KENAPA HARUS AKU

KENAPA HARUS AKU
Hari Bahagia


__ADS_3

Perjuangan tak akan pernah sia-sia jika berjuang dengan sungguh-sungguh.Banyak orang beranggapan masa sekolah merupakan masa menyenangkan. Pada tahapan itu, kamu bertemu teman baru, yang beberapa di antaranya menjadi sahabat, bisa jadi bertemu calon pacar. Membuat fase ini menjadi masa yang sulit dilupakan.


Namun, jangan jadikan perpisahan sebagai titik akhir sebuah pertemanan.


Di sisi lain, ada ucapan mengharukan saat akan berpisah dengan teman atau sahabat di waktu kelulusan sekolah.


Hiruk pikuk jalan malam hari membuat suasana Davira and the gank tak karuan.Mereka berada di taman kota. Niat hati ingin menghibur hati yang sedang pilu.


"Pulang yuk. " ajak Davira.


"Iya, kepalaku tamabah puyeng tauk. " sahut Sasa.


"Ya udah yuk pulang. " ajak Heri.


Mereka berjalan menyusuri jalan pinggir taman.


"Nilai kita besok bagaimana ya? " tanya Sasa.


"Entahlah, pusing gua Sa. " jawab putra.


"Yang jelas kita semua lulus, hanya saja nilai yang membuat ku ragu masuk kampus itu." sahut Davira.


"Kita berdoa saja, semoga kita bisa. " kata Heri.


"Ya, semoga saja." jawab Davira dan Sasa.


Langit malam seakan menjelma menjadi lautan bintang di angkasa,menemani malam panjang bagi manusia yang masih terjaga dari tidurnya.Tiga kata yang terukir indah diatas sana dalam bayang-nayang Davira and the gank.


"Lulus nilai bagus."


Malam yang penuh bintang kini menjelma menjadi seberkas sinar matahari yang malu-malu.


Kehebohan empat rumah berdekatan itu saling dengar satu sama lain.

__ADS_1


"Ayah ibu ayo buruan dong kita berangkat pagi saja. Biar kita duduk paling depan." kata Sasa. Di kediaman Sasa, Sasa lah yang terburu-buru.


"Dek, ayo kita siap-siap.Sarapan dulu di rumah, nanti kita bawain juga buat daddy. Kata mama Davira.


Di kediaman Davira, mamalah yang sangat antusias. Sedangkan Davira hanya iya iya saja. Bukan karena malas namun karena menyembunyikan rasa jedag jedug detak jantung yang berdugem ria didalam sana.


Begitupun di kediaman Heri dan Putra. Yang mana kedua orang tua mereka susah ngebangunin anak bujang mereka.


Satu jam kemudian mereka sudah berada di parkiran. Mereka di sambut kawan seperjuangan mereka di depan pintu Aula. Pelukan serta jabat tangan,mereka sampai mengharu biru. Tetesan air mata kerinduan.Belasan tahun sudah mereka tidak bercengkrama di tempat ini. Menjalin kisah persahabatan yang luar biasa. Dan sekarang anak-anak merekalah yang meneruskan persahabatan mereka.


"Ihh kalian cengeng sekali, ayok kita masuk. " ajak Heri.


Semua terkekeh mendengar celoteh Heri. Mereka beririnagn memasuki aula. Mereka memilih duduk di deretan kursi di barisan kedua dari depan.


Tak lama kemudian aula penuh, semua sudah hadir disana.


Acara telah dimulai sambutan demi sambutan telah terlaksana. Kini tinggal pengumuman hasil kelulusan tahun ini.


Peringkat pertama dan ke dua diduduki olah Davira dan Sasa.


Sedangkan Putra dan Heri berada di sepuluh dan sembilan.


Tangis bahagia terpancar jelas diraut Davira dan Sasa.


Sudah tidak bisa digambaekan bagaimana definisi bahagia, senang, haru dan bangga bagi orangtua Davira and the gank.


"Vira, selamat ya, kamu memang hebat. " kata Heri.


"Kau juga hebat, kita semua hebat. " kata Davira.


Acarapun telah usai namun Davira and the gank masih berkumpul di aula,berbincang dengan teman-teman yang lain. Mereka merencanakan merayakan hari bahagia mereka di panti asuhan.


"Ihh Aciel dicuekin. " kata Aciel hantu tampan.

__ADS_1


"lha lu dari mana Ciel? " tanya Heri.


"Dari ujung sana, tuh main sama kakek. " jawab Aciel.


"Aciel udah pamit sama, kakek? " tanya Davira.


"Udah, tapi kakek sedih. " jawab Aciel.


"Ya udah Aciel sering -sering main ke rumah kakek. " saran Sasa.


"Tentu kak, Aciel akan sering kunjungi kakek. " jawab Aciel.


Davira hanya bisa membuang napas kasar. Melihat Aciel, Davira seperti punya adik. Rasa rindu kepada kakak.


"Hehh bengong kenapa bengong Vir? " tanya Sasa.


"Enggak, hanya berpikir saja kapan kita ke kampus, bagaimana disana. " elak Davira.


"Jangan bengong, nilai kau paling bagus di antara kita-kita. Kemarin ayam pak Slamet mati gara-gara bengong. " kata Putra.


"Hah kenapa bisa mati? Ayamnya kesambet ya? " tanya Heri.


"Bukan, karena pak Slamet tidak ada lauk untuk dimakan. Ayam yang bengong itu ditangakap dan dipotong, jadi lah opor ayam pak Slamet. " jawab Putra panjang kali lebar.


"Putra dudul. " teriak semua orang.


Assalamu'alaikum.


maaf lama tidak up.


Banyak kegiatan di RL.


Jangan lupa like komen ya. 👋👋👋👋👋

__ADS_1


__ADS_2