
Acara pernikahan Raja dan Laila berlangsung lumayan lama. Namun, semuanya berjalan lancar sesuai harapan Raja beserta keluarga. Para warga desa telah kembali pulang dengan bus yang sengaja Raja sewa untuk mereka.
Senyuman manis terukir di wajah Raja, tak sabar sebentar lagi membelah durian dengan istri tercintanya. Tidak menyangka kalau dia akan menikah dengan Lala. Secara wanita itu sangat cuek dan benci padanya.
"Untung saja ada babi liar itu, kalau tidak! Sampai sekarang aku masih mengejar cinta, Laila," batin Raja pelan.
Orang tua Raja segera menghampiri anak dan menantunya itu. Sang ayah menepuk pundak Raja dengan pelan.
"Hari ini, kalian berdua telah sah menjadi sepasang suami istri. Ayah cuma mau bilang, kalau suatu saat nanti ada masalah, selesaikan dengan kepala dingin! Dan kamu, Ja. Ingat! Jangan ulangi kesalahan yang sama seperti di masa lalu. Kalau ada sesuatu yang ganjal, segera tanyakan pada Laila dengan cara baik-baik. Bukan malah menuduhnya yang tidak-tidak dan berakhir penyesalan. Mulut kamu harus bisa menyaring mana yang boleh kamu katakan atau tidak! Jangan dikit-dikit bisanya ngomong cerai, atau nyakitin istri!"
"Awas saja kalau sekali lagi kamu sakiti menantu, Ayah. Maka, jangan harap bertemu lagi dengan Laila dan si kembar! Mengerti!"
Sang ayah berkata dengan serius. Dia tidak ingin Raja mengulangi kesalahan yang sama. Anaknya yang satu ini memang rada sedeng, makanya sang ayah rada was-was.
"Baik, Yah!" balas Raja tak kalah tegas.
Giliran sang ibu yang berbicara. Dia menggenggam tangan Laila yang lumayan kasar, karena bekerja keras saat menjadi janda demi menghidupi si kembar.
"Cantik, sekarang kamu sudah resmi jadi menantu kami! Kalau suatu saat nanti kamu punya masalah, atau Raja yang berbuat salah. Jangan sungkan untuk cerita sama kami. Ayah dan Mama tidak pernah pilih kasih, yang salah tetap salah! Meski yang salah itu anak kandung kami! Dan Mama ingin kamu banyak-banyak sabar menghadapi, Raja. Dia punya temperamen yang buruk, cemburuan dan cerewet. Tapi, di balik kekurangan itu semua, dia punya kelebihan! Di antara anak Mama, Raja lah yang paling setia, dan satu lagi! Dia tidak pelit!"
Sang ibu menceritakan baik dan buruknya Raja. Membuat pria itu ingin marah, namun tak jadi, setelah mendengar habis kata-kata ibunya.
__ADS_1
"Kamu dengar, La. Aku ini pria setia!" Raja berkata dengan nada bangga.
"Kalau setia nggak mungkin kamu selingkuh!" dengus sang ayah membuat Raja kena mental.
Wajahnya langsung berubah cemberut, dia sangat kesal pada ayahnya yang kalau bicara selalu blak-blakan.
"Aku selingkuh cuma setahun, Medina selingkuh 10 tahun! Lama mana, Yah!" sanggah Raja berusaha membela dirinya.
Sang ibu yang melihat suasana kian memanas, segera merangkul lengan suaminya.
"Udah, jangan berantem lagi! Lebih baik sekarang kamu dan Laila masuk ke kamar hotel dan buat cucu kembar lagi buat kami! Biar si kembar punya Adek!" suruh sang ibu membuat wajah Laila merah merona.
Sedangkan, Raja tersenyum lebar. Dia menatap ibunya dengan wajah berbinar terang.
Hubungan Raja dengan orang tuanya sangatlah dekat. Membuat mereka tanpa canggung berbicara hal yang menjorok ke sana.
"Siap, Mama selalu doain yang baik-baik buat kalian! Udah ah … Mama dan ayah mau pulang, lanjutkan tugas kalian. Jangan khawatirkan si kembar, karena dia sudah di bawa kabur sama Dimas tadi!"
Orang tua Raja segera meninggalkan dua insan berbeda jenis di hotel. Raja segera menggandeng tangan istrinya, membawa Laila masuk ke dalam kamar hotel.
Raja langsung memeluk istrinya dari belakang.
__ADS_1
"Mau mandi dulu, atau main dulu?" tanya Raja dengan suara sensual membuat bulu kuduk Laila berdiri.
Dalam hati Laila menjerit, saat merasakan terong ungu Raja telah menempel di bokongnya.
'Ya ampun, belum juga ku sentuh, dia sudah bangun,' batin Laila menjerit malu.
*
*
Gimana kalau nggak jadi tamat? Lanjut keseruan rumah tangga Raja dan Laila?
Jawab di kolom komentar yah! 🤭
Oh iya, jangan kaget kalau author punya banyak novel baru, karena puasa Ramadhan sebentar lagi, jadi kalau puasa tuh biasanya author gak bisa tidur, palingan 4 jam sehari. Jadinya, lebih baik nulis daripada nganggur ❤️
Bersambung.
Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰
Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️
__ADS_1
Mampir di novel temen author yang nggak kalah kece nya yah 🥰