Ketika Istriku Tak Lagi Manja

Ketika Istriku Tak Lagi Manja
Penjelasan


__ADS_3

Maaf jika tema ini terlalu banyak mendapatkan pro dan kontra. Namun, author tetap kekeh ingin mengangkat tema ini, bukan anti kritikan atau saran, hanya saja memang sudah dari dulu pengen angkat tema pelecehan, mungkin pembaca setia author dari karya pertama sampai karya ini, bakal tahu kalau konflik yang author angkat berdasarkan kisah nyata.


Nyaris semua novel author punya konflik pelecehan. Author ingin menyampaikan sudut pandang korban, pelaku dan orang tua korban. Agar cerita ini bisa menjadi pengingat terdalam bagi pembaca, tentang parahnya efek dari pelecehan.


Seiring berjalannya karir author sebagai pengarang novel. Banyak ilmu baru yang author dapatkan, dulu suka sekali menulis novel tentang pria memperkosa tokoh wanita, terus si wanita lambat lain jatuh hati pada si pria yang sudah memperkosanya.


Makin ke sini, author makin banyak belajar dan akhirnya sadar. Kalau realitanya dua dari tiga wanita tidak akan mungkin jatuh cinta pada pelaku pemerkosaan.


Ada yang namanya trauma, depresi dan gangguan mental.


Guru author juga pernah mengajarkan author, "Jangan pernah menulis cerita tentang si wanita yang sudah diperkosa, jatuh cinta pada pelaku pemerkosa. Seolah-olah wanita itu sangat rendah kriteria jodohnya, masak udah diperkosa, bisa jatuh cinta pada pelaku. Itu tidak logis. Tapi, kalau sudah terlanjur, ya tidak apa-apa, namanya juga manusia, punya salah dan khilaf. Kedepannya terus belajar membuat karya yang baik dan bermutu. Karena kata sayyidina Ali bin Abi Thalib : Tulisan itu abadi, tetapi, penulisnya akan mati. Artinya tulisan yang baik akan menjadi ladang pahala untuk si penulis, sedangkan tulisan jahat akan menjadi dosa jariyah bagi si penulis."

__ADS_1


Sejak saat itu author merasa sangat tertampar. Oleh sebab itu, berganti genre dari yang dulunya komedi dan terdapat unsur +21 nya. Sekarang menjadi novel religi, komedi.


Author pernah sesat dan hilang arah. Namun, hidayah Allah datang pada siapa saja yang mau menerima nya. Author akui dulu punya banyak salah dengan menuliskan bab yang berisikan +21. Tapi, setelah hijrah, author usahakan menulis novel yang terdapat pesan moral di dalamnya. Agar tidak memberatkan timbangan keburukan author di akhirat nanti.


Pembaca setia author pasti menyadari ini, dulu author sering buat bab +21 demi mengejar popularitas, tetapi, sekarang sudah tidak lagi. Karena takut sama yang namanya dosa jariyah.


Oleh karena itu, author sering bilang, segala yang baik datang dari Allah, sedangkan yang buruk datang dari author sendiri.


Dan sengaja buat si Riska dilecehkan, karena kedepannya author bakal buat kisah si Riska saat dewasa.


Mohon maaf pada pihak yang sudah kecewa. ๐Ÿ™๐Ÿ™

__ADS_1


Bab ini author dedikasikan untuk diri sendiri sebagai korban pelecehan ๐Ÿ™ author ingin memberi karma berat untuk pelaku pelecehan di novel author sendiri. Sedangkan, di kisah nyata, kebanyakan tidak bisa. Hukum tidak sesuai keinginan, apalagi kalau korban nya berasal dari keluarga miskin dan pelakunya berasal dari keluarga kaya.


Tentang Devi, tenang โ€ฆ author sudah siapkan karma terberat untuknya.


Semoga generasi kita selalu berada dalam lindungan Allah ๐ŸŒนโค๏ธ


Salam damai, salam literasi.


Salem Aneuk Nanggroe Aceh โค๏ธ


*

__ADS_1


*


__ADS_2