Kesalahan Masa Lalu

Kesalahan Masa Lalu
Bab 102. Harta Dan Tahta Membuat Manusia Tamak


__ADS_3

Jam 7 malam Mark telah berada di rumah Kanaya. Setelah makan malam mereka berkumpul di ruang tamu.


"Apa yang sudah kamu temukan Mark?"tanya Kanaya.


"saya curiga ini perbuatan James Lawrence,"jawab James.


"Aku pun mencurigai itu,"ucap Kanaya.


"Apakah penjaga itu sudah kamu temukan?"tanya Kanaya.


"Belum nyonya,"jawab Mark.


"Saya sudah mengerahkan semua anak buah saya nyonya, dan semoga secepatnya mereka mendapatkan dimana tuan muda Gerald berada,"ucap Mark. Lalu berkata lagi.


"Kartun Tom and Jerry itu adalah isyarat, dan satu-satunya yang sering bertengkar dengan anda adalah tuan James sangat mudah di tebak. Dan dia terlalu amatir dalam hal membuat tipuan."


"Mengapa kamu bisa berpikir seperti itu?"tanya Edward.


"Apakah anda tidak pernah melihat film kartun Tom and Jerry?"tanya Mark.


"Jelas aku pernah menontonnya,"jawab Edward.


"Apakah anda tahu Tom and Jerry itu sebenarnya saling menyayangi, mereka saling mencari jika bertemu akan bertengkar,"ucap Mark.


"Jangan katakan pada ku jika istri ku ini menyayangi Mark,"ucap Edward dengan nada cemburu.


"Tidak memungkiri bahwa Nyonya Kanaya dulu berteman baik dengan Tuan Mark, terkadang mereka saling beradu mulut sama halnya anda dan tuan Richard,"ucap Mark lalu berkata lagi.


"Keadaan semakin berubah ketika nyonya Kanaya mengetahui jika tuan James mencintainya sehingga nyonya Kanaya sedikit demi sedikit menjaga jarak dengan tuan James dan itu membuat tuan James tidak menyukainya, sehingga tuan James secara terang-terangan menyatakan cintanya pada nyonya Kanaya, dan nyonya Kanaya selalu saja menolak cinta dari tuan James.


"Tetapi karena mengingat persahabatan mereka nyonya Kanaya masih menganggapnya teman, hingga nyonya Kanaya muak dengan sikap kurang ajar tuan James, lalu tuan James pun membuat kesalahan dengan menggoncang perusahaan nyonya Kanaya dan akhirnya nyonya Kanaya pun membalas semua perbuatan tuan James."


"Dan saat ini dia mengibaratkan dirinya adalah Tom, dan akhir dari film kartun tersebut Tom berlari masuk kedalam rumahnya diikuti oleh Jerry. Tom adalah kucing dan Jerry adalah tikus. kucing bisa memakan tikus dan Jerry adalah tikus yang dapat saja di mangsa oleh kucing, dan pada dunia nyata kucing akan selalu menerkam tikus, dan dalam kehidupan seorang tuan James, nyonya Kanaya adalah tikus yang akan diterkamnya kapan pun dia mau, dia sengaja menculik tuan muda Gerald karena dia beranggapan bahwa tuan muda Gerald adalah anak tikus."


"Dan untuk menangkap induknya maka terlebih dahulu dia harus menangkap anaknya sehingga ibunya akan mengendus dan mencarinya,"ucap Mark.


Kemudian menghela nafas panjang. Lalu berkata lagi.

__ADS_1


"semoga saja dugaan ku benar, jadi anda tenangkan diri anda nyonya tuan Gerald baik-baik saja."


"Apa yang dikatakan Mark benar Nay,"ucap Richard.


"Apakah kamu sudah mengetahui dimana dia menyembunyikan Gerald?"tanya Richard.


"Aku masih menyelidikinya tuan,"jawab Mark.


"Kita tidak bisa memungkiri dulu tuan James adalah seorang pengusaha yang berpengaruh di negara ini, dan walaupun sekarang dia merangkak dari awal tetapi pamor keluarga Lawrence belum hilang,"ucap James.


"Kau benar Mark,"ucap Daddy Ded lalu berkata lagi.


"Tetapi pamor itu akan hilang secepatnya."


"Kita akan menunggu informasinya sampai besok malam dan aku berharap semua telah bersiap,"ucap Tuan Bernie.


"Semoga saja dengan bantuan anda kita secepatnya menemukan Tuan Gerald,"ucap Mark yang sangat mengetahui sepak terjang Tuan Bernie di negara ini.


Bangsawan itu sangat jarang berbicara dan bertingkah tetapi jika bergerak maka tidak ada yang luput dari pandangannya.


...****************...


"Bukan hanya Daddy kita semua sama,"ucap Richard.


"Ternyata pamor kita di negara ini masih kurang,"ucap Daddy Ded.


