
Siska pergi dari rumah 11 bulan, dan itu atas Ridho suaminya. Haikal juga menafkahi Siska, dia mengirimkan uang setiap bulan ke rekening istrinya. Jadi, mereka tidak bercerai. Berikut adalah hasil riset author, author juga sudah tanya sama temen author yang lebih paham agama. Dia bilang, Siska dan Haikal tetap sah jadi suami istri, karena Haikal ridho istrinya pergi dan tidak ada kata talak yang keluar dari lisan Haikal. 🙏
...----------------...
Seorang wanita berwajah pucat sedang mengejan di brankar rumah sakit. Malam Jumat dia melahirkan putri kecilnya, rasa haru ada dalam hatinya. Dia menangis sesenggukan melihat putrinya lahir tanpa ditemani ayahnya.
"Alhamdulillah, bayi nya perempuan! Cantik seperti mamanya." Seorang dokter memuji kecantikan bayi mungil yang baru saja lahir. Kulitnya putih kemerahan dan hidungnya sangat mancung.
Siska meneteskan air matanya. Dia merasa bersalah pada sang suami, karena tidak mengundang Haikal untuk melihat putri kecilnya.
"Boleh saya lihat anak saya, Dok?" Siska bertanya penuh harap.
"Tentu, Buk." Segera dokter itu menghantar kan putri kecil itu kepada Siska.
Wanita itu tersenyum dengan mata berair. Dia mengelus pipi bayinya yang sedang menangis.
"Hidung dan bentuk bibirnya sangat mirip dengan Mas Haikal," gumam Siska pelan dengan suara parau.
Perlahan kesadaran nya menghilang, karena efek obat. Segera saja mereka membersihkan sisa-sisa persalinan normal itu.
Bayi mungil itu telah dibersihkan. Sang dokter membawanya keluar, terdapat beberapa orang dewasa menangis haru melihat bayi mungil itu telah lahir ke dunia.
"Cucuku!" pekik seorang wanita paruh baya dengan bahagia.
"Cucu Anda sudah bisa di Iqamah, Nyonya!" ujar sang dokter membuat pria paruh baya yang merupakan kakek bayi itu pun langsung bergerak cepat.
Dia menghadap ke arah kiblat dan melantunkan Iqamah dengan merdu. Banyak orang dewasa mengabadikan momen itu dengan ponsel mereka.
Setelah selesai, semuanya mengerubungi bayi tersebut yang kini terlelap dalam gendongan pria paruh baya itu.
__ADS_1
"Wah, dia sangat mirip dengan Haikal. Berbeda dengan Reihan yang perpaduan antara Haikal dan Siska! Masya Allah … gemes nya!" geram sekali mereka melihat bayi menggemaskan itu.
Rasanya ingin menggigit pipi chubby bayi mungil itu.
Empat bulan setelah menghilang nya Siska, istri Haikal itu menghubungi keluarga besar suami nya. Mereka semua sangat bahagia mendapatkan kabar tentang Siska.
Siska meminta mereka untuk merahasiakan keberadaan nya. Tentu saja mereka semua patuh, sebab biar tahu rasa Haikal. Agar pria itu lebih menghargai dan menghormati keberadaan Siska nanti bila wanita itu kembali.
Termasuk Reihan, bocah kecil itu sangat bahagia tahu ibunya baik-baik saja. Dia pun sangat pandai menjaga rahasia, sedikit banyak Reihan dapat menilai kalau ayahnya memang sangat menjengkelkan. Selalu saja ibunya yang manja-manja pada ayahnya, sedangkan sang ayah tampak malas.
Biarlah ayahnya jera.
Namun, malam itu Reihan tidak bisa ikut bertemu dengan ibunya. Dikarenakan, Haikal ada di rumah. Dia tidak mau sang ayah curiga sebab Reihan tiba-tiba mau ke rumah orang tuanya.
"Apa kita harus beri tahu Haikal, Ma?" tanya sang suami pada istrinya.
