
Siapa memang yang nggak nervous saat dihadapkan dengan ujian nasional yang menjadi penentu kelulusan masa tiga tahun SMA di semester akhir? Setiap siswa pasti serius mempersiapkan UN dengan baik agar dapat nilai maksimal. Kamu juga begitu, kan? Rasanya, waktu berlalu begitu cepat dan tidak ada lagi waktu untuk main-main.
Deg-degan menghadapi ujian nasional ini wajar terjadi. Setiap siswa mengalami. Meski begitu, ini adalah sebuah fase yang harus kamu lalui untuk bisa menempuh jenjang pendidikan berikutnya. Sejak awal naik kelas, kamu pasti sudah merasakan tekanan untuk menghadapi UN dengan baik. Tapi kalau kamu sudah melewati, pasti semuanya terasa singkat.
Galau menentukan jurusan kuliah
Selain nervous karena UN, anak kelas SMA juga galau menentukan jurusan kuliah. Bahkan, boro-boro menentukan jurusan kuliah, mau kuliah di mana juga mungkin kamu bingung. Yang baru saja lulus, benar merasa seperti ini, nggak?
Setelah sekian akhir pekan menemani Elvina hanya sekedar membuat tenda di halaman luar, jalan -jalan ditaman. Menemani bermain sambil belajar. Davira and the gank kini sibuk akhir semester. Mereka bergelud dengan buku-buku.
Saat akhir bersama teman seperjuangan
Sedih, mellow, dan galau adalah perasaan absolut yang pasti terasa ketika semester akhir. Memikirkan kebersamaan dengan teman bakal berakhir, tentu rasanya nyesek. Membayangkan bagaimana menjalani hari tanpa sahabat karib, pasti berat sekali. Namun, itu sudah jadi jalan yang pasti harus dilalui. Kalau tidak diakhiri, kamu tidak akan perguran tinggi.
Banyak sekali perasaan dan hal yang kamu lalui di semester akhir kelas XII SMA. Semua itu akan menjadi jalan yang ditempuh dan dijalani untuk bisa ke jenjang berikutnya.
"Aku harus bisa." kata Davira and the gank bersamaan.
"Idih barengan." kata Putra.
Ya,kini mereka sedang berada di rumah Putra untuk belajar. Dua minggu lagi mereka ujian nasional.
__ADS_1
Sibuk memahami kisi-kisi,mengerjakan soal dari berbagai sumber.
Mereka seakan dikejar waktu.Ada beberapa kejadian yang menguras tenaga dan energi.Ada beberapa kejadian setelah pemakaman David.
Entah itu diikuti dan diganggu makhluk astral.
"Semoga kita bisa." kata Putra.
"Aamiin." jawab Davira, Sasa dan Heri.
"Penat sekali, gimana kalau kita ke rumah El? " tanya Putra.
Mereka pun melanjutkan belajar.
Setelah itu mereka membereskan buku yang mereka bawa.
Mereka pulang membersihkan diri dan langsung ke rumah Elvina.
"Akhir semester yang bikin pusing ini perut. " celetuk Heri.
"Mana ada perut pusing! " kata Putra.
__ADS_1
"Berdebat terus,lama-lama ku lempar ke KUA kalian." kata Davira .
"Tidak mau!" jawab Putra dan Heri.
Mereka melilih menemani Elvina yang sedari kemarin sudah merengek kenapa abang dan kakak tidak main kemari. Bukan mainan banyak ataupun jalan-jalan ke mall menghabiskan waktu libur. El hanya kesepian setelah abangnya meninggal.
Davira and the gank menyempatakan untuk mengajak El bermain meski akhir semester sangatlah sibuk dengan buku-buku dan materi
🤔🤔🤔🤔🤔🤔
Apakah kalian semua juga seperti itu?
Sudah sangat buntu dari cerita episode kalian ini.
Buat yang baca semoga tidak kecewa dan berpalaong. Maaf juga sudah beberapa hari ini tidak up. Ya kaliaan pasti tau kan di dunia nyata ku sangatlah sibuk.
In sya Allah nanti malam up lagi.
Selamat membaca ya,selamat beraktifitas.
Jangan lupa tinggalkan kejak. Tanpa kaian saya tidak bisa. Papa yo👋👋👋👋
__ADS_1