
Tak terasa waktu berjalan begitu cepat. Banyak hal yang terjadi selama tiga bulan ini, dari sikap Siska yang berubah-ubah semenjak menikah. Membuat Haikal sakit kepala, karena Siska sangat suka mempermainkan hasrat kelakian nya.
Sepertinya sang anak dalam perut Siska sangat tak menyukai dirinya. Setiap kali pria itu menyentuh istrinya, Siska selalu muntah-muntah dan kadang menangis sesenggukan minta dijauhi.
"Sekali ini saja yah!" pinta Haikal dengan suara serak menatap Siska dengan penuh damba.
Wanita itu gundah gulana, dia tidak tahu harus menjawab apa. Karena memang tubuhnya menolak sentuhan suaminya. Terkadang Siska marah-marah saat berhadapan dengan Haikal.
"A-aku," ucapan Siska terputus saat Haikal mencium rakus bibirnya. Awalnya berjalan lancar, hasrat yang tadinya menggebu-gebu membuat suasana semakin panas. Namun, saat Haikal ingin memasuki Siska.
Wanita hamil itu langsung mual-mual. Dia menutup mulutnya menahan diri agar tak muntah.
"Mas," lirih Siska dengan suara parau menahan rasa mual nya.
Terpaksa Haikal menghentikan aksinya. Pria itu menggaruk tengkuknya yang tak gatal, tak jarang dia menjambak rambutnya sendiri.
"Akkk … kenapa baby nya sangat nakal? Padahal waktu kamu hamil Reihan, kamu malah pengen di manja dan di sentuh! Tapi, sekarang kenapa tidak? Apa salahku?"
Haikal bertanya frustasi membuat Siska tak tahu harus tertawa atau menangis. Satu sisi dia senang melihat suaminya kesal dan merengek meminta jatah padanya.
Namun, di sisi lain dia ingin menangis sebab hormon kehamilan nya yang tidak suka dibentak dan berdekatan dengan sang suami.
"Jangan tanya aku, Mas. Tanya sama anak kamu nanti waktu dia lahir! Karena jujur Semenjak hamil adiknya Reihan, bawaan nya aku kesel banget lihat muka kamu, Mas!"
__ADS_1
Siska menjawabnya dengan lancar dan memasang ekspresi lugu. Sontak saja mendengar jawaban istrinya membuat Haikal darah tinggi. Wajahnya merah padam, dia menatap tajam wajah lugu istrinya.
"Kamu gila!" pekik Haikal frustasi seraya berjalan mondar-mandir hanya memakai kolor ijo di depan istrinya. Sang junior susah bangun sedari tadi minta di sentuh.
"Kamu yang gila! Tega kamu ngatain istri sendiri gila!"
Siska menangis kencang membuat Haikal langsung kalang kabut. Pria itu lupa, kalau istrinya sedang hamil dan mood nya berubah-ubah.
"Hey … suttt! Jangan menangis lagi. Aku salah! Baby … baby! Bilang sama Mama mu kalau Papa minta maaf!" Haikal bersuara lembut lalu mendekati istrinya.
Pria itu memeluk perut sang istri lalu membelai perut Siska yang sudah mulai membuncit.
"Jangan pegang-pegang! Nanti kamu ikutan gila!" sentak Siska menepis tangan istrinya membuat Haikal kesal.
"Yaudah!" balas Haikal jengkel.
Namun, suara tangisan Siska semakin kencang membuat pria itu frustasi.
"Dasar suami dingin, es balok, kutub Utara, kulkas dua pintu! Ya Allah … kenapa begitu berat ujian hamba!! Tolong ganti saja suami hamba dengan suami yang punya kepribadian hangat!" tangis Siska berdoa pada sang maha pencipta.
Sontak saja Haikal yang mendengarnya pun membelalak matanya sempurna. Pria itu langsung berbalik, berlari dan melompat ke atas ranjang memeluk istrinya dari belakang.
"Istighfar … jangan minta yang bukan-bukan! Cukup aku yang jadi suamimu!" Haikal menutup mulut istrinya. Siska memberontak, namun luluh dengan pelukan hangat suaminya.
__ADS_1
Wanita itu pun langsung berbalik dan masuk ke dalam pelukan suaminya.
"Makanya, kamu jangan dingin-dingin saja aku! Belum tahu kamu gimana dahsyat nya doa istri terzalimi! Langsung tembus ke atas langit dan di aminkan malaikat. Kalau tidak percaya tanya sama Reihan! Jadi, duda baru tahu rasa kamu!" omel Siska semakin berani pada Haikal.
Pria itu hanya bisa memutar bola matanya malas. Dia mendengus kesal lalu menjepit hidung mancung istrinya.
"Dasar bawel," sungut Haikal pelan membuat Siska cemberut.
Dia merengsek masuk ke dalam pelukan suaminya. Senyuman manis terpasang di wajahnya, karena hari ke hari hubungan mereka lebih berwarna.
Semuanya karena Siska telah mendekatkan diri pada Allah. Hati wanita itu lebih tenang dan damai.
Ting.
Haikal membuka matanya saat ponselnya berdering menandakan pesan masuk.
*
*
Mau tanya sama kakak semua, gimana biar sakit maag atau lambung nggak kambuh? Udah makan teratur tapi masih kambuh 😔
Bersambung.
__ADS_1
Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰
Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🥰