"Jangan dulu, Pa. Tunggu saat Siska sadar dan kita harus patuh apa yang dia katakan. Bagaimanapun selama ini Siska sudah sangat tersiksa karena ulah Haikal!" ujar sang istri membuat pria itu mengangguk kepalanya setuju.
Tepat seperti perkiraan mereka, kalau Siska belum siap kembali. Wanita itu masih ingin di pesantren untuk sementara waktu. Keluarga besar Haikal pun tak bisa berkata-kata banyak, mereka tetap mendukung keinginan istri Haikal itu.
"Terus siapa namanya, Sayang?" tanya ibu Haikal pada Siska lembut.
*
*
Enak bulan kemudian, genap sebelas bulan sudah Siska pergi dari rumah. Kali ini wanita itu berniat akan kembali ke rumahnya. Namun, bukan sebagai Siska.
Saat ini dia sedang berdiskusi dengan kedua mertuanya. Tak lupa Reihan yang asik bermain dengan sang adik. Bocah kecil itu sangat bahagia saat tahu adiknya perempuan.
Dia berjanji akan menjaga dan merawat adiknya agar tumbuh menjadi wanita yang Sholeha.
"Aku akan kembali, Ma, Pa!" ujar Siska mantap membuat kedua orang tua itu bahagia.
"Serius, Nak? Kamu akan kembali? Ya Allah, Alhamdulillah. Mama senang sekali!" Wanita paruh baya itu langsung memeluk erat menantunya.
__ADS_1
Siska tersenyum cerah. Dia tak sabar bertemu dengan sang suami. Dia membalas pelukan mertuanya.
"Siska akan kembali, tapi bukan sebagai seorang istri, melainkan sebagai guru ngaji Reihan!" tambah Siska membuat mereka bingung.
Ibu Haikal menjauhkan tubuhnya dengan Siska. Dia menatap menantunya heran.
"Maksud kamu, Sayang?"
"Jadi, gini, Ma. Reihan, 'kan tahun kemarin gagal ikut lomba Hafidz Qur'an, karena aku pergi tiba-tiba! Sebentar lagi, 'kan puasa. Dan tahun ini Reihan bilang dia ingin ikut berpartisipasi dalam lomba kali ini. Tugasku adalah menjadi guru Reihan."
"Aku nanti akan tinggal bersama Mas Haikal dan Reihan juga. Di sana aku bisa melihat bagaimana kondisi Mas Haikal dan Reihan."
"Bukannya kalau kamu kembali sebagai istri Haikal, juga sama bisa melihat kondisi Reihan dan Haikal?" Sang ayah mertua bertanya heran membuat Siska tersenyum penuh arti.
"Aku punya rencana sendiri, Pa. Hampir sembilan tahun kami menikah, Mas Haikal selalu dingin dan datar sama aku. Sekarang, giliran aku yang balas dia dengan caraku sendiri!" balas Siska mantap membuat kedua orang tua terkekeh kecil.
Mereka tidak menyangka kalau menantu polos mereka akan berubah menjadi kancil yang cerdik.
"Terserah, asal jangan aneh-aneh, Nak. Ingat kamu udah hijrah!" celetuk wanita paruh baya itu menjewer telinga Siska membuat wanita muda itu tertawa lebar dan langsung memeluk manja mertua terbaiknya itu.
"Iya, Ma. Nggak aneh-aneh, kok. Cuma mau usil dikit sama anak mama yang dingin nya macam es balok itu."
Mereka bercanda dan tertawa bersama. Orang tua Haikal mendatangi Siska di pesantren dan membawa banyak makanan kesukaan Siska. Mereka juga membawa keperluan cucu kesayangan yang tak lain adalah Beby.
"Tunggu aku datang, Mas. Akan aku beri kamu pelajaran karena berani bersikap dingin sama aku selama 8 tahun," gumam Siska dalam hati tak sabar bertemu suami tercintanya.
*
*
Wkwkwkwk 🤣🤣 Siska comeback dengan dendam besar.
Please coment nya 100 dan like 1000
Bersambung.
__ADS_1
Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰
Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