"Bukan karena pamor tetapi karena mereka memang sangat rapih dalam merencanakan semuanya, dan kita sedikit lengah karena kita terlalu fokus pada masalah yang lalu, sehingga kita teledor,"ucap Opa Hendra lalu berkata lagi.


"Tanpa kita sadari bahwa Gerald pun dapat menjadi sasarannya."


"Dan semua penyebabnya adalah aku,"ucap Kanaya seraya tertawa sinis dan mengejek dirinya sendiri.


"Jangan menyalahkan diri mu sendiri Nay,"ucap Richard.


"Richard bener, semua itu kesalahannya dia terlalu ambisi untuk memiliki mu Nay, sehingga segala cara di lakukannya tanpa berpikir panjang sedikit pun,"ucap Cintya yang sedari tadi hanya diam dan menyimak percakapan mereka.


"Aku sudah menghubungi mami dan Papi dan malam ini mereka akan berangkat dari Indonesia,"ucap Edward.

__ADS_1


"Bukankah James masih kerabat mu?"tanya Cintya.


"Iya benar masih kerabat kami dan hubungan kami pun sangat jauh sekarang ini, karena perbedaan pendapat yang membuat kedua orang tua ku menjauhkan diri. Menurut Papi mereka manusia yang rakus akan kekuasaan,"ucap Edward seraya menghela nafas panjang. lalu berkata.


"Aku tidak tahu penyebab yang sesungguhnya seperti apa yang mengetahui lebih jelasnya adalah Papi. Dan menurut Papi karena mereka kecewa sehingga mereka tidak memakai nama Kusuma lagi."


"Manusia bisa egois dan menjadi tamak jika sudah menyangkut harta dan tahta,"ucap Daddy Ded.


"Dan itulah sebabnya aku selalu mendidik anak-anak ku untuk tidak melihat semua hal dari harta dan tahta, kekuasaan dan materi Karena semua itu bisa menyesatkan mereka,"ucap Daddy Ded seraya menatap Kanaya dan Richard. Lalu berkata lagi.


"Dan aku sangat beruntung memiliki anak-anak yang mau mendengar perkataan ku, dan juga ajaran ku terkadang aku sangat takut mereka terbawa arus seperti anak-anak muda di luar sana yang selalu mengandalkan kekayaan orang tuanya, berfoya-foya, angkuh memandang rendah orang di sekeliling mereka."


kemudian Daddy Ded menghela nafas panjang mengingat masa remaja kedua anaknya.


Lalu tersenyum dan menatap putrinya kemudian beralih menoleh pada Richard dan berkata lagi.


"Dan sekarang hasil didikan ku itu di terapkan pada cucu ku, seraya tersenyum lebar mengingat sifat Gerald.


"Aku sering sekali di protes olehnya ketika memperketat penjagaan untuknya dan mengatakan para penjaga itu patung berjalan, dia lebih memilih sekolah biasa di bandingkan salah satu sekolah yang aku dirikan, dia lebih memilih makan di rumah makan biasa daripada memilih makan di rumah makan mewah, saat aku memberinya uang jajan dia hanya menatap uang itu, aku masih ingat saat itu, saat aku memberikannya uang jajan dia berkata


"Untuk apa uang sebanyak ini Opa? aku tidak membutuhkannya."


"Saat itu Daddy menyuruhnya untuk menyimpannya, tetapi dia menjawab lagi.


"Jika aku membutuhkannya aku akan meminta pada Opa lagi, Lalu dia mengambil uang hanya selembar saja. Dan besoknya dia mendatangi ku dan meminta uang yang aku berikan padanya kemarin. Dan kalian tahu apa yang dia lakukan pada uang itu?" tanya Daddy Ded. Lalu berkata lagi.


"Karena penasaran apa yang akan dilakukannya dengan uang itu, aku mengikutinya. Dan aku sangat terkejut saat mengetahui Dia pergi ke perkampungan dan memberikan uang itu pada seorang anak kecil yang ternyata ibunya sedang sakit keras,"ucap Daddy Ded. seraya tersenyum bangga mengingat yang dilakukan oleh putranya itu.


"Om baru mengetahui segelintir saja om,"ucap Cintya seraya tersenyum menatap wajah Daddy Ded.


"Apakah om tahu, jika dia menyisihkan uang jajan yang diberikan oleh maminya dan tiap bulan dia memberikannya pada panti asuhan?"tanya Cintya. Lalu melanjutkan perkataannya.


"Itulah Cucu om yang sesungguhnya." seraya tersenyum.


"Setiap prestasinya di sekolah dan beasiswa yang didapatkannya di berikan pada temannya,"ucap Cintya.


"Benarkah Nay?"tanya mommy Lingga.

__ADS_1


"Benar mom,"ucap Kanaya tersenyum mengingat bagaimana Gerald memintanya untuk berbicara pada kepala sekolahnya dan juga wali kelasnya untuk memberikan bea siswanya pada temannya yang menurutnya kurang mampu.


kemudian mereka pun terdiam dalam benak mereka merasa bangga atas semua yang dilakukan oleh Gerald.


__ADS_2