
Saat bibir atas hampir bertemu dengan bibir atas Raja. Suara gedoran pintu terdengar sangat rusuh. Raja yang mendengarnya pun langsung saja mencium bibir Laila tanpa memperdulikan si kembar yang sudah berada di luar.
Tok tok.
"Bunda, Ayah … Abang dan Adek sudah siap!" teriak keduanya semangat membuat Laila berusaha melepaskan ciuman namun, Raja semakin memperdalam ciuman tersebut.
Alhasil, Laila mencubit telur milik Raja, membuat pria itu langsung meringis kesakitan. Dia melepaskan ciuman mereka. Laila merasa sangat kesal, Karena Sang suami tidak peduli fdnagb teriakan anak-anak.
"Auch … jangan di cubit, La. Nanti bisa berabe kalau pecah! Karena di grosir nggak ada telur kembar seperti punya ku!" desis Raja mengelus telurnya yang terasa perih.
Laila mengerucutkan bibirnya.
"Anak-anak dari tadi gedor pintu, kamu bukannya berhenti malah makin nyosor!" celetuk Laila dengan nada kesal.
"Kalau anak-anak yang menjadi alasan kamu berhenti, maka biar aku yang urus mereka, agar kita bisa lanjut Wii wik!" balas Raja serius..
Pria itu deretan bangkit dari ranjang. Membuat Laila hanya bisa geleng-geleng kepala melihat suaminya yang gila main kuda-kudaan.
"Mas Raja, kelamaan jadi duda, makanya nggak bisa nahan kalau udah Deket aku!" gumam Laila pelan.
Bayangkan saja, Laila cuma tersenyum, suaminya sudah on fire.
__ADS_1
Raja membuka pintu kamar. Dia tersenyum manis melihat anak-anaknya sudah rapi dan wangi. Dia berjongkok dan langsung memeluk keduanya.
"Ayah, ayo kita ke kebun binatang. Abang mau lihat singa!" ajak Risky tak sabar membuat Raja tersenyum getir.
"Sabar dulu ya, Nak. Ayah dan bunda mandi dulu, setelah itu sarapan dan kita langsung pergi ke kebun binatang! Kalian sarapan aja dulu! Nanti Ayah dan bunda menyusul!" titah Raja lemah lembut membuat keduanya patuh.
"Baik, Ayah. Tapi, jangan lama-lama mandinya ya. Abang dan Adek capek kalau lama-lama nungguin ayah dan Bunda!" celetuk Risky membuat Raja menganggukkan kepalanya cepat.
"Siap, Nak!" Raja tersenyum puas. Dia melihat anak kembarnya berlari ke dapur. Setelah itu dia langsung menutup pintu kamar.
Mata Raja nyaris keluar dari tempatnya saat melihat Laila sedang berpose siap untuk dijamah.
Bak aktor vrindavan, Raja berjalan dengan gaya slow motion. Laila yang melihatnya pun bergidik ngeri.
"Udah ah, Mas. Stop main-main nya, cepat masuk! Aku sudah gerah, mau mandi sekarang!" pinta Laila cepat membuat Raja tersenyum lebar. Dia langsung naik ke atas ranjang dan menindih tubuh Laila.
"Ini yang aku suka dari kamu, Sayang. Tidak suka basa-basi!" balas Raja langsung mencium bibir Laila.
Entah apa yang terjadi setelah itu, hanya suara ranjang berderit dan cicak di dinding sedang main wik wik juga.
*
__ADS_1
*
Laila dan Raja tiba di kebun binatang. Mereka berempat sangat senang, karena bisa menghabiskan waktu bersama. Riska dan Risky turun dari mobil dengan semangat empat lima.
"Yes, akhirnya kita tiba!" pekik mereka berdua semangat.
"Tunggu, Nak. Ayah beli tiket dulu! Baru kita bisa masuk!" jelas Raja membuat keduanya menganggukkan kepalanya patuh.
"La, kamu jaga anak-anak. Aku mau beli tiket dulu, ya!" Raja mengecup puncak kepala istri ya membuat pipi Laila merona. Raja memang tidak segan menunjukkan keromantisan nya di hadapan anak-anak. Karena menurut penelitian, memang dianjurkan orang tua romantis di hadapan anak-anak, selama itu masih batas wajar. Agar anak-anak bisa leluasa bila dewasa nanti mengekspresikan perasaan romantis mereka pada orang terdekat.
"Eh, ada ular nangka busuk bersama dua anak haramnya di sini!" ujar seseorang membuat Laila menoleh ke kanan.
*
*
Hihi … mau up lagi nggak?? 🤭🤭 Yuk komentar yang banyak, dan kirim gift ke karya ongoing author yang baru ❤️🙏
Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰
Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🥰
__ADS_1