KENAPA HARUS AKU

KENAPA HARUS AKU
Kejadian Aneh di Gunung.


__ADS_3

Davira, Putra, Sasa, Heri ber rencana naik gunung. Mereka meminta izin orang tua masing-masing. Dan mereka di izinkan karena sudah terbiasa naik gunung ketika libur. Cika dan Bagas teman dari Putra ingin ikut.Mereka sudah meminta izin ke orang tua mereka.


Cerita.


Ketika pagi menyingsing Davira dan Sasa bergegas mengepak tas gunung mereka. Begitupun dengan Putra dan Heri sibuk berbagi logistik dan kebutuhan kelompok pendaki lainnya. Akhirnya pukul 08:30 kami semua mulai pendakian. Awalnya pendakian berjalan biasa saja. Davira and the gank sudah terbiasa mendaki gunung dan sudah ke 3 kalinya mendaki gunung ini. Keadaan hutan yang sepi dinginnya malam dan menguras tenaga. Namun tidak dengan Vika dan Bagas, mereka baru pertama kali mendaki gunung.


Dan pada saat tiba di pos dua. Davira and the gsni di suguhkan dengan pemandangan yang asing karena jalurnya berbeda dari biasanya. Kata pendaki yang senior itu adalah peninggalan Kerajaan di Indonesia pada jaman dahulu.


Davira and the gank.


Kami kagum dengan bangunan di sana, Sasa yang suka koleksi foto. Dia langsung mengabadikan moment kami disana. Memotret peninggalan Kerajaan tersebut. Kemudian kami melanjutkan perjalanan.Namun tidak dengan Cika dan Bagas mereka beristirahat lebih lama dan duduk di tempat peninggalan tersebut.

__ADS_1


Davira dan Sasa lebih dulu sampai ditempat pendirian tenda, disusul oleh Putra dan Heri. Dan kemudian Cika dan Bagas, mereka tampak lelah letih, terutama Cika yang tampak pucat. Kami fikir karena mereka baru mendaki yang pertama jadi ya dibilang wajar. Namun ketika tas gunung Cika di lepas dan di letak kan disamping pendirian tenda Davira, Sasa melihat ada sosok wanita berpakaian penari dan tersenyum dengan tatapan kosong. Davira dan Sasa hanya saling pandang dan mengangkat baju mereka menandakan aku tidak tau siapa itu. Yang penting tidak mengganggu mereka.


Senja berganti malam, acara api unggung sudah selesai. Dan Davira and the gank merasakan hawa yang berbeda dari biasanya. Terutama hawa yang biasanya dingin saat ini terasa panas menyelimuti malam itu.


Davira dan Sasa memberanikan diri bertanya kepada Cika dan Bagas. Apa yang mereka lakukan ketika tertinggal agak jauh dari rombongan dan pada saat di pos dua tadi. Namun mereka hanya menjawab hanya beristirahat agak lama dan langsung melanjutkan perjalanan kembali.


"Cika, kamu kenapa? " Tanya Davira.


Davira dan Sasa hanya bisa menghelai nafas.


Dan Putra, Heri, dan Bagas datang ke tenda kami. Dan bertanya ada apa. Sasa menjelaskan kepada mereka, Mereka hanya ber ohh ria saja. Lalu Putra bertanya apakah merasakan hal yang aneh malam ini. Davira dan Sasa hanya mengangguk saja tanda sama jika mereka juga merasakan hawa panas.

__ADS_1


Dan pada saat itu Cika berbicara. Jika dia tadi melihat wanita berpakaian penari saat di pos 2.Dan mengikutinya sampai tempat pendirian tenda.


Sontak membuat Davira and the gank kaget mendengar pengakuan Cika. Dan tiba-tiba tenda yang ditempati Davira, Sasa, dan Cika diterpa angin yang sangat kencang, bahkan bisa dibilang anginnya tidak normal seperti angin gunung biasanya. Dan naasnya hanya ada dua rombongan yang berada agak jauh dari tenda mereka. Jadi tidak mungkin berteriak memanggil meminta bantuan mereka.


Pada saat itu Putra, Heri, dan Bagas menguatkan tenda mereka agar tidak terbawa angin. Mereka memberi batu-batu di dalam tenda. Namun tiba-tiba Cika menjerit ketika melihat Bagas terlempar cukup kuat. Kemudian Cika terdiam dan langsung tertawa sambil menari dengan mata yang menyala merah.


👻👻👻


Sekian dulu ya pembaca yang budiman.


saya up kelanjutannya ya. so jangan ke mana-mana. Tepat stay ya. Dan jangan lupa dukung.Like vote dan gift. Terimakasih.Salam sayang dari author.

__ADS_1


__ADS_2