangan terlalu tegang. " Kata pak Didik muncul tiba-tiba.


Davira and the gank menoleh dan tersenyum.


"Rasa jedag jedug masih ada dad. " keluh Sasa.


"Iya, itu hal biasa dalam menghadapi ujian nasional. " kata pak Didik.


"Iya dad, hanya saja bagaimana hasilnya nanti, apakah hasilnya bisa, membawa kita ke Universitas yang kita impikan dad. " kata Davira sendu.


"Satu anak tangga sudah kalian tapaki, masih ada bantak anak tangga yang harus kalian tapaki kalian lalui. Tetap fokus, pantang menyerah, berusaha, dan berdoa." kata pak Didik.

__ADS_1


Hanya anggukan yang Davira and the gank jawab.


"Dan ingat, jangan terlalu memaksakan terus saja belajar dan membaca. Sini daddy kasih saran. " kata pak Didik.


"Apa dad sarannya? " tanya Putra.


"Sekarang begini, dalam satu kali dua puluh empat jam. Kalian tidur delapan jam. sisanya untuk aktifitas lainnya. Terus daddy sekarang tanya, dalam satu hari kalian belajar berapa jam? " tanya pak Didik.


"dua sampai empat jam dad, jika sedang ada ulangan, kalau tidak ada ya paling satu sampai dua jam. " jawap Heri dengan tersenyum.


"Oke sekarang begini katakanlah satu hari kalian belajar diluar jam sekolah dua jam. Lalu kalian kalkulasi waktu. " kata pak Didik.


"Maksutnya? " tanya Davira.


"Sekarang begini dua dikali satu hasilnya tetap dua.


Dan satu dikali dua hasilya juga sama yaitu dua.


Itu ibaratkan kalian belajar dua jam satu kali dalam sehari. Dan belajar dua kali satu jam. Hasilnya memang sama kalian belajar dua jam sehari.


Namun jika kalian belajar langsung dua jam, kemungkinan kalian akan mengeluh pusing, capek dan sebagainya. Jika kalian belajar satu jam dan satu jam lagi nanti setelah istirahat hasilya akan berbeda, pikiran kalian tidak akan semrawut kalau kata orang Jawa. "kata pak Didik.


Davira and the gank baru sadar, mereka belajr tiga jam sampai empat jam hanya sekali. Jika merka belajar dengan durasi satu jam namun berkali kali mereka tidak akan mengeluh capek dan pusing. Pikiran mereka juga harus istirahat. Davira and the gank lalu tersenyum kearah daddynya dan berkata.


"Terimakasih dad. " kata Davira and the genk.


😇😇😇😇😇😇


Mohon maaf jika lama tidak up.

__ADS_1


Tetap pantengin Kenapa Harus Aku ya.


Jangan lupa like, coment, gift atau vote. Makasih ya papayo semuanya. 👋👋👋👋👋👋👋👋👋👋


__ADS_2