Ketika Istriku Tak Lagi Manja

Ketika Istriku Tak Lagi Manja
Wanita Bercadar


__ADS_3

Tak terasa waktu berjalan sangat cepat. Sudah 11 bulan berlalu, namun Siska belum juga pulang. Haikal mengerahkan seluruh kuasanya untuk mencari keberadaan sang istri. Tetapi, tak kunjung ia temukan. Seolah Siska di tekan bumi.


Hancur hatinya, remuk jiwanya raganya pun ikut terluka. Pria itu menjadi ptiabyang sangat dingin di luarnya, namun lemah di dalam. Dihadapan manusia dia tampak tegar dan kuat. Tetapi, di depan Allah dia sangatlah lemah dan hina.


Dia menangis di keheningan malam, mengadu pada sang Pencipta. Berharap sang pujaan hati pulang ke rumah.


Setelah kepergian Siska. Haikal memutuskan untuk hijrah. Dia juga ingin memperbaiki hubungan nya dengan sang pencipta. Tempat ternyaman untuk mengadu adalah pada Dia yang mampu menghidupkan dan mematikan.


Dia yang tahu apa isi hati manusia tanpa harus bertanya. Haikal rapuh tanpa-Nya. Tidak ada lagi manusia yang menguatkan nya, kecuali Reihan.


Bocah kecil itu awalnya membenci sang ayah. Tetapi, lama kelamaan dia memaafkan ayahnya. Dikarenakan, sebulan setelah kepergian Siska. Haikal tumbang saat sedang rapat.


Terpaksa Haikal dilarikan ke rumah sakit. Sontak saja seluruh keluarga besar merasa iba dan bersalah, namun mau bagaimana lagi. Mereka tetap menyimpan rasa marah dan kesal untuk Haikal.


Akan tetapi, setelah itu hubungan mereka membaik. Orang tua Haikal berusaha menguatkan putra mereka. Pria itu benar-benar rapuh setelah pujaan hatinya pergi.


*


*


Haikal terjaga di keheningan malam. Pria itu melihat jarum jam menunjukkan waktu sepertiga malam. Saatnya dia bangun dan mengadu pada sang pencipta.


Pria itu membentangkan sajadah. Lalu segera mengucapkan kalimat Allahu Akbar (Allah Maha Besar) , kemudian membaca lafadz takbiratul ihram.


Percayalah, dari kalimat Allahu Akbar sampai salam. Cairan bening keluar dari pelupuk mata pria itu. Dia menangis sesenggukan saat sedang sholat. Hatinya rapuh dan penuh kekosongan saat ini. Dia butuh pujaan hatinya.

__ADS_1


"Ya Rabb …"


"Ya Rabb …"


"Ya Rabb …"


Haikal memanggil sang Pencipta nya sebanyak tiga kali. Dalam hadits qudsi, saat seorang pendosa memanggil "Ya Rabb." Para malaikat segera menghalangi panggilan si pendosa itu agar tak sampai pada Allah.


Hingga si pendosa mengulangi sebanyak tiga kali. Allah pun tersenyum, Allah yang Maha Mendengar dan lagi Maha Penyayang tahu kalau si pendosa membutuhkan nya.


Hingga Allah bertanya pada malaikat, "Kenapa kalian menghalangi panggilan dari hamba-Ku?"


Lalu malaikat menjawab, " Sungguh dia tidak butuh ampunan-Mu."


Begitu baiknya Allah kepada manusia. Tak peduli dia pendosa atau orang Sholeh.


Kembali lagi pada Haikal. Pria itu menangis menengadah tangan ke atas.


"Ya Allah … hampir setahun istri hamba pergi! Hamba tau, hamba banyak salah padanya. Tapi, hamba janji akan minta maaf dan berubah. Hamba akan mencintai nya sepenuh hati, ya Rabb! Lantas mengapa Engkau belum mempertemukan kami berdua? Hamba rindu ya, Rabb. Hamba rindu manjanya, hamba rindu cerewet nya, hamba rindu senyumnya, hamba rindu pelukannya ya, Rabb!"


Haikal menangis sesenggukan di hadapan sang Pencipta. Di saksikan oleh malam, tiada hal menyakitkan selain mencintai seseorang yang kehadirannya telah menghilang.


Mata Haikal sampai bengkak karena menangisi kepergian istrinya.


"Ya Rabb, di saat yang lain tidur, hamba bangun untuk bertemu dengan-Mu. Khusus untuk berdoa agar istri hamba kembali. Sungguh, jika bukan pada-Mu. Kepada siapa lagi pendosa ini berdoa? Kabulkan ya, Rabb. Hamba mohon kabulkan ya, Rabb. Pertemukan lah hamba dengan istri hamba!"

__ADS_1


Haikal terlelap di atas sajadah setelah lelah berdoa pada Allah. Pria itu sangat berharap kalau sang pencipta mengabulkan doanya.


Namun, Haikal tak tahu kalau Allah sedang menyusun rencana terbaik untuknya.


*


*


Bel rumah Haikal berbunyi. Membuat papa muda yang sedang sarapan pagi bersama anaknya itu terpaksa bangkit untuk membuka pintu.


"Siapa pagi-pagi bertamu?" tanya nya dalam hati.


Haikal pun membuka pintu rumahnya. Jantung pria itu berdegup kencang saat melihat seorang wanita berpakaian tertutup dan bercadar tepat di hadapannya.


"Assalamualaikum!"


*


*


Bersambung.


Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰


Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏

__ADS_1


__ADS_2