KENAPA HARUS AKU

KENAPA HARUS AKU
Aku Ingin Menyudahi Semua


__ADS_3

Dari kejadian yang dialami Bagas,Davira and the gank lebih banyak merenung dan berpikir agar semua ini disudahi. Sudah tidak ingin lagi melihat dan mengalami kejadian mistis.


Dari anak-anak, remaja dan kini tumbuh menjadi gadis dan pria pekerja kantor.


"Sa,,,lu bosen gak sih dengan ini semua? " tanya Davira.


"Bosan sih enggak vir, tapi ingin menyudahi petualangan mistis kita ini." jawab Sasa.


"Aku juga berpikiran begitu, kita sudah dari kecil seakan bersahabat dengan dunia mereka dan akhirnya ketemu dengan Aciel sie bocah rese itu. " kata Davira.


"Ya,,, kaka begitu,sudah tidak mau ya sama Aciel? " keluh hantu kecil itu.


"Bukan begitu Aciel. Kami lelah dan ingin menyudahi ini semua." kata Sasa.


Davira dan Sasa tenggelam dalam pikirannya masing-masing. Berkelana kesana kemari, seakan memori saat kecil hingga remaja berputar.Bertemu dengan makhluk astral sampai dibawa pulang, penunggu pohon besar samping rumah, dan pada suatu saat menemukan Aciel.


Makhluk astral yang selalu menempel kemanapun Davira and the gank pergi.


"Vir, Sa,,, lagi pada apa sih? " tanya Putra.


Tak ada jawaban dari Davira dan Sasa. Beberapa kali Putra memanggil mereka, namun tak ada jawaban.


"Ehh Ciel, tau gak sih kaka mu dua itu ngapain? " tanya Heri pada Aciel.


"Kaka Vira sama kaka Sasa udah capek ngurusi perhantuan." jawab Aciel.


"Capek bagaimana? " tanya Putra.


"Ahh, abang kepo sih tanya sendiri noh sama kaka. Aciel sedang berpikir bagaimana kelanjutan hidupku ini." kata Aciel.


"Lha ini bocah, emang kau punya kehidupan? " tanya Heri.

__ADS_1


"Tauk ahh bang Aciel puding." kata Aciel.


"Pusing Ciel pusing bukan puding." teriak Putra.


"Nah itu bang maksutnya." kata Aciel.


Berlahan Davira dan Sasa tersadar dari lamunannta. Mereka kaget sejak kapan ada dua curut di samping mereka.


"Sejak kapan kalian disini? " tanya Sasa.


"Sejak orok dah disini. " jawab Heri.


"Serius Her. " kata Sasa.


"Ya,,, lumayan lama sih, kalian kenapa sih begitu? Ngelamunin apa? " tanta Putra.


"Kalian capek gaj sih bertemu dengan hantu terus. " tanya Sasa.


"Iya kau benar, setidaknya kita memikirkan kedepannya nanti.Kelak kita akan menikah. Dan yang aku pikirkan anak kita kelak. Sama atau tidak dengan kita."kata Davira.


" Benar juga ya, belum tentu kita bisa diterima pasangan kita setelah tau kita bisa lihat perhantuan."kata Heri.


"Ya,,, berdoa saja bisa menerima kita. " kata Putra.


"Emm,,, ngomong-ngomong kita masih jomblo aja ya ini." kata Sasa.


"Ya mau gak jomblo gimana coba? teman kita hanya Bagas doang. Yang lain pada kabur dikira kita gila. " kata Heri.


"Musti cari ini mah,,, jomblo kagak enak weh. " kata Sasa.


"Idih emang ada yang mau sama cewek bar-bat model kayak kau gini? " ledek Putra.

__ADS_1


"Udah-udah kenapa palah pada ribut soal jomblo sih. " kata Davira.


"Emm,,, bagaimana kalau kita cari rombongan. " celetuk Heri.


"Carinya dimana curut? " tanya Sasa.


"Ya dimana aja." jawab Sasa.


Perdebatan tidak selesai sampai disitu saja, sampai mereka tidak tahu jika Davira pergi entah kemana. Heri dan Sasa saling menyalahkan satu sama lain.


"Ya ampun itu anak kebiasaan , suka ilang kayak hantu."kata Heri.


" Mungkin dia ingin sendiri dulu. "kata Sasa.


" Kak,,, ayo kita cari kak Vira. "kata Aciel.


🤜🤛🤜🤛🤜🤛


Dilain tempat Davira sedang dihadang oleh beberapa preman.


" Hai gadis manis. "kata salah satu preman yang menghadang Davira.


Davira dengan gesit menghindar dan ingin berlari.


Namun naas tangan Davira terkena goresan pisau yang dibawa preman itu.


" Aww,,,! "pekik Davira


🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏


Selamat malam, Selamat membaca.

__ADS_1


Jangan lupa tingalkan jejak.


__ADS_